Seputar Kaltim

    320 Pemuda Kutim Adu Strategi di Turnamen MLBB Polres Kutim

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kapolres Kutai Timur (Kutim), AKBP Chandra Hermawan (tengah). (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Polres Kutai Timur (Kutim) menggelar turnamen e-sport Mobile Legends Bang Bang (MLBB) di Kafe Wicaksana Lagawa (WL), yang berada di lingkungan Polres Kutai Timur (Kutim) beberapa waktu lalu.

    Turnamen ini menjadi kegiatan pembuka dari rangkaian acara HUT Bhayangkara di wilayah Kutim, sekaligus menjadi cara Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan muda.

    Kapolres Kutim, AKBP Chandra Hermawan, menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan ini sangat besar. Sebanyak 64 tim dari berbagai kecamatan di Kutai Timur ikut berpartisipasi, dengan jumlah total peserta mencapai 320 orang.

    “Awalnya yang mendaftar itu sekitar 120-an tim, dengan berbagai kondisi. Tapi kami batasi untuk menjaga kualitas dan keadilan dalam pertandingan,” jelasnya.

    Peserta yang berasal dari luar Kutai Timur atau yang sudah pernah bertanding di tingkat provinsi tidak diikutsertakan. Selain itu, batas usia peserta yang diperbolehkan ikut lomba adalah antara 17 hingga 30 tahun.

    “Kita ingin memastikan kegiatan ini fokus pada generasi muda, karena mereka memang jadi sasaran utama pengembangan e-sport,” tambah Kapolres.

    Turnamen ini bukan satu-satunya kegiatan dalam rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke-79. Polres Kutim juga akan mengadakan berbagai lomba olahraga lain, seperti sepeda, bulu tangkis, mini soccer, dan golf, yang semuanya terbuka untuk masyarakat umum.

    Kapolres menegaskan bahwa turnamen e-sport ini adalah langkah awal untuk menjadi tradisi baru.

    "Insyaallah tahun depan kita adakan lagi, mungkin lebih meriah dan lebih besar. Ini baru langkah awal. Ke depannya bisa saja turnamen ini jadi ajang seleksi untuk tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    320 Pemuda Kutim Adu Strategi di Turnamen MLBB Polres Kutim

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kapolres Kutai Timur (Kutim), AKBP Chandra Hermawan (tengah). (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Polres Kutai Timur (Kutim) menggelar turnamen e-sport Mobile Legends Bang Bang (MLBB) di Kafe Wicaksana Lagawa (WL), yang berada di lingkungan Polres Kutai Timur (Kutim) beberapa waktu lalu.

    Turnamen ini menjadi kegiatan pembuka dari rangkaian acara HUT Bhayangkara di wilayah Kutim, sekaligus menjadi cara Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan muda.

    Kapolres Kutim, AKBP Chandra Hermawan, menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan ini sangat besar. Sebanyak 64 tim dari berbagai kecamatan di Kutai Timur ikut berpartisipasi, dengan jumlah total peserta mencapai 320 orang.

    “Awalnya yang mendaftar itu sekitar 120-an tim, dengan berbagai kondisi. Tapi kami batasi untuk menjaga kualitas dan keadilan dalam pertandingan,” jelasnya.

    Peserta yang berasal dari luar Kutai Timur atau yang sudah pernah bertanding di tingkat provinsi tidak diikutsertakan. Selain itu, batas usia peserta yang diperbolehkan ikut lomba adalah antara 17 hingga 30 tahun.

    “Kita ingin memastikan kegiatan ini fokus pada generasi muda, karena mereka memang jadi sasaran utama pengembangan e-sport,” tambah Kapolres.

    Turnamen ini bukan satu-satunya kegiatan dalam rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke-79. Polres Kutim juga akan mengadakan berbagai lomba olahraga lain, seperti sepeda, bulu tangkis, mini soccer, dan golf, yang semuanya terbuka untuk masyarakat umum.

    Kapolres menegaskan bahwa turnamen e-sport ini adalah langkah awal untuk menjadi tradisi baru.

    "Insyaallah tahun depan kita adakan lagi, mungkin lebih meriah dan lebih besar. Ini baru langkah awal. Ke depannya bisa saja turnamen ini jadi ajang seleksi untuk tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.

    (Sf/Rs)