Cari disini...
Seputar Kaltim
Evakuasi jasad warga Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. (Foto: Hendri)
Tenggarong - Warga Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong digemparkan dengan penemuan mayat pria paruh baya yang sudah membusuk, Jumat (27/6/2025).
Jasad berinisial S (56) ini ditemukan sekitar pukul 07.25 WITA dalam kondisi mengenaskan di kediamannya.
Ketua RT 10, Hendri Nopandra mengatakan, ditemukan oleh Yanto yang merupakan tetangganya.
Hendri menjelaskan saat itu Yanto hendak menjenguk S karena sudah empat hari tidak terlihat. Pagi atau sore biasanya sering keluar rumah jalan-jalan atau sekadar nongkrong di bengkel motor milik Etwin.
"S terakhir terlihat keluar rumah pada senin kemarin nongkrong di bengkel Etwin," kata Hendri.
Yanto yang berinisiatif mengunjungi S di kediamannya dikagetkan saat membuka pintu rumah mencium bau busuk menyengat dan ternyata bau jasad S.
"Diduga S meninggal dunia sudah empat hari, di rumah itu dia memang tinggal sendirian tidak ada keluarganya, sebatang kara. Meninggalnya diduga karena sakit asam lambung dan asma menahun," ujarnya.
Kini jasad S telah dievakuasi ke Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong Seberang guna dilakukan penanganan lebih lanjut. "Rencana S akan dimakamkan di Penajam Pasir Utara (PPU) tempat keluarganya," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Evakuasi jasad warga Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. (Foto: Hendri)
Tenggarong - Warga Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong digemparkan dengan penemuan mayat pria paruh baya yang sudah membusuk, Jumat (27/6/2025).
Jasad berinisial S (56) ini ditemukan sekitar pukul 07.25 WITA dalam kondisi mengenaskan di kediamannya.
Ketua RT 10, Hendri Nopandra mengatakan, ditemukan oleh Yanto yang merupakan tetangganya.
Hendri menjelaskan saat itu Yanto hendak menjenguk S karena sudah empat hari tidak terlihat. Pagi atau sore biasanya sering keluar rumah jalan-jalan atau sekadar nongkrong di bengkel motor milik Etwin.
"S terakhir terlihat keluar rumah pada senin kemarin nongkrong di bengkel Etwin," kata Hendri.
Yanto yang berinisiatif mengunjungi S di kediamannya dikagetkan saat membuka pintu rumah mencium bau busuk menyengat dan ternyata bau jasad S.
"Diduga S meninggal dunia sudah empat hari, di rumah itu dia memang tinggal sendirian tidak ada keluarganya, sebatang kara. Meninggalnya diduga karena sakit asam lambung dan asma menahun," ujarnya.
Kini jasad S telah dievakuasi ke Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong Seberang guna dilakukan penanganan lebih lanjut. "Rencana S akan dimakamkan di Penajam Pasir Utara (PPU) tempat keluarganya," tutupnya.
(Sf/Lo)