Cari disini...
Seputar Kaltim
Jemaah haji asal Kabupaten Paser tahun 2025 (foto: padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Sebanyak 547 jemaah haji asal Kabupaten Paser telah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah Paser, Abdurrahman menjelaskan Paser memiliki 604 kuota haji di 2026, terdiri dari 590 jemaah nomor urutan porsi dan 14 jemaah prioritas lansia.
Dari 604 kuota yang tersedia ada 547 jemaah yang melakukan pelunasan biaya haji untuk 2026. "Hingga tahap kedua sudah ada 547 jemaah yang melakukan pelunasan," kata Abdurrahman, Selasa (20/1/2026).
Pelunasan biaya haji diketahui dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama sebanyak 384 jemaah melakukan pelunasan dan 163 di tahap kedua.
Adapun besaran biaya haji asal Paser senilai Rp55.575.922 per jemaah. Sementara untuk kuota yang tersisa akan dikembalikan ke provinsi untuk diserahkan kepada daerah yang memiliki daftar tunggu jemaah.
"Akan dikembalikan di provinsi untuk di data ke daerah-daerah yang memiliki daftar tunggu," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jemaah haji asal Kabupaten Paser tahun 2025 (foto: padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Sebanyak 547 jemaah haji asal Kabupaten Paser telah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah Paser, Abdurrahman menjelaskan Paser memiliki 604 kuota haji di 2026, terdiri dari 590 jemaah nomor urutan porsi dan 14 jemaah prioritas lansia.
Dari 604 kuota yang tersedia ada 547 jemaah yang melakukan pelunasan biaya haji untuk 2026. "Hingga tahap kedua sudah ada 547 jemaah yang melakukan pelunasan," kata Abdurrahman, Selasa (20/1/2026).
Pelunasan biaya haji diketahui dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama sebanyak 384 jemaah melakukan pelunasan dan 163 di tahap kedua.
Adapun besaran biaya haji asal Paser senilai Rp55.575.922 per jemaah. Sementara untuk kuota yang tersisa akan dikembalikan ke provinsi untuk diserahkan kepada daerah yang memiliki daftar tunggu jemaah.
"Akan dikembalikan di provinsi untuk di data ke daerah-daerah yang memiliki daftar tunggu," tutupnya.
(Sf/Lo)