50 Pelajar Ikut Lomba Gambar pada Perayaan HUT Koran Kaltim ke-17

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    29 Oktober 2023 11:20 WIB

    Seluruh peserta lomba menggambar black on white competition. (Foto: istimewa)

    Samarinda - Surat Kabar Harian (SKH) Koran Kaltim mengadakan lomba menggambar yang diikuti 50 pelajar se-Samarinda dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT)  ke-17 Koran Kaltim, di Auditorium City Centrum, Samarinda, Sabtu (28/10/2023) kemarin. 

    Dalam acara ini, Koran Kaltim menggandeng Faber Castell untuk gelaran bertajuk Black On White Competition. Para peserta menggambar dengan sekreatif mungkin, dengan menggunakan PITT Graphitte Matt yang disediakan oleh panitia.

    Setelah peserta menggambar selama dua jam. Kemudian, juri yang merupakan dosen salah satu perguruan tinggi di Katim, bersama tim dari Faber Castell dan Koran Kaltim memberikan penilaian kepada peserta untuk mengisi juara umum dan juara harapan.

    Adapun nama-nama pemenang yang ada diantaranya, Kenny Antonio Kiswanto (juara I Umum, dari SMP Kristen Sunodia), Florencia Falyn W (juara II, SMA Cita Hati), Yora Gratia M (juara III, SMA Katolik).

    Sedangkan, pemenang dalam juara harapan, yakni Jesslyn Annabelle (juara I harapan, dari SMA Cita Hati), Joanna Patricia G (juara II harapan, SMA Asisi), Giselle Valencia (juara III harapan, SMP Sunodia).

    Koordinator Lomba Menggambar, Cony Ayu Nurlita menyatakan bahwa gambar yang dibuat oleh Kenny Antonio layak untuk mendapatkan juara.

    "Berdasarkan pantauan juri, memang tadi gambar Kenny merupakan yang terbaik, intinya kita berikan mereka panggung untuk mengekspresikan isi pikiran mereka," bebernya.

    Sebagai juara I umum, Kenny Antonio Kiswanto mengatakan rasa senangnya, karena baru pertama kali dapat memenangkan lomba menggambar. Ia pun menjelaskan maksud dari gambar yang dibuatnya, ternyata memiliki makna yang dalam.

    "Gambar wajah perempuan, dia terikat dengan tapi tapi dia tidak bisa mengekspresikan bagaimana kondisinya, seperti rasa terkekang," jelasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    50 Pelajar Ikut Lomba Gambar pada Perayaan HUT Koran Kaltim ke-17

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    29 Oktober 2023 11:20 WIB

    Seluruh peserta lomba menggambar black on white competition. (Foto: istimewa)

    Samarinda - Surat Kabar Harian (SKH) Koran Kaltim mengadakan lomba menggambar yang diikuti 50 pelajar se-Samarinda dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT)  ke-17 Koran Kaltim, di Auditorium City Centrum, Samarinda, Sabtu (28/10/2023) kemarin. 

    Dalam acara ini, Koran Kaltim menggandeng Faber Castell untuk gelaran bertajuk Black On White Competition. Para peserta menggambar dengan sekreatif mungkin, dengan menggunakan PITT Graphitte Matt yang disediakan oleh panitia.

    Setelah peserta menggambar selama dua jam. Kemudian, juri yang merupakan dosen salah satu perguruan tinggi di Katim, bersama tim dari Faber Castell dan Koran Kaltim memberikan penilaian kepada peserta untuk mengisi juara umum dan juara harapan.

    Adapun nama-nama pemenang yang ada diantaranya, Kenny Antonio Kiswanto (juara I Umum, dari SMP Kristen Sunodia), Florencia Falyn W (juara II, SMA Cita Hati), Yora Gratia M (juara III, SMA Katolik).

    Sedangkan, pemenang dalam juara harapan, yakni Jesslyn Annabelle (juara I harapan, dari SMA Cita Hati), Joanna Patricia G (juara II harapan, SMA Asisi), Giselle Valencia (juara III harapan, SMP Sunodia).

    Koordinator Lomba Menggambar, Cony Ayu Nurlita menyatakan bahwa gambar yang dibuat oleh Kenny Antonio layak untuk mendapatkan juara.

    "Berdasarkan pantauan juri, memang tadi gambar Kenny merupakan yang terbaik, intinya kita berikan mereka panggung untuk mengekspresikan isi pikiran mereka," bebernya.

    Sebagai juara I umum, Kenny Antonio Kiswanto mengatakan rasa senangnya, karena baru pertama kali dapat memenangkan lomba menggambar. Ia pun menjelaskan maksud dari gambar yang dibuatnya, ternyata memiliki makna yang dalam.

    "Gambar wajah perempuan, dia terikat dengan tapi tapi dia tidak bisa mengekspresikan bagaimana kondisinya, seperti rasa terkekang," jelasnya.

    (Sf/Rs)