Seputar Kaltim

    325 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Perayaan Natal 2024 di Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    20 Desember 2024 pukul 18:40 WITA

    Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman saat memastikan kesiapan personel menjelang pengamanan Nataru 2025. (Foto: Humas Polres Kukar)

    Tenggarong - Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat Lilin Mahakam 2024 dengan melibatkan  325 personel gabungan untuk pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kukar, Jumat (20/12/2024).

    Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman mengatakan apel gelar pasukan ini merupakan langkah untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pengamanan perayaan Nataru.

    "Kita persiapkan seluruh rangkaian pengamanan dengan sebaik-baiknya. Apalagi kita baru saja melewati Pilkada, perlu antisipasi terhadap potensi gangguan lainnya," kata Heri Rusyaman. 

    Ia menyebut Nataru adalah momen penting bagi masyarakat, sehingga akan terjadi peningkatan mobilitas dan aktivitas secara signifikan. 

    Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI), ada potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 110,67 juta orang, meningkat 2,83 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Untuk menjamin keamanan, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Lilin Mahakam 2024 selama 13 hari, dimulai sejak 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. 

    Operasi ini melibatkan 141.605 personel gabungan, termasuk 75.447 personel Polri, 13.826 personel TNI, serta 52.332 personel stakeholder terkait lainnya. Selain itu, 67.030 personel TNI tambahan juga disiagakan, sehingga total personel TNI yang terlibat mencapai 80.856. 

    Polri juga membangun 2.794 posko yang terdiri dari 1.852 Pos Pengamanan, 735 Pos Pelayanan dan 207 Pos Terpadu untuk menjaga keamanan di 61.452 objek pengamanan, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata hingga lokasi perayaan tahun baru.

    Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025. 

    Kapolres mengimbau seluruh personel untuk mewaspadai berbagai potensi kerawanan, seperti kepadatan di jalur tol, arteri, transportasi umum hingga lokasi wisata.

    Polri juga bekerjasama dengan Ditjen Hubdar, Ditjen Hubla, Ditjen Bina Marga, serta Korlantas untuk menerbitkan Surat Keputusan Bersama terkait pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, hingga penutupan sementara proyek konstruksi.

    Selain itu, keamanan tempat ibadah juga menjadi prioritas. "Kita sudah instruksikan sterilisasi tempat ibadah, deteksi dini, tindakan pencegahan untuk menghindari potensi aksi teror selama perayaan Nataru. Kita ingin operasi ini lancar dan aman." tutupnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    325 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Perayaan Natal 2024 di Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    20 Desember 2024 pukul 18:40 WITA

    Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman saat memastikan kesiapan personel menjelang pengamanan Nataru 2025. (Foto: Humas Polres Kukar)

    Tenggarong - Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat Lilin Mahakam 2024 dengan melibatkan  325 personel gabungan untuk pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kukar, Jumat (20/12/2024).

    Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman mengatakan apel gelar pasukan ini merupakan langkah untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pengamanan perayaan Nataru.

    "Kita persiapkan seluruh rangkaian pengamanan dengan sebaik-baiknya. Apalagi kita baru saja melewati Pilkada, perlu antisipasi terhadap potensi gangguan lainnya," kata Heri Rusyaman. 

    Ia menyebut Nataru adalah momen penting bagi masyarakat, sehingga akan terjadi peningkatan mobilitas dan aktivitas secara signifikan. 

    Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI), ada potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 110,67 juta orang, meningkat 2,83 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Untuk menjamin keamanan, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Lilin Mahakam 2024 selama 13 hari, dimulai sejak 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. 

    Operasi ini melibatkan 141.605 personel gabungan, termasuk 75.447 personel Polri, 13.826 personel TNI, serta 52.332 personel stakeholder terkait lainnya. Selain itu, 67.030 personel TNI tambahan juga disiagakan, sehingga total personel TNI yang terlibat mencapai 80.856. 

    Polri juga membangun 2.794 posko yang terdiri dari 1.852 Pos Pengamanan, 735 Pos Pelayanan dan 207 Pos Terpadu untuk menjaga keamanan di 61.452 objek pengamanan, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata hingga lokasi perayaan tahun baru.

    Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025. 

    Kapolres mengimbau seluruh personel untuk mewaspadai berbagai potensi kerawanan, seperti kepadatan di jalur tol, arteri, transportasi umum hingga lokasi wisata.

    Polri juga bekerjasama dengan Ditjen Hubdar, Ditjen Hubla, Ditjen Bina Marga, serta Korlantas untuk menerbitkan Surat Keputusan Bersama terkait pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, hingga penutupan sementara proyek konstruksi.

    Selain itu, keamanan tempat ibadah juga menjadi prioritas. "Kita sudah instruksikan sterilisasi tempat ibadah, deteksi dini, tindakan pencegahan untuk menghindari potensi aksi teror selama perayaan Nataru. Kita ingin operasi ini lancar dan aman." tutupnya. 

    (Sf/By)