Cari disini...
Seputar Kaltim
Penyaluran bansos secara simbolis kepada keluarga pra sejahtera, di Kantor Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb pada Rabu (24/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa sembako gratis dengan total 58,721 ton kepada masyarakat pra sejahtera. Penyaluran ini dilaksanakan secara simbolis, di Kantor Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb pada Rabu (24/12/2025).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
"Program bantuan sosial sembako gratis ini merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi keluarga pra sejahtera," ujar Sri Juniarsih.
Bantuan sembako disalurkan kepada 4.517 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 110 kampung dan kelurahan pada 13 kecamatan. Jenis bantuan meliputi beras 45.170 kilogram, gula 4.517 kilogram, dan minyak goreng 9.034 liter.
"Kami meminta jajaran Dinas Sosial dan perangkat terkait untuk memastikan bantuan ini disalurkan sesuai data yang telah diverifikasi, sehingga benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. sehingga penyaluran harus tepat sasaran," tuturnya.
Kendati demikian, ia pun berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima serta memperkuat ketahanan sosial di daerah.
"Mari kita bersama-sama memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya demi kesejahteraan yang merata di Bumi Batiwakkal," kata Sri Juniarsih.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi, menjelaskan bahwa program bansos sembako gratis ini merupakan amanat langsung dari Bupati Berau.
"Anggaran program tersebut bersumber dari pergeseran anggaran kegiatan Expo Berau Tahun 2025 yang tidak dapat dilaksanakan sebelumnya," tutur Iswahyudi.
Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan basis data terpadu sesuai arahan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial Kabupaten Berau bekerja sama dengan Bulog sebagai penyedia bahan pangan serta PT Pos Indonesia untuk mendukung distribusi bantuan ke seluruh wilayah.
"Distribusi bantuan untuk masyarakat pra sejahtera akan dilakukan secara bertahap ke 13 kecamatan se-Kabupaten Berau," tambahnya.
Terakhir, Iswahyudi menegaskan bahwa bantuan sosial ini tidak bertujuan menciptakan ketergantungan masyarakat, melainkan sebagai stimulus agar masyarakat dapat bangkit dan berdaya menuju kemandirian.
"Pada akhirnya, tujuan kita adalah graduasi, di mana masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan. Kami pun berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima bantuan," tandas Iswahyudi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penyaluran bansos secara simbolis kepada keluarga pra sejahtera, di Kantor Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb pada Rabu (24/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa sembako gratis dengan total 58,721 ton kepada masyarakat pra sejahtera. Penyaluran ini dilaksanakan secara simbolis, di Kantor Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb pada Rabu (24/12/2025).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
"Program bantuan sosial sembako gratis ini merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi keluarga pra sejahtera," ujar Sri Juniarsih.
Bantuan sembako disalurkan kepada 4.517 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 110 kampung dan kelurahan pada 13 kecamatan. Jenis bantuan meliputi beras 45.170 kilogram, gula 4.517 kilogram, dan minyak goreng 9.034 liter.
"Kami meminta jajaran Dinas Sosial dan perangkat terkait untuk memastikan bantuan ini disalurkan sesuai data yang telah diverifikasi, sehingga benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. sehingga penyaluran harus tepat sasaran," tuturnya.
Kendati demikian, ia pun berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima serta memperkuat ketahanan sosial di daerah.
"Mari kita bersama-sama memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya demi kesejahteraan yang merata di Bumi Batiwakkal," kata Sri Juniarsih.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi, menjelaskan bahwa program bansos sembako gratis ini merupakan amanat langsung dari Bupati Berau.
"Anggaran program tersebut bersumber dari pergeseran anggaran kegiatan Expo Berau Tahun 2025 yang tidak dapat dilaksanakan sebelumnya," tutur Iswahyudi.
Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan basis data terpadu sesuai arahan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial Kabupaten Berau bekerja sama dengan Bulog sebagai penyedia bahan pangan serta PT Pos Indonesia untuk mendukung distribusi bantuan ke seluruh wilayah.
"Distribusi bantuan untuk masyarakat pra sejahtera akan dilakukan secara bertahap ke 13 kecamatan se-Kabupaten Berau," tambahnya.
Terakhir, Iswahyudi menegaskan bahwa bantuan sosial ini tidak bertujuan menciptakan ketergantungan masyarakat, melainkan sebagai stimulus agar masyarakat dapat bangkit dan berdaya menuju kemandirian.
"Pada akhirnya, tujuan kita adalah graduasi, di mana masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan. Kami pun berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima bantuan," tandas Iswahyudi.
(Sf/Rs)