Cari disini...
Seputar Kaltim
Pembagian Kartu Tepat Sasaran di Masjid Jami Ba'abul Jannah, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kamis (12/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali meluncurkan kartu pembelian gas atau Kartu Tepat Sasaran di Masjid Jami Ba'abul Jannah, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kamis (12/12/2024) pagi tadi.
Asisten II Sekkot Samarinda, Marnabas Patiroy menekankan pentingnya program ini untuk memastikan distribusi LPG 3 Kilogram (Kg) yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berhak.
"Selama ini kita mengalami surplus, tetapi anehnya masih ada warga yang berhak namun tidak mendapatkan LPG 3 Kg," ujar Marnabas.
Proses pendataan warga berlangsung sekitar selama enam bulan dan melibatkan upaya besar untuk mencapai akurasi data, meski hasilnya belum 100 persen sempurna.
Sebelumnya peluncuran kartu tersebut juga dilakukan di Kelurahan Bukit Pinang yang menyasar 498 Kepala Keluarga (KK). Sementara di Kecamatan Sambutan, terdapat 946 KK menerima kartu tersebut.
Hingga kini, kata Marnabas, sebanyak 19.000 warga telah terdata sebagai penerima kartu dan setiap KK yang terdaftar akan mendapatkan jatah LPG dengan ketentuan jumlah tabung berdasarkan anggota keluarga dan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung.
“Kartu tersebut kita buat agar distribusi aman dan terpantau. Untuk di pangkalan (Agen), kami sudah mengingatkan agar tidak menaikkan harga, bahkan serupiah pun. Jika melanggar, maka izinnya akan dicabut dan kuotanya dialihkan ke pangkalan lain,” tegasnya.
Marnabas juga menyoroti masalah yang sering dialami masyarakat, seperti antrean panjang hingga stok habis dan harga yang tidak sesuai HET.
Ia berharap program ini dapat mengakhiri praktik tersebut dan memastikan ketersediaan elpiji untuk masyarakat kecil, seperti petani dan pedagang.
“Jangan bikin susah orang yang sudah susah. Ke depan, kita tidak ingin lagi melihat warga Samarinda antre untuk mendapatkan elpiji 3 kilogram,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pembagian Kartu Tepat Sasaran di Masjid Jami Ba'abul Jannah, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kamis (12/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali meluncurkan kartu pembelian gas atau Kartu Tepat Sasaran di Masjid Jami Ba'abul Jannah, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kamis (12/12/2024) pagi tadi.
Asisten II Sekkot Samarinda, Marnabas Patiroy menekankan pentingnya program ini untuk memastikan distribusi LPG 3 Kilogram (Kg) yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berhak.
"Selama ini kita mengalami surplus, tetapi anehnya masih ada warga yang berhak namun tidak mendapatkan LPG 3 Kg," ujar Marnabas.
Proses pendataan warga berlangsung sekitar selama enam bulan dan melibatkan upaya besar untuk mencapai akurasi data, meski hasilnya belum 100 persen sempurna.
Sebelumnya peluncuran kartu tersebut juga dilakukan di Kelurahan Bukit Pinang yang menyasar 498 Kepala Keluarga (KK). Sementara di Kecamatan Sambutan, terdapat 946 KK menerima kartu tersebut.
Hingga kini, kata Marnabas, sebanyak 19.000 warga telah terdata sebagai penerima kartu dan setiap KK yang terdaftar akan mendapatkan jatah LPG dengan ketentuan jumlah tabung berdasarkan anggota keluarga dan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung.
“Kartu tersebut kita buat agar distribusi aman dan terpantau. Untuk di pangkalan (Agen), kami sudah mengingatkan agar tidak menaikkan harga, bahkan serupiah pun. Jika melanggar, maka izinnya akan dicabut dan kuotanya dialihkan ke pangkalan lain,” tegasnya.
Marnabas juga menyoroti masalah yang sering dialami masyarakat, seperti antrean panjang hingga stok habis dan harga yang tidak sesuai HET.
Ia berharap program ini dapat mengakhiri praktik tersebut dan memastikan ketersediaan elpiji untuk masyarakat kecil, seperti petani dan pedagang.
“Jangan bikin susah orang yang sudah susah. Ke depan, kita tidak ingin lagi melihat warga Samarinda antre untuk mendapatkan elpiji 3 kilogram,” pungkasnya.
(Sf/By)