Seputar Kaltim

    670 Siswa Berprestasi Mendaftar di PPDB SMA/SMK di Samarinda

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    11 Juni 2024 pukul 11:19 WITA

    Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA di Samarinda, Abdul Rozak. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK melalui jalur prestasi banyak diminati oleh para siswa/siswi yang baru lulus SMP di Samarinda. Tercatat sebanyak 670 siswa yang mendaftarkan diri pada tahapan pra pendaftaran untuk verifikasi sertifikat atau piagam. Masa penginputan yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 5-7 Juni 2024.

    Memasuki pendaftaran PPDB tahap pertama ini, berbagai siswa yang mendaftar dari latar belakang prestasi yang berbeda-beda. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, Abdul Rozak mengatakan yang mendaftar pada jalur prestasi ini paling banyak di bidang olahraga.

    “Di bidang olahraga sebanyak 321 siswa yang mendaftar, hampir setengahnya. Kedua ada seni, selanjutnya ada sains, namun untuk prestasi akademik ini paling sedikit,” ungkap Rozak di SMA Negeri 16 Samarinda, pada Senin (10/6/2024).

    Rozak menjelaskan alur  setelah siswa yang mendaftar pada tahap pertama ini, mereka yang memilih sekolah tertentu masih ada tahap seleksi, bilamana pendaftar melebihi kuota yang telah disediakan sekolah, untuk di SMK 10 persen dan SMA 15 persen.

    “Kemudian penambahan nilai dari sertifikat yang diraih itu menentukan siswa ini dapat diterima di sekolah pilihannya itu, karena ini persaingan antar siswa di mulai, setiap sertifikat memiliki bobot masing-masing,” paparnya.

    Untuk diketahui, penambahan nilai yang paling tinggi adalah 100, ini diberikan untuk prestasi akademik maupun non akademik yang diberikan pada lomba individu yang berjenjang dengan perolehan juara 1 tingkat internasional. Hal ini juga berlaku terhadap lomba beregu.

    “Penambahan nilai 100 juga berlaku untuk penghapal Al-Qur’an, jika anak itu bisa hapal lebih dari 10 juz maka dia mendapatkan nilai itu, tapi ini juga harus mendapatkan sertifikat yang diterbitkan oleh Lembaga Tahfidz yang berwenang,” tuturnya.

    Ditemui Seputarfakta.com di SMA 16 Samarinda, siswi lulusan dari SMP Negeri 11 ini mendaftarkan diri di jalur prestasi. Ia mengakui pernah memenangkan pertandingan olahraga basket tingkat regional maupun nasional dan mendapatkan juara. 

    Ia sangat yakin bisa masuk di SMA yang dipilih. “Saya ikut jalur prestasi, dan sangat yakin bisa keterima di jalur ini,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    670 Siswa Berprestasi Mendaftar di PPDB SMA/SMK di Samarinda

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    11 Juni 2024 pukul 11:19 WITA

    Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA di Samarinda, Abdul Rozak. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK melalui jalur prestasi banyak diminati oleh para siswa/siswi yang baru lulus SMP di Samarinda. Tercatat sebanyak 670 siswa yang mendaftarkan diri pada tahapan pra pendaftaran untuk verifikasi sertifikat atau piagam. Masa penginputan yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 5-7 Juni 2024.

    Memasuki pendaftaran PPDB tahap pertama ini, berbagai siswa yang mendaftar dari latar belakang prestasi yang berbeda-beda. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, Abdul Rozak mengatakan yang mendaftar pada jalur prestasi ini paling banyak di bidang olahraga.

    “Di bidang olahraga sebanyak 321 siswa yang mendaftar, hampir setengahnya. Kedua ada seni, selanjutnya ada sains, namun untuk prestasi akademik ini paling sedikit,” ungkap Rozak di SMA Negeri 16 Samarinda, pada Senin (10/6/2024).

    Rozak menjelaskan alur  setelah siswa yang mendaftar pada tahap pertama ini, mereka yang memilih sekolah tertentu masih ada tahap seleksi, bilamana pendaftar melebihi kuota yang telah disediakan sekolah, untuk di SMK 10 persen dan SMA 15 persen.

    “Kemudian penambahan nilai dari sertifikat yang diraih itu menentukan siswa ini dapat diterima di sekolah pilihannya itu, karena ini persaingan antar siswa di mulai, setiap sertifikat memiliki bobot masing-masing,” paparnya.

    Untuk diketahui, penambahan nilai yang paling tinggi adalah 100, ini diberikan untuk prestasi akademik maupun non akademik yang diberikan pada lomba individu yang berjenjang dengan perolehan juara 1 tingkat internasional. Hal ini juga berlaku terhadap lomba beregu.

    “Penambahan nilai 100 juga berlaku untuk penghapal Al-Qur’an, jika anak itu bisa hapal lebih dari 10 juz maka dia mendapatkan nilai itu, tapi ini juga harus mendapatkan sertifikat yang diterbitkan oleh Lembaga Tahfidz yang berwenang,” tuturnya.

    Ditemui Seputarfakta.com di SMA 16 Samarinda, siswi lulusan dari SMP Negeri 11 ini mendaftarkan diri di jalur prestasi. Ia mengakui pernah memenangkan pertandingan olahraga basket tingkat regional maupun nasional dan mendapatkan juara. 

    Ia sangat yakin bisa masuk di SMA yang dipilih. “Saya ikut jalur prestasi, dan sangat yakin bisa keterima di jalur ini,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)