Seputar Kaltim

    80 Peserta Ikuti Pelatihan PKA dan PKP di Berau, Dorong Pengembangan Kompetensi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Februari 2025 pukul 19:10 WITA

    Penyematan Secara Simbolis Kepada Peserta dalam acara PKA dan Pengawas Lingkup Pemkab Berau Angkatan I Tahun 2025. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP)  Lingkup Pemerintah Kabupaten Berau Angkatan I Tahun 2025 yang di gelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau dan di ikuti oleh 80 peserta, di Ruang Sangalaki, Senin (10/2/2025).

    Kepala bidang pengembangan kopetensi Aparatur Sipil Negera (ASN) BKPSDM Berau, Renny Irawati Sanwani menjelaskan, tujuan pelatihan ini untuk mengembangkan kompetensi agar memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator dan jabatan pengawas.

    "Pelatihan ini dilaksanakan selama empat bulan secara blended learning dan menggabungkan pembelajaran klasikal dan non klasikal," ujar Kepala bidang pengembangan kopetensi ASN BKPSDM Berau, Renny Irawati Sanwani.

    Peserta pelatihan kepemimpinan administrator sebanyak 40 orang berasal dari pemerintah Kabupaten Berau. Terdiri dari 29 pria dan 11 perempuan Sehingga total 40 peserta. 

    "32 peserta sudah menduduki jabatan administrator dua peserta menduduki jabatan pengawas dan dua peserta menduduki jabatan fungsional," katanya.

    Sedangkan, Peserta pelatihan kepemimpinan pengawas untuk sementara ini sebanyak 31 peserta dan dimana nanti pada saat pelaksanaan akan di usahakan peserta berjumlah 40 orang. 

    "Sebagai informasi bahwa satu peserta pengawas saat ini sedang di rawat di RS tetapi beliau bisa mengikuti secara online," tuturnya.

    Ia juga menjelaskan kompetensi yang dikembangkan dalam pelatihan ini ada dua yakni, untuk PKA ada kompetensi kepemimpinan kinerja dan PKP mengenai kepemimpinan pelayanan.

    Sementara itu, Muhammad Said mendorong agar kegiatan PKA dan PKP ini dapat dijadikan pembangkit semangat dalam meningkatkan sinergitas, kolaborasi, inovasi dan berdampak dalam penyelesaian tugas jabatan yang diemban dalam menjalankan pelayanan di pemerintahan. 

    "Pelatihan ini bukan hanya untuk mendapatkan sertifikat atau memenuhi standar jabatan, melainkan juga sebagai ajang belajar dan memaksimalkan kualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.

    Ia juga berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan untuk menghasilkan inovasi-inovasi terbaik yang bertujuan untuk pembangunan daerah.

    "Pelatihan ini cukup panjang karena itu kami harap peserta dapat menunjukkan kompetensi yang baik," tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    80 Peserta Ikuti Pelatihan PKA dan PKP di Berau, Dorong Pengembangan Kompetensi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Februari 2025 pukul 19:10 WITA

    Penyematan Secara Simbolis Kepada Peserta dalam acara PKA dan Pengawas Lingkup Pemkab Berau Angkatan I Tahun 2025. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP)  Lingkup Pemerintah Kabupaten Berau Angkatan I Tahun 2025 yang di gelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau dan di ikuti oleh 80 peserta, di Ruang Sangalaki, Senin (10/2/2025).

    Kepala bidang pengembangan kopetensi Aparatur Sipil Negera (ASN) BKPSDM Berau, Renny Irawati Sanwani menjelaskan, tujuan pelatihan ini untuk mengembangkan kompetensi agar memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator dan jabatan pengawas.

    "Pelatihan ini dilaksanakan selama empat bulan secara blended learning dan menggabungkan pembelajaran klasikal dan non klasikal," ujar Kepala bidang pengembangan kopetensi ASN BKPSDM Berau, Renny Irawati Sanwani.

    Peserta pelatihan kepemimpinan administrator sebanyak 40 orang berasal dari pemerintah Kabupaten Berau. Terdiri dari 29 pria dan 11 perempuan Sehingga total 40 peserta. 

    "32 peserta sudah menduduki jabatan administrator dua peserta menduduki jabatan pengawas dan dua peserta menduduki jabatan fungsional," katanya.

    Sedangkan, Peserta pelatihan kepemimpinan pengawas untuk sementara ini sebanyak 31 peserta dan dimana nanti pada saat pelaksanaan akan di usahakan peserta berjumlah 40 orang. 

    "Sebagai informasi bahwa satu peserta pengawas saat ini sedang di rawat di RS tetapi beliau bisa mengikuti secara online," tuturnya.

    Ia juga menjelaskan kompetensi yang dikembangkan dalam pelatihan ini ada dua yakni, untuk PKA ada kompetensi kepemimpinan kinerja dan PKP mengenai kepemimpinan pelayanan.

    Sementara itu, Muhammad Said mendorong agar kegiatan PKA dan PKP ini dapat dijadikan pembangkit semangat dalam meningkatkan sinergitas, kolaborasi, inovasi dan berdampak dalam penyelesaian tugas jabatan yang diemban dalam menjalankan pelayanan di pemerintahan. 

    "Pelatihan ini bukan hanya untuk mendapatkan sertifikat atau memenuhi standar jabatan, melainkan juga sebagai ajang belajar dan memaksimalkan kualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.

    Ia juga berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan untuk menghasilkan inovasi-inovasi terbaik yang bertujuan untuk pembangunan daerah.

    "Pelatihan ini cukup panjang karena itu kami harap peserta dapat menunjukkan kompetensi yang baik," tandasnya.

    (Sf/Rs)