Cari disini...
Seputar Kaltim
Hotel Atlet di Kompleks Gelora Kadrie Oening Sempaja yang akan dibuat menjadi komersial. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Hotel atlet yang digunakan saat perhelatan MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Kalimantan Timur kini masih ditutup. Hal tersebut dilakukan lantaran menunggu pihak ketiga yang dapat mengelola gedung ini.
Kepala UPTD Prasarana Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Junaidi melaporkan bahwa gedung ini sebenarnya sudah banyak yang minat, bahkan pihak ketiga tersebut sudah menyerahkan proposal.
“Ada beberapa penawar yang sudah mencoba mendekat, tapi baru semacam proposal, kira-kira ada empat proposal masuk, tapi belum dalam bentuk penawaran,” ungkap Junaidi saat ditemui di Tower Kadrie Oening, Rabu (18/9/2024).
Namun, pengelolaan gedung ini tidak serta merta langsung diserahkan dengan pihak ketiga walaupun melalui proses seleksi. Tapi mereka akan membentuk tim untuk menggodok bentuk pengelolaan hotel tersebut.
“Besok di Balikpapan kita akan membentuk tim pelaksanaan Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), yang mana tim ini nanti akan membahas bagaimana bentuk kerja sama yang tepat,” tuturnya.
Gedung yang direhabilitasi hingga memakan anggaran Rp111,5 miliar secara keseluruhan ini tentu tidak sembarang pengelola. Ada alur yang akan diterapkan, ia menjelaskan secara singkat mengenai itu.
“Pihak ketiga mengajukan proposal dalam bentuk KSP, lalu dilakukan beauty contest (presentasi profil), yang mana bagus dan sesuai, pemerintah sudah harus menyiapkan kerangka acuan, itu yang mau digodok dulu,” papar Junaidi.
Ia tidak bisa membeberkan berapa lama untuk mengerjakan KSP ini selesai. Menurutnya banyak proses yang harus dilalui. Karena ini melibatkan banyak komponen. Termasuk UPTD, BPKAD, Bapenda, Dinas PUPR dan PPOD barang dan jasa.
Junaidi kembali memastikan hotel ini tidak kembali menjadi gedung yang kosong dan tidak berpenghuni.
“Saya pastikan, sayang hotel atlet ini sudah menelan anggaran yang cukup banyak,” tegasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Hotel Atlet di Kompleks Gelora Kadrie Oening Sempaja yang akan dibuat menjadi komersial. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Hotel atlet yang digunakan saat perhelatan MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Kalimantan Timur kini masih ditutup. Hal tersebut dilakukan lantaran menunggu pihak ketiga yang dapat mengelola gedung ini.
Kepala UPTD Prasarana Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Junaidi melaporkan bahwa gedung ini sebenarnya sudah banyak yang minat, bahkan pihak ketiga tersebut sudah menyerahkan proposal.
“Ada beberapa penawar yang sudah mencoba mendekat, tapi baru semacam proposal, kira-kira ada empat proposal masuk, tapi belum dalam bentuk penawaran,” ungkap Junaidi saat ditemui di Tower Kadrie Oening, Rabu (18/9/2024).
Namun, pengelolaan gedung ini tidak serta merta langsung diserahkan dengan pihak ketiga walaupun melalui proses seleksi. Tapi mereka akan membentuk tim untuk menggodok bentuk pengelolaan hotel tersebut.
“Besok di Balikpapan kita akan membentuk tim pelaksanaan Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), yang mana tim ini nanti akan membahas bagaimana bentuk kerja sama yang tepat,” tuturnya.
Gedung yang direhabilitasi hingga memakan anggaran Rp111,5 miliar secara keseluruhan ini tentu tidak sembarang pengelola. Ada alur yang akan diterapkan, ia menjelaskan secara singkat mengenai itu.
“Pihak ketiga mengajukan proposal dalam bentuk KSP, lalu dilakukan beauty contest (presentasi profil), yang mana bagus dan sesuai, pemerintah sudah harus menyiapkan kerangka acuan, itu yang mau digodok dulu,” papar Junaidi.
Ia tidak bisa membeberkan berapa lama untuk mengerjakan KSP ini selesai. Menurutnya banyak proses yang harus dilalui. Karena ini melibatkan banyak komponen. Termasuk UPTD, BPKAD, Bapenda, Dinas PUPR dan PPOD barang dan jasa.
Junaidi kembali memastikan hotel ini tidak kembali menjadi gedung yang kosong dan tidak berpenghuni.
“Saya pastikan, sayang hotel atlet ini sudah menelan anggaran yang cukup banyak,” tegasnya.
(Sf/Rs)