Cari disini...
Seputar Kaltim
Suasana saat pencoblosan di RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda, Rabu (14/2/2024). (Foto: Istimewa - Rezalditya untuk Seputarfakta.com)
Samarinda - Pesta demokrasi lima tahun sekali digelar hari ini, Rabu (14/2/2024). Tujuh pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Mahakam Samarinda di Jalan Kakap, Kecamatan Sungai Dama ikuti pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Tidak terdapat Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus bagi pasien rumah sakit. Sehingga, TPS 4 yang berada di atas gunung Jalan Kakap, berdekatan langsung dengan proyek terowongan harus turun untuk memfasilitasi para pasien.
Menurut petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 4 Sungai Dama, Rezalditya, pelaksanaan pencoblosan bagi pasien RSJ itu dimulai pukul 12.00 WITA.
“Jam 12 kita turun dan langsung mulai. Ya lumayan lama si mereka. Karena kita tau kan mereka kondisinya bagaimana,” kata pria yang akrab disapa Reza itu saat ditemui media, Rabu (14/2/2024).
Reza menerangkan, dalam berlangsungnya pencoblosan bagi pasien RSJ harus benar-benar dibimbing secara perlahan. Pria itu mengumpamakan layaknya seperti membimbing anak-anak pada umumnya.
Dari penuturannya, para pasien masuk ke dalam bilik secara mandiri. Kemudian melakukan pencoblosan pada surat suara. Dan hasilnya diberikan kepada petugas, yang dimasukan ke dalam kantong kresek.
“Kita ga pake kotak suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), tapi lebih ke kresek untuk mempermudah karena kotaknya ditaruh di sini (TPS 4). Karna di sini masih ada yang nyoblos juga kan, jadi kita ga mungkin bawa kotak suara ke bawah (RSJ),” jelas Reza.
Reza bilang, beberapa perlengkapan dan alat yang dibawa untuk memfasilitasi pemillih di RSJ, di antaranya ialah, surat pemilih, daftar pemilih, tinta, bilik suara, dan tempat untuk menampung hasil coblosan.
“Pendampingnya dari semua pasien ada empat. Klo untuk petugas ada dua orang sama saya, dan dari KPU ada beberapa orang,” ucapnya.
Nantinya, hasil suara dari para pasien akan disatukan dengan hasil dari para pemilih yang ada di TPS 4 untuk ikut diperhitungkan.
Di sisi lain, Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat mengkonfirmasi soal pelayanan Pemilu yang diberikan kepada pasien di waktu siang hari.
“Pelayanannya memang di atas jam setengah dua belas. Karena TPS reguler yang didekatnya masih melayani yang umum dulu, baru setelahnya mereka geser kerumah sakit,” jelasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Suasana saat pencoblosan di RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda, Rabu (14/2/2024). (Foto: Istimewa - Rezalditya untuk Seputarfakta.com)
Samarinda - Pesta demokrasi lima tahun sekali digelar hari ini, Rabu (14/2/2024). Tujuh pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Mahakam Samarinda di Jalan Kakap, Kecamatan Sungai Dama ikuti pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Tidak terdapat Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus bagi pasien rumah sakit. Sehingga, TPS 4 yang berada di atas gunung Jalan Kakap, berdekatan langsung dengan proyek terowongan harus turun untuk memfasilitasi para pasien.
Menurut petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 4 Sungai Dama, Rezalditya, pelaksanaan pencoblosan bagi pasien RSJ itu dimulai pukul 12.00 WITA.
“Jam 12 kita turun dan langsung mulai. Ya lumayan lama si mereka. Karena kita tau kan mereka kondisinya bagaimana,” kata pria yang akrab disapa Reza itu saat ditemui media, Rabu (14/2/2024).
Reza menerangkan, dalam berlangsungnya pencoblosan bagi pasien RSJ harus benar-benar dibimbing secara perlahan. Pria itu mengumpamakan layaknya seperti membimbing anak-anak pada umumnya.
Dari penuturannya, para pasien masuk ke dalam bilik secara mandiri. Kemudian melakukan pencoblosan pada surat suara. Dan hasilnya diberikan kepada petugas, yang dimasukan ke dalam kantong kresek.
“Kita ga pake kotak suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), tapi lebih ke kresek untuk mempermudah karena kotaknya ditaruh di sini (TPS 4). Karna di sini masih ada yang nyoblos juga kan, jadi kita ga mungkin bawa kotak suara ke bawah (RSJ),” jelas Reza.
Reza bilang, beberapa perlengkapan dan alat yang dibawa untuk memfasilitasi pemillih di RSJ, di antaranya ialah, surat pemilih, daftar pemilih, tinta, bilik suara, dan tempat untuk menampung hasil coblosan.
“Pendampingnya dari semua pasien ada empat. Klo untuk petugas ada dua orang sama saya, dan dari KPU ada beberapa orang,” ucapnya.
Nantinya, hasil suara dari para pasien akan disatukan dengan hasil dari para pemilih yang ada di TPS 4 untuk ikut diperhitungkan.
Di sisi lain, Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat mengkonfirmasi soal pelayanan Pemilu yang diberikan kepada pasien di waktu siang hari.
“Pelayanannya memang di atas jam setengah dua belas. Karena TPS reguler yang didekatnya masih melayani yang umum dulu, baru setelahnya mereka geser kerumah sakit,” jelasnya.
(Sf/Rs)