Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan Masrivani. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Sampai dengan saat ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan Masrivani, belum ada menerima laporan terkait adanya jemaah haji asal Kota Balikpapan yang sakit maupun meninggal dunia.
"Artinya mereka semua dalam kondisi baik," ucap Masrivani kepada awak media, Sabtu (8/6/2024).
Sementara ditanya mengenai adanya laporan orang sakit, ia menyebut bahwa itu hanya penyakiy ringan yang disebabkan karena perbedaan cuaca, namun tetap bisa menjalankan ibadah dengan normal.
"Sekarang mereka menunggu waktu untuk menjalankan Wukuf di Arafah," terangnya.
Dirinya mengatakan, untuk jumlah jemaah haji dari Balikpapan ada sekitar 507 orang dari total keseluruhan 2.723 jemaah haji asal Kaltim.
Para jemaah haji itu dibagi menjadi 19 kloter dimana pada pemberangkatan pertama dilakukan pada 14 Mei lalu yang dilepas oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dari Embarkasi Haji Balikpapan.
"Dan kemarin (7/6) masih ada 63 calon jemaah haji dari Kota Balikpapan yang akan diterbangkan," jelasnya.
Sebanyak 63 calon jemaah haji itu akan bergabung dengan para calon jemaah haji lainnya dari sejumlah kabupaten di Kaltim, seperti dari Kabupaten Paser dan lainnya.
"Kemarin malam ini sekitar pukul 20.00 Wita mereka tiba di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan," akunya.
Selain jemaah haji, ditahun 2024 ini pihaknya telah menerjunkan sebanyak sembilan tim kesehatan yang terbagi di tiga kloter.
"Jadi masing-masing per kloter itu ada 3 tim kesehatan," akunya.
ia menambahkan pihaknya juga dibantu 1 tim kesehatan dari Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) untuk memastikan kesehatan para jemaah.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan Masrivani. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Sampai dengan saat ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan Masrivani, belum ada menerima laporan terkait adanya jemaah haji asal Kota Balikpapan yang sakit maupun meninggal dunia.
"Artinya mereka semua dalam kondisi baik," ucap Masrivani kepada awak media, Sabtu (8/6/2024).
Sementara ditanya mengenai adanya laporan orang sakit, ia menyebut bahwa itu hanya penyakiy ringan yang disebabkan karena perbedaan cuaca, namun tetap bisa menjalankan ibadah dengan normal.
"Sekarang mereka menunggu waktu untuk menjalankan Wukuf di Arafah," terangnya.
Dirinya mengatakan, untuk jumlah jemaah haji dari Balikpapan ada sekitar 507 orang dari total keseluruhan 2.723 jemaah haji asal Kaltim.
Para jemaah haji itu dibagi menjadi 19 kloter dimana pada pemberangkatan pertama dilakukan pada 14 Mei lalu yang dilepas oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dari Embarkasi Haji Balikpapan.
"Dan kemarin (7/6) masih ada 63 calon jemaah haji dari Kota Balikpapan yang akan diterbangkan," jelasnya.
Sebanyak 63 calon jemaah haji itu akan bergabung dengan para calon jemaah haji lainnya dari sejumlah kabupaten di Kaltim, seperti dari Kabupaten Paser dan lainnya.
"Kemarin malam ini sekitar pukul 20.00 Wita mereka tiba di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan," akunya.
Selain jemaah haji, ditahun 2024 ini pihaknya telah menerjunkan sebanyak sembilan tim kesehatan yang terbagi di tiga kloter.
"Jadi masing-masing per kloter itu ada 3 tim kesehatan," akunya.
ia menambahkan pihaknya juga dibantu 1 tim kesehatan dari Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) untuk memastikan kesehatan para jemaah.
(Sf/Rs)