Seputar Kaltim

    360 Jemaah Haji Kloter Pertama Balikpapan Tiba di Tanah Air dengan Selamat

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Jamaah Haji asal Balikpapan lakukan sujud syukur setelah turun dari pesawat di Bandara Sepinggan Balikpapan, Senin (16/6/2025) malam. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Haji Balikpapan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Senin (16/6/2025) malam, setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci.

    Sebanyak 360 jemaah haji yang diberangkatkan sebelumnya, seluruhnya kembali ke tanah air dalam keadaan lengkap dan sehat.

    “Alhamdulillah, jumlah jemaah kloter pertama yang berangkat 360 orang, dan semuanya kembali dengan selamat,” ujar Kepala Bidang Keberangkatan dan Penerimaan Haji Kaltim, Saleh, kepada awak media di Bandara Sepinggan.

    Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa jemaah melakukan sujud syukur sesaat setelah turun dari pesawat, sebagai ungkapan rasa syukur telah menunaikan ibadah dan kembali ke tanah air dengan selamat.

    Menurut Saleh, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan langsung diarahkan ke asrama haji untuk menerima dokumen dan barang bawaan sebelum dipulangkan ke keluarga masing-masing.

    “Alhamdulillah semua sehat, hanya beberapa jemaah telah lanjut usia, sehingga diturunkan di rombongan akhir,” jelasnya.

    Salah satu jemaah, Rina Nukriana (58), warga Sepinggan, mengungkapkan rasa syukur bisa kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat bersama sang suami.

    “Alhamdulillah, setiap orang punya ujian masing-masing. Tapi dengan pertolongan Allah, saya bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali dengan selamat,” akunya.

    Ia juga menceritakan kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang mencapai suhu hingga 50 derajat Celsius.

    “Cuacanya sangat panas. Tapi saya terus berdoa, ‘Ya Allah, jauhkan kami dari api neraka.’ Dengan begitu, saya bisa lebih kuat menjalani ibadah meski cuaca sangat terik,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    360 Jemaah Haji Kloter Pertama Balikpapan Tiba di Tanah Air dengan Selamat

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Jamaah Haji asal Balikpapan lakukan sujud syukur setelah turun dari pesawat di Bandara Sepinggan Balikpapan, Senin (16/6/2025) malam. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Haji Balikpapan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Senin (16/6/2025) malam, setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci.

    Sebanyak 360 jemaah haji yang diberangkatkan sebelumnya, seluruhnya kembali ke tanah air dalam keadaan lengkap dan sehat.

    “Alhamdulillah, jumlah jemaah kloter pertama yang berangkat 360 orang, dan semuanya kembali dengan selamat,” ujar Kepala Bidang Keberangkatan dan Penerimaan Haji Kaltim, Saleh, kepada awak media di Bandara Sepinggan.

    Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa jemaah melakukan sujud syukur sesaat setelah turun dari pesawat, sebagai ungkapan rasa syukur telah menunaikan ibadah dan kembali ke tanah air dengan selamat.

    Menurut Saleh, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan langsung diarahkan ke asrama haji untuk menerima dokumen dan barang bawaan sebelum dipulangkan ke keluarga masing-masing.

    “Alhamdulillah semua sehat, hanya beberapa jemaah telah lanjut usia, sehingga diturunkan di rombongan akhir,” jelasnya.

    Salah satu jemaah, Rina Nukriana (58), warga Sepinggan, mengungkapkan rasa syukur bisa kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat bersama sang suami.

    “Alhamdulillah, setiap orang punya ujian masing-masing. Tapi dengan pertolongan Allah, saya bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali dengan selamat,” akunya.

    Ia juga menceritakan kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang mencapai suhu hingga 50 derajat Celsius.

    “Cuacanya sangat panas. Tapi saya terus berdoa, ‘Ya Allah, jauhkan kami dari api neraka.’ Dengan begitu, saya bisa lebih kuat menjalani ibadah meski cuaca sangat terik,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)