Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, Heria Prisni saat ditemui di Taman Bekapai Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan bersama Komisi IV DPRD melakukan kunjungan ke beberapa taman bermain anak yang ada di kota tersebut, seperti Taman Tiga Generasi, kawasan Islamic Center, dan Taman Bekapai.
Dalam kunjungan ini, mereka membahas rencana pengembangan fasilitas taman agar lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, Heria Prisni menjelaskan, bahwa pihaknya sudah memiliki konsep pengembangan taman. Namun, kerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih diperlukan untuk mewujudkannya.
Beberapa OPD yang akan terlibat dalam proyek ini di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang akan menambah penghijauan di kawasan taman bermain Islamic Center. Kemudian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang akan menyediakan ruang membaca di area taman.
"Kemudian kami di DP3AKB akan menambah fasilitas bermain anak di kawasan Islamic Center. Dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DPOP) yang akan memastikan taman-taman ini menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat," ucap Kepala DP3AKB Balikpapan saat ditemui awak media usai kunjungan, Jumat (7/2/2025).
Dirinya menjabarkan, untuk Taman Bekapai, fasilitas bermain anak dinilai sudah cukup banyak, sehingga fokusnya akan lebih pada renovasi dan perbaikan fasilitas yang ada. Selain pengembangan taman yang sudah ada, DP3AKB juga mengusulkan pembangunan Ruang Bermain Anak (RBA) di enam kecamatan dan 34 kelurahan di Balikpapan. Dengan begitu, setiap kelurahan akan memiliki ruang bermain anak yang aman dan nyaman. “Harapannya, semua kelurahan di Balikpapan bisa memiliki ruang bermain anak,” jelas Heria.
Untuk membangun satu taman bermain, anggaran yang dibutuhkan berkisar antara Rp300 juta hingga Rp400 juta. Selain melakukan renovasi dan perbaikan taman bermain anak, DP3AKB juga berencana bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memasang CCTV di taman-taman yang akan dikembangkan.
"Langkah ini diambil agar masyarakat merasa lebih aman saat berkunjung dan anak-anak bisa bermain dengan nyaman," imbuhnya. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan taman-taman di Balikpapan tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga ruang interaksi sosial yang aman, nyaman, dan menarik bagi seluruh warga.
(Sf/Mr)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, Heria Prisni saat ditemui di Taman Bekapai Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan bersama Komisi IV DPRD melakukan kunjungan ke beberapa taman bermain anak yang ada di kota tersebut, seperti Taman Tiga Generasi, kawasan Islamic Center, dan Taman Bekapai.
Dalam kunjungan ini, mereka membahas rencana pengembangan fasilitas taman agar lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, Heria Prisni menjelaskan, bahwa pihaknya sudah memiliki konsep pengembangan taman. Namun, kerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih diperlukan untuk mewujudkannya.
Beberapa OPD yang akan terlibat dalam proyek ini di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang akan menambah penghijauan di kawasan taman bermain Islamic Center. Kemudian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang akan menyediakan ruang membaca di area taman.
"Kemudian kami di DP3AKB akan menambah fasilitas bermain anak di kawasan Islamic Center. Dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DPOP) yang akan memastikan taman-taman ini menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat," ucap Kepala DP3AKB Balikpapan saat ditemui awak media usai kunjungan, Jumat (7/2/2025).
Dirinya menjabarkan, untuk Taman Bekapai, fasilitas bermain anak dinilai sudah cukup banyak, sehingga fokusnya akan lebih pada renovasi dan perbaikan fasilitas yang ada. Selain pengembangan taman yang sudah ada, DP3AKB juga mengusulkan pembangunan Ruang Bermain Anak (RBA) di enam kecamatan dan 34 kelurahan di Balikpapan. Dengan begitu, setiap kelurahan akan memiliki ruang bermain anak yang aman dan nyaman. “Harapannya, semua kelurahan di Balikpapan bisa memiliki ruang bermain anak,” jelas Heria.
Untuk membangun satu taman bermain, anggaran yang dibutuhkan berkisar antara Rp300 juta hingga Rp400 juta. Selain melakukan renovasi dan perbaikan taman bermain anak, DP3AKB juga berencana bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memasang CCTV di taman-taman yang akan dikembangkan.
"Langkah ini diambil agar masyarakat merasa lebih aman saat berkunjung dan anak-anak bisa bermain dengan nyaman," imbuhnya. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan taman-taman di Balikpapan tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga ruang interaksi sosial yang aman, nyaman, dan menarik bagi seluruh warga.
(Sf/Mr)