Cari disini...
Seputar Kaltim
Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi dan Wakapolres Kompol Donny Dwija Romansa. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Polres Berau, melaksanakan Operasi Keselamatan Mahakam 2025. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 10-23 Februari 2025 mendatang.
Dalam operasi ini ada delapan pelanggaran yang akan disasar. Di antaranya pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak mengenakan helm SNI ataupun sabuk pengaman dan berkendara dalam pengaruh alkohol.
Kemudian pengendara yang melawan arus, melebihi batas kecepatan berkendara, penggunaan knalpot brong dan pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang.
Wakapolres Kompol Donny Dwija Romansa menyampaikan Operasi Keselamatan 2025 ini dalam rangka menciptakan Kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan yang masih tinggi di wilayah Babel," ujar Wakapolres Kompol Donny Dwija Romansa, Senin, (10/02/2025).
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih disiplin di jalan dengan mematuhi aturan lalu lintas. Terlebih, ia menekankan pentingnya keselamatan semua pihak.
"Tahun lalu di Berau terjadi 33 kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan jumlah penindak pelanggaran lalu lintas 994 pelanggaran. Kita semua harus berusaha agar tahun ini lebih aman dan selamat," bebernya.
Ia pun menjelaskan untuk titik utama operasi seluruh wilayah Kabupaten Berau. Namun, titik yang akan jadi prioritas di daerah rawan terjadi lakalantas dan pelanggaran lalu lintas sehingga lebih di perketat.
"Data dari lalu lintas dan dari inteligen kami sudah kami kumpul, sehingga itu jadi acuan kami dalam menentukan titik mana saja yang akan jadi prioritas dan di perketat," ujarnya.
Kompol Donny juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengenakan helm, baik bagi pengendara maupun yang dibonceng, serta patuhi aturan lalu lintas dan rambu-rambu dan menggunakan safety belt bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat.
"Ini bukan hanya soal aturan, tapi demi menjaga nyawa kita dan orang yang kita sayangi," tungkasnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi mengatakan Operasi selama 14 hari itu bertujuan menciptakan Kamseltibcarlantas menjelang bulan ramadan. Selain itu ia mengatakan bahwa nanti akan ada lagi operasi menjelang idul fitri.
"Operasi keselamatan itu kita kelapangan untuk menertibkan masyarakat yang kurang sadar di jalan seperti saat berkendara tidak menggunakan helm atau melanggar yang lain itu tadi," katanya.
Terakhir, Kasatlantas Polres Berau berharap dengan Operasi Keselamatan Mahakam ini, masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
"Tertib berlalu lintas adalah wujud cinta kita kepada keluarga. Mari patuh rambu, jaga keselamatan, dan jadikan jalan sebagai ruang aman bagi semua pengguna," kuncinya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi dan Wakapolres Kompol Donny Dwija Romansa. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Polres Berau, melaksanakan Operasi Keselamatan Mahakam 2025. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 10-23 Februari 2025 mendatang.
Dalam operasi ini ada delapan pelanggaran yang akan disasar. Di antaranya pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak mengenakan helm SNI ataupun sabuk pengaman dan berkendara dalam pengaruh alkohol.
Kemudian pengendara yang melawan arus, melebihi batas kecepatan berkendara, penggunaan knalpot brong dan pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang.
Wakapolres Kompol Donny Dwija Romansa menyampaikan Operasi Keselamatan 2025 ini dalam rangka menciptakan Kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan yang masih tinggi di wilayah Babel," ujar Wakapolres Kompol Donny Dwija Romansa, Senin, (10/02/2025).
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih disiplin di jalan dengan mematuhi aturan lalu lintas. Terlebih, ia menekankan pentingnya keselamatan semua pihak.
"Tahun lalu di Berau terjadi 33 kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan jumlah penindak pelanggaran lalu lintas 994 pelanggaran. Kita semua harus berusaha agar tahun ini lebih aman dan selamat," bebernya.
Ia pun menjelaskan untuk titik utama operasi seluruh wilayah Kabupaten Berau. Namun, titik yang akan jadi prioritas di daerah rawan terjadi lakalantas dan pelanggaran lalu lintas sehingga lebih di perketat.
"Data dari lalu lintas dan dari inteligen kami sudah kami kumpul, sehingga itu jadi acuan kami dalam menentukan titik mana saja yang akan jadi prioritas dan di perketat," ujarnya.
Kompol Donny juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengenakan helm, baik bagi pengendara maupun yang dibonceng, serta patuhi aturan lalu lintas dan rambu-rambu dan menggunakan safety belt bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat.
"Ini bukan hanya soal aturan, tapi demi menjaga nyawa kita dan orang yang kita sayangi," tungkasnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi mengatakan Operasi selama 14 hari itu bertujuan menciptakan Kamseltibcarlantas menjelang bulan ramadan. Selain itu ia mengatakan bahwa nanti akan ada lagi operasi menjelang idul fitri.
"Operasi keselamatan itu kita kelapangan untuk menertibkan masyarakat yang kurang sadar di jalan seperti saat berkendara tidak menggunakan helm atau melanggar yang lain itu tadi," katanya.
Terakhir, Kasatlantas Polres Berau berharap dengan Operasi Keselamatan Mahakam ini, masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
"Tertib berlalu lintas adalah wujud cinta kita kepada keluarga. Mari patuh rambu, jaga keselamatan, dan jadikan jalan sebagai ruang aman bagi semua pengguna," kuncinya.
(Sf/Rs)