Seputar Kaltim

    324 Calon Haji Kloter I Dilepas Pj Gubernur Kaltim, 30 Persen Tergolong Lansia

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    14 Mei 2024 pukul 19:19 WITA

    Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik memberikan penyematan tanda pengenal kepada salah satu calon jemaah haji kloter 1 Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik melakukan pelepasan calon haji sebanyak 319 orang, beserta lima pendampingnya untuk Kloter 1 di Kota Balikpapan. Total dari Balikpapan ada 324 jemaah.

    Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda pengenal dan pemberian produk UMKM Kaltim kepada perwakilan calon jemaah haji Balikpapan, yang dilaksanakan di Aula Jabar Nur UPT. Asrama Haji Balikpapan, Selasa (14/5/2024).

    Dalam sambutannya, Pj Gubernur berpesan kepada semua calon jemaah haji untuk dapat mempersiapkan kesehatan fisik dan mentalnya, mengingat ini bukan perjalanan biasa.

    Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia yang sudah menyelenggarakan ibadah haji dengan baik. Begitupun dengan pelayanan yang telah diberikan.

    "Ibadah haji tahun 2010 tentu berbeda dengan sekarang, karena sekarang pelayanannya jauh lebih baik," ucap Akmal Malik saat memberikan sambutan.

    Lanjutnya, melalui informasi yang diterima dari jemaah haji beberapa tahun ini, pelayanan di Madinah Mekkah dan Jeddah jauh lebih baik dari pada 10 tahun yang lalu. Sehingga ia meminta calon jamaah haji untuk tidak khawatir.

    "Jadi tidak usah membawa makanan banyak dan membawa aneh-aneh. Karena insya Allah pemerintah akan melindungi selama bapak/ibu beribadah," jelasnya.

    Tidak hanya itu, ia juga berpesan kepada petugas pendamping haji, agar lebih mengawasi para jemaah haji yang usianya di atas 60 tahun (lansia). Karena dari 300  lebih jemaah, ada 30 persen lansia.

    "Ini saya minta petugas jaga betul-betul. Apalagi cuaca di sana sangat panas, untuk itu kami minta dibekali air yang banyak, serta mengawasi dan membatasi pergerakan," terangnya.

    Dipaparkan, untuk tahun 2024 ini ada sekitar 6.300 calon jemaah haji yang berangkat ke tanah suci. Terdiri dari 19 kloter untuk lima provinsi, yakni Provinsi Kaltim, Kaltara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    324 Calon Haji Kloter I Dilepas Pj Gubernur Kaltim, 30 Persen Tergolong Lansia

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    14 Mei 2024 pukul 19:19 WITA

    Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik memberikan penyematan tanda pengenal kepada salah satu calon jemaah haji kloter 1 Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik melakukan pelepasan calon haji sebanyak 319 orang, beserta lima pendampingnya untuk Kloter 1 di Kota Balikpapan. Total dari Balikpapan ada 324 jemaah.

    Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda pengenal dan pemberian produk UMKM Kaltim kepada perwakilan calon jemaah haji Balikpapan, yang dilaksanakan di Aula Jabar Nur UPT. Asrama Haji Balikpapan, Selasa (14/5/2024).

    Dalam sambutannya, Pj Gubernur berpesan kepada semua calon jemaah haji untuk dapat mempersiapkan kesehatan fisik dan mentalnya, mengingat ini bukan perjalanan biasa.

    Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia yang sudah menyelenggarakan ibadah haji dengan baik. Begitupun dengan pelayanan yang telah diberikan.

    "Ibadah haji tahun 2010 tentu berbeda dengan sekarang, karena sekarang pelayanannya jauh lebih baik," ucap Akmal Malik saat memberikan sambutan.

    Lanjutnya, melalui informasi yang diterima dari jemaah haji beberapa tahun ini, pelayanan di Madinah Mekkah dan Jeddah jauh lebih baik dari pada 10 tahun yang lalu. Sehingga ia meminta calon jamaah haji untuk tidak khawatir.

    "Jadi tidak usah membawa makanan banyak dan membawa aneh-aneh. Karena insya Allah pemerintah akan melindungi selama bapak/ibu beribadah," jelasnya.

    Tidak hanya itu, ia juga berpesan kepada petugas pendamping haji, agar lebih mengawasi para jemaah haji yang usianya di atas 60 tahun (lansia). Karena dari 300  lebih jemaah, ada 30 persen lansia.

    "Ini saya minta petugas jaga betul-betul. Apalagi cuaca di sana sangat panas, untuk itu kami minta dibekali air yang banyak, serta mengawasi dan membatasi pergerakan," terangnya.

    Dipaparkan, untuk tahun 2024 ini ada sekitar 6.300 calon jemaah haji yang berangkat ke tanah suci. Terdiri dari 19 kloter untuk lima provinsi, yakni Provinsi Kaltim, Kaltara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

    (Sf/Rs)