Seputar Kaltim

    545 THL Pemkot Bontang Dapat Bantuan Sembako Ramadan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    06 Maret 2025 pukul 12:18 WITA

    Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan sembako ramadan kepada pekerja harian lepas DLH dan Perkim Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Sebanyak 545 Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Permukiman (Perkim) Kota Bontang mendapatkan paket sembako Ramadan melalui Badan Amil Zakat (Baznas) Bontang, Kamis (7/3/2025).

    Ketua Baznas Bontang, Kuba Siga mengatakan sembako tersebut bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, termasuk wali kota.

    Dari total seluruh penerima, 442 merupakan pekerja lepas DLH dan 103 lainnya pekerja lepas Dinas Perkim Bontang.

    “Ke depan, kita meminta bantuan Pemkot Bontang untuk  membantu berkomunikasi ke perusahaan-perusahaan yang ada di Bontang agar turut menyalurkan zakat melalui lembaga resmi,” ujarnya.

    Kini, perusahaan di Bontang yang telah menyalurkan zakat melalui Baznas, tercatat baru PT Pupuk Kaltim (PKT). 

    Untuk meningkatkan asas kebermanfaatan yang lebih besar kepada masyarakat Bontang yang membutuhkan, ia berharap perusahaan-perusahaan di Bontang juga aktif menyalurkan zakat.

    “Kita ingin ke depan
     melalui Baznas, masyarakat miskin Bontang dapat lebih banyak terbantu, seperti permodalan usaha hingga pembangunan rumah tidak layak huni,” ucapnya.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN hingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang yang telah bersedia menyisihkan 2,5 persen gajinya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Ke depan, pemkot akan berupaya membersamai Baznas Bontang agar lebih maksimal. “Kita ingin bersih dari kewajiban kita, yakni melalui zakat,” ujarnya.

    Zakat yang telah dikumpulkan dapat bermanfaat untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, pemberdayaan ekonomi dengan memberikan pelatihan bagi masyarakat miskin dan berbagai azas manfaat lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat yang membutuhkan.

    “Semua itu harus melalui proses pendampingan agar tepat sasaran dan berjalan dengan baik,” pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    545 THL Pemkot Bontang Dapat Bantuan Sembako Ramadan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    06 Maret 2025 pukul 12:18 WITA

    Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan sembako ramadan kepada pekerja harian lepas DLH dan Perkim Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Sebanyak 545 Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Permukiman (Perkim) Kota Bontang mendapatkan paket sembako Ramadan melalui Badan Amil Zakat (Baznas) Bontang, Kamis (7/3/2025).

    Ketua Baznas Bontang, Kuba Siga mengatakan sembako tersebut bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, termasuk wali kota.

    Dari total seluruh penerima, 442 merupakan pekerja lepas DLH dan 103 lainnya pekerja lepas Dinas Perkim Bontang.

    “Ke depan, kita meminta bantuan Pemkot Bontang untuk  membantu berkomunikasi ke perusahaan-perusahaan yang ada di Bontang agar turut menyalurkan zakat melalui lembaga resmi,” ujarnya.

    Kini, perusahaan di Bontang yang telah menyalurkan zakat melalui Baznas, tercatat baru PT Pupuk Kaltim (PKT). 

    Untuk meningkatkan asas kebermanfaatan yang lebih besar kepada masyarakat Bontang yang membutuhkan, ia berharap perusahaan-perusahaan di Bontang juga aktif menyalurkan zakat.

    “Kita ingin ke depan
     melalui Baznas, masyarakat miskin Bontang dapat lebih banyak terbantu, seperti permodalan usaha hingga pembangunan rumah tidak layak huni,” ucapnya.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN hingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang yang telah bersedia menyisihkan 2,5 persen gajinya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Ke depan, pemkot akan berupaya membersamai Baznas Bontang agar lebih maksimal. “Kita ingin bersih dari kewajiban kita, yakni melalui zakat,” ujarnya.

    Zakat yang telah dikumpulkan dapat bermanfaat untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, pemberdayaan ekonomi dengan memberikan pelatihan bagi masyarakat miskin dan berbagai azas manfaat lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat yang membutuhkan.

    “Semua itu harus melalui proses pendampingan agar tepat sasaran dan berjalan dengan baik,” pungkasnya.

    (Sf/By)