Seputar Kaltim

    63 Ribu Seragam dan Sepatu untuk Siswa SMA/SMK se-Kaltim Bakal Dibagikan Bertahap Bulan ini

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    25 November 2025 pukul 20:52 WITA

    Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kabar gembira bagi puluhan ribu pelajar di Kalimantan Timur. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim memastikan program seragam sekolah gratis akan mulai didistribusikan secara bertahap mulai akhir November hingga Desember 2025.

    Total sebanyak lebih dari 63.000 set seragam dan kelengkapannya digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai peningkatan kualitas pendidikan dan keringanan beban orang tua.

    Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, mengungkapkan bahwa proses penyaluran akan segera dimulai setelah seluruh persiapan selesai.

    "Untuk seragam, insyaallah mungkin di akhir bulan (November) ini sampai Desember kita salurkan. Ini kan masih proses, di akhir bulan ini sampai Desember akan kita salurkan bertahap," ujar Rahmat saat diwawancarai pada Selasa (25/11/2025).

    Program seragam gratis ini menyasar seluruh siswa di jenjang yang berada di bawah kewenangan Pemprov, meliputi SMA, SMK, Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

    Rahmat menegaskan, bantuan ini diberikan secara merata, baik untuk sekolah negeri maupun swasta. 

    "Seluruh sekolah negeri, swasta, MA negeri, atau swasta. Jenjang SMA, SMK, SLB," tegasnya.

    Adapun paket lengkap yang akan diterima setiap siswa terdiri dari baju, celana, dan sepatu. Disdikbud juga telah menyiapkan kelengkapan tambahan berupa jilbab bagi siswi yang mengenakan penutup kepala.

    "Ada pendataan ukuran baju, celana, sepatu. Masuk juga dengan jilbab, yang tidak pakai jilbab ya tentu tidak dikasih," tambahnya.

    Mengenai mekanisme penyaluran, Rahmat menjelaskan bahwa pendistribusian dilakukan secara terpusat dan terkontrol. Seluruh kelengkapan seragam akan dikumpulkan terlebih dahulu di Balikpapan untuk pemeriksaan, sebelum kemudian disalurkan ke daerah masing-masing secara bertahap.

    "Nanti kan dikumpulkan dulu di Balikpapan. Kita periksa juga ininya (kelengkapan beserta ukuran), baru nanti disalurkan ke daerah masing-masing dan itu nanti dikawal oleh dari kami," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    63 Ribu Seragam dan Sepatu untuk Siswa SMA/SMK se-Kaltim Bakal Dibagikan Bertahap Bulan ini

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    25 November 2025 pukul 20:52 WITA

    Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kabar gembira bagi puluhan ribu pelajar di Kalimantan Timur. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim memastikan program seragam sekolah gratis akan mulai didistribusikan secara bertahap mulai akhir November hingga Desember 2025.

    Total sebanyak lebih dari 63.000 set seragam dan kelengkapannya digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai peningkatan kualitas pendidikan dan keringanan beban orang tua.

    Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, mengungkapkan bahwa proses penyaluran akan segera dimulai setelah seluruh persiapan selesai.

    "Untuk seragam, insyaallah mungkin di akhir bulan (November) ini sampai Desember kita salurkan. Ini kan masih proses, di akhir bulan ini sampai Desember akan kita salurkan bertahap," ujar Rahmat saat diwawancarai pada Selasa (25/11/2025).

    Program seragam gratis ini menyasar seluruh siswa di jenjang yang berada di bawah kewenangan Pemprov, meliputi SMA, SMK, Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

    Rahmat menegaskan, bantuan ini diberikan secara merata, baik untuk sekolah negeri maupun swasta. 

    "Seluruh sekolah negeri, swasta, MA negeri, atau swasta. Jenjang SMA, SMK, SLB," tegasnya.

    Adapun paket lengkap yang akan diterima setiap siswa terdiri dari baju, celana, dan sepatu. Disdikbud juga telah menyiapkan kelengkapan tambahan berupa jilbab bagi siswi yang mengenakan penutup kepala.

    "Ada pendataan ukuran baju, celana, sepatu. Masuk juga dengan jilbab, yang tidak pakai jilbab ya tentu tidak dikasih," tambahnya.

    Mengenai mekanisme penyaluran, Rahmat menjelaskan bahwa pendistribusian dilakukan secara terpusat dan terkontrol. Seluruh kelengkapan seragam akan dikumpulkan terlebih dahulu di Balikpapan untuk pemeriksaan, sebelum kemudian disalurkan ke daerah masing-masing secara bertahap.

    "Nanti kan dikumpulkan dulu di Balikpapan. Kita periksa juga ininya (kelengkapan beserta ukuran), baru nanti disalurkan ke daerah masing-masing dan itu nanti dikawal oleh dari kami," pungkasnya.

    (Sf/Rs)