Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua DPC Demokrat Paser, Abdullah (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Abdullah menyatakan mundur dari ketua tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Paser nomor urut 2, yakni Syarifah Masitah Assegaf-Denni Mappa (Masitah-Mappa).
Mundurnya Abdullah dipastikan berdasarkan surat pengunduran diri secara tertulis yang bakal ia teruskan ke paslon Masitah-Mappa pada Rabu (25/9/2024).
"Saya sudah komunikasi dengan paslon, saya sudah buatkan pengunduran diri secara tertulis," kata Abdullah, Rabu (25/9/2024).
Alasan mundurnya karena mempunyai kesibukan lain, sehingga khawatir tak mampu mengemban tanggung jawab secara maksimal.
"Ada agenda lain yang tidak bisa saya tinggalkan. Saya khawatir tidak bisa bekerja secara maksimal, makanya saya lebih memilih mengundurkan diri," tuturnya.
Keputusan ini diambil sudah dipertimbangkan secara matang. Sebab, mundurnya sebagai ketua tetap tak menyurutkan perannya untuk tetap memberi dukungan sebagai anggota tim pemenangan.
"Tentu berbagai pertimbangan sudah dilakukan, keputusan ini juga diambil dengan harapan akan ada ketua tim yang baru yang bisa bergerak lebih maksimal untuk pemenangan Masitah-Mappa,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua DPC Demokrat Paser, Abdullah (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Abdullah menyatakan mundur dari ketua tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Paser nomor urut 2, yakni Syarifah Masitah Assegaf-Denni Mappa (Masitah-Mappa).
Mundurnya Abdullah dipastikan berdasarkan surat pengunduran diri secara tertulis yang bakal ia teruskan ke paslon Masitah-Mappa pada Rabu (25/9/2024).
"Saya sudah komunikasi dengan paslon, saya sudah buatkan pengunduran diri secara tertulis," kata Abdullah, Rabu (25/9/2024).
Alasan mundurnya karena mempunyai kesibukan lain, sehingga khawatir tak mampu mengemban tanggung jawab secara maksimal.
"Ada agenda lain yang tidak bisa saya tinggalkan. Saya khawatir tidak bisa bekerja secara maksimal, makanya saya lebih memilih mengundurkan diri," tuturnya.
Keputusan ini diambil sudah dipertimbangkan secara matang. Sebab, mundurnya sebagai ketua tetap tak menyurutkan perannya untuk tetap memberi dukungan sebagai anggota tim pemenangan.
"Tentu berbagai pertimbangan sudah dilakukan, keputusan ini juga diambil dengan harapan akan ada ketua tim yang baru yang bisa bergerak lebih maksimal untuk pemenangan Masitah-Mappa,” tandasnya.
(Sf/By)