Cari disini...
Seputar Kaltim
Proses evakuasi jenazah korban tenggelam desa separi oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (6/7/2023). (Foto: Istimewa)
Tenggarong - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Anak Buah Kapal (ABK) yang tenggelam akibat kecelakaan kapal di Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang setelah tiga hari melakukan pencarian.
Korban yang bernama Andre Febriman (35), yang merupakan salah satu ABK Tug Boat Prima 2087 yang mengalami laka air saat hendak memuat logistik ke atas kapal menggunakan perahu ketinting, Selasa (4/7/2023) lalu.
Pria tersebut tenggelam saat ketinting yang digunakannya bersama tiga rekannya mengalami mati mesin dan terseret arus ke bawah tongkang.
Dari peristiwa itu, tiga rekan korban berhasil menyelamatkan diri. Sayangnya, Andre ikut kapal tenggelam dan terbawa arus.
“Sekitar 400 meter dari lokasi kejadian, tim gabungan menemukan korban pukul 08.50 Wita dalam keadaan meninggal dunia,” kata Eko Surya Winata, Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Kamis (6/7/2023).
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR laka air di Desa Separi dinyatakan berakhir dan seluruh unsur SAR yang terlibat kembali kesatuan masing-masing.
“Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD AM Parikesit,” tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Proses evakuasi jenazah korban tenggelam desa separi oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (6/7/2023). (Foto: Istimewa)
Tenggarong - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Anak Buah Kapal (ABK) yang tenggelam akibat kecelakaan kapal di Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang setelah tiga hari melakukan pencarian.
Korban yang bernama Andre Febriman (35), yang merupakan salah satu ABK Tug Boat Prima 2087 yang mengalami laka air saat hendak memuat logistik ke atas kapal menggunakan perahu ketinting, Selasa (4/7/2023) lalu.
Pria tersebut tenggelam saat ketinting yang digunakannya bersama tiga rekannya mengalami mati mesin dan terseret arus ke bawah tongkang.
Dari peristiwa itu, tiga rekan korban berhasil menyelamatkan diri. Sayangnya, Andre ikut kapal tenggelam dan terbawa arus.
“Sekitar 400 meter dari lokasi kejadian, tim gabungan menemukan korban pukul 08.50 Wita dalam keadaan meninggal dunia,” kata Eko Surya Winata, Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Kamis (6/7/2023).
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR laka air di Desa Separi dinyatakan berakhir dan seluruh unsur SAR yang terlibat kembali kesatuan masing-masing.
“Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD AM Parikesit,” tutupnya.
(Sf/By)