Seputar Kaltim

    65 Tim Berlaga di Fishing Tournament Bupati Cup 2025, Angkat Potensi Wisata Bahari Kutim

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ilustrasi memancing. (Freepik)

    Sangatta - Sebanyak 65 tim memancing bersaing dalam Fishing Tournament Bupati Cup 2025 yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim). Turnamen dua hari pada 18-19 Oktober ini menjadi ajang kompetisi sekaligus promosi potensi wisata di Kutim.

    Turnamen ini diadakan untuk memperkenalkan keindahan laut dan pantai Kutim, sekaligus untuk menarik minat masyarakat terhadap olahraga memancing

    Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan kawasan pesisir Kutim dengan pasir putih dan keanekaragaman biota laut memberikan peluang besar untuk kegiatan memancing.

    “Turnamen ini bukan cuma perlombaan, tapi juga cara untuk mengenalkan keindahan laut Kutim. Memancing juga bisa bikin pikiran tenang dan melatih kesabaran," ujar Ardiansyah.

    Bupati juga mengingatkan peserta agar selalu mengutamakan keselamatan karena lokasi lomba berada di laut yang punya risiko, termasuk adanya hewan buas.

    Turnamen ini menyediakan hadiah menarik dalam enam kategori utama, yaitu.

    1. Juara I dengan poin terbanyak – hadiah Rp30 juta
    2. Juara II dengan poin terbanyak – hadiah Rp20 juta
    3. Juara III dengan poin terbanyak – hadiah Rp10 juta
    4. Juara Spesies Terbesar – hadiah Rp6 juta
    5. Juara Spesies Terbanyak – hadiah Rp3 juta
    6. Kapten Terbaik – hadiah Rp1 juta

    Di kesempatan yang sama Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, mengapresiasi antusiasme para peserta dan berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar.

    "Semoga para pemancing bisa mendapatkan hasil yang memuaskan," kata Basuki.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, yang turut hadir juga menyampaikan dukungannya dan memastikan pengamanan ketat selama turnamen agar seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib.

    "Kegiatan seperti ini bagus untuk hiburan dan bisa mempererat kebersamaan. Selain itu, juga bisa mendukung ekonomi warga sekitar," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    65 Tim Berlaga di Fishing Tournament Bupati Cup 2025, Angkat Potensi Wisata Bahari Kutim

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ilustrasi memancing. (Freepik)

    Sangatta - Sebanyak 65 tim memancing bersaing dalam Fishing Tournament Bupati Cup 2025 yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim). Turnamen dua hari pada 18-19 Oktober ini menjadi ajang kompetisi sekaligus promosi potensi wisata di Kutim.

    Turnamen ini diadakan untuk memperkenalkan keindahan laut dan pantai Kutim, sekaligus untuk menarik minat masyarakat terhadap olahraga memancing

    Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan kawasan pesisir Kutim dengan pasir putih dan keanekaragaman biota laut memberikan peluang besar untuk kegiatan memancing.

    “Turnamen ini bukan cuma perlombaan, tapi juga cara untuk mengenalkan keindahan laut Kutim. Memancing juga bisa bikin pikiran tenang dan melatih kesabaran," ujar Ardiansyah.

    Bupati juga mengingatkan peserta agar selalu mengutamakan keselamatan karena lokasi lomba berada di laut yang punya risiko, termasuk adanya hewan buas.

    Turnamen ini menyediakan hadiah menarik dalam enam kategori utama, yaitu.

    1. Juara I dengan poin terbanyak – hadiah Rp30 juta
    2. Juara II dengan poin terbanyak – hadiah Rp20 juta
    3. Juara III dengan poin terbanyak – hadiah Rp10 juta
    4. Juara Spesies Terbesar – hadiah Rp6 juta
    5. Juara Spesies Terbanyak – hadiah Rp3 juta
    6. Kapten Terbaik – hadiah Rp1 juta

    Di kesempatan yang sama Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, mengapresiasi antusiasme para peserta dan berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar.

    "Semoga para pemancing bisa mendapatkan hasil yang memuaskan," kata Basuki.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, yang turut hadir juga menyampaikan dukungannya dan memastikan pengamanan ketat selama turnamen agar seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib.

    "Kegiatan seperti ini bagus untuk hiburan dan bisa mempererat kebersamaan. Selain itu, juga bisa mendukung ekonomi warga sekitar," pungkasnya.

    (Sf/Rs)