Seputar Kaltim

    3 Sekolah di Penajam jadi Langganan Banjir, Kepala Disdikpora PPU: Drainase di sana akan dibenahi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    18 Agustus 2024 pukul 09:27 WITA

    Banjir yang melanda SDN 025 Penajam belum lama ini.(Dok.Facebook)

    Penajam - Tiga sekolah di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kerap sekali terendam banjir ketika diguyur hujan deras. 

    Sekolah yang sering terdampak berada di Kawasan BTN Kilometer (Km) satu Penajam, diantaranya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Penajam, SDN 025 Penajam dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 PPU.

    Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Penajam dari subuh hingga siang pada Jumat (9/8/2024) lalu, mengakibatkan proses belajar mengajar di beberapa sekolah di Penajam terganggu, bahkan ada yang diliburkan.

    Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) PPU Andi Singkerru saat ditemui pada Minggu (18/8/2024), mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembenahan dan pemeliharaan terhadap drainase di titik lokasi penyebab terjadinya banjir. 

    “Sempat salah satu Kepala Sekolah di sana mengeluhkan dengan adanya timbunan sampah dan tanah di drainase depan sekolah, sebenarnya pihak terkait punya tanggung jawab terhadap pemeliharaan drainase itu sehingga tak sampai terjadi banjir,” jelas Andi. 

    Berdasarkan pengakuannya, sepanjang jalan di Kawasan BTN Km satu Penajam memang menjadi langganan banjir ketika dilanda hujan deras. Oleh karenanya, hal itu dilakukan agar dapat meminimalisir dan mengantisipasi terjadi banjir.

    ”Setidaknya ketika di wilayah itu kembali diterjang hujan deras, air dari drainase sudah tidak meluap kemana-mana,” jelasnya.

    Terkait anggaran yang akan dialokasikan untuk pembenahan dan pemeliharaan drainase tersebut, Disdikpora PPU saat ini tengah mendiskusikan tentang penganggaran agar Dana Alokasi Khusus (DAK) yang telah ditentukan nanti dipastikan cukup sesuai keperluan.

    “Saat pihak ketiga melaksanakan dan ternyata anggarannya tidak mencukupi, maka drainase itu tidak terbenahi dengan sempurna atau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, oleh karena itu kami terus mendiskusi perihal ini kepada pihak terkait agar drainase di sana dapat terbenahi dengan benar,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    3 Sekolah di Penajam jadi Langganan Banjir, Kepala Disdikpora PPU: Drainase di sana akan dibenahi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    18 Agustus 2024 pukul 09:27 WITA

    Banjir yang melanda SDN 025 Penajam belum lama ini.(Dok.Facebook)

    Penajam - Tiga sekolah di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kerap sekali terendam banjir ketika diguyur hujan deras. 

    Sekolah yang sering terdampak berada di Kawasan BTN Kilometer (Km) satu Penajam, diantaranya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Penajam, SDN 025 Penajam dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 PPU.

    Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Penajam dari subuh hingga siang pada Jumat (9/8/2024) lalu, mengakibatkan proses belajar mengajar di beberapa sekolah di Penajam terganggu, bahkan ada yang diliburkan.

    Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) PPU Andi Singkerru saat ditemui pada Minggu (18/8/2024), mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembenahan dan pemeliharaan terhadap drainase di titik lokasi penyebab terjadinya banjir. 

    “Sempat salah satu Kepala Sekolah di sana mengeluhkan dengan adanya timbunan sampah dan tanah di drainase depan sekolah, sebenarnya pihak terkait punya tanggung jawab terhadap pemeliharaan drainase itu sehingga tak sampai terjadi banjir,” jelas Andi. 

    Berdasarkan pengakuannya, sepanjang jalan di Kawasan BTN Km satu Penajam memang menjadi langganan banjir ketika dilanda hujan deras. Oleh karenanya, hal itu dilakukan agar dapat meminimalisir dan mengantisipasi terjadi banjir.

    ”Setidaknya ketika di wilayah itu kembali diterjang hujan deras, air dari drainase sudah tidak meluap kemana-mana,” jelasnya.

    Terkait anggaran yang akan dialokasikan untuk pembenahan dan pemeliharaan drainase tersebut, Disdikpora PPU saat ini tengah mendiskusikan tentang penganggaran agar Dana Alokasi Khusus (DAK) yang telah ditentukan nanti dipastikan cukup sesuai keperluan.

    “Saat pihak ketiga melaksanakan dan ternyata anggarannya tidak mencukupi, maka drainase itu tidak terbenahi dengan sempurna atau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, oleh karena itu kami terus mendiskusi perihal ini kepada pihak terkait agar drainase di sana dapat terbenahi dengan benar,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)