Seputar Kaltim

    3 ribu Warga Samarinda yang Belum Rekam KTP Bakal Masuk DPTb Pilkada 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 Oktober 2024 pukul 11:48 WITA

    Perekaman KTP. (Foto: Diskominfo Kaltim/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Komisioner Bidang Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, Akbar Ciptanto, mengungkapkan bahwa masih terdapat 3.442 warga Samarinda yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP). Data ini menjadi perhatian penting menjelang pelaksanaan pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

    Dalam upaya menyelesaikan masalah ini, KPU Kota Samarinda telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Samarinda. Akbar menjelaskan bahwa KTP merupakan salah satu syarat utama untuk dapat memberikan suara dalam pilkada, selain Kartu Keluarga (KK) atau Identitas Kartu Digital (IKD).

    “Kita masih menunggu secara teknisnya seperti apa, apakah belum punya KTP bisa memilih atau tidak, atau boleh hanya membawa KK. Kita tunggu dulu itu setelah itu keluar baru kita berani tindak lanjuti,” ungkap Akbar, Senin (21/10/2024). 

    Ia menambahkan bahwa kemungkinan besar warga yang belum melakukan perekaman KTP akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Kepastian mengenai hal ini diharapkan dapat diketahui paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara atau saat minggu tenang berlangsung.

    Pihaknya terus berkomunikasi dengan Disdukcapil agar para wajib pemilih dapat segera melakukan perekaman data. Hal ini penting untuk menjamin hak pilih warga dapat tersalurkan dengan baik. 

    “Karena itu yang menjadi bukti mereka untuk berhak memilih, segera akan kami surati lagi ke Disdukcapil,” lanjutnya.

    Hal itu juga menjadi salah satu perhatian ketika pertemuan antara KPU dengan Pemerintah Kota Samarinda yang dihadiri oleh Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso. 

    Rusmadi juga mengimbau agar masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP segera dikoordinir oleh pihak terkait. 

    “Kita sudah dapatkan data, masyarakat yang sudah berhak memilih ya kita pastikan memiliki KTP dulu agar KPU bisa memastikan masuk ke DPTb,” tegasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    3 ribu Warga Samarinda yang Belum Rekam KTP Bakal Masuk DPTb Pilkada 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 Oktober 2024 pukul 11:48 WITA

    Perekaman KTP. (Foto: Diskominfo Kaltim/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Komisioner Bidang Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, Akbar Ciptanto, mengungkapkan bahwa masih terdapat 3.442 warga Samarinda yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP). Data ini menjadi perhatian penting menjelang pelaksanaan pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

    Dalam upaya menyelesaikan masalah ini, KPU Kota Samarinda telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Samarinda. Akbar menjelaskan bahwa KTP merupakan salah satu syarat utama untuk dapat memberikan suara dalam pilkada, selain Kartu Keluarga (KK) atau Identitas Kartu Digital (IKD).

    “Kita masih menunggu secara teknisnya seperti apa, apakah belum punya KTP bisa memilih atau tidak, atau boleh hanya membawa KK. Kita tunggu dulu itu setelah itu keluar baru kita berani tindak lanjuti,” ungkap Akbar, Senin (21/10/2024). 

    Ia menambahkan bahwa kemungkinan besar warga yang belum melakukan perekaman KTP akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Kepastian mengenai hal ini diharapkan dapat diketahui paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara atau saat minggu tenang berlangsung.

    Pihaknya terus berkomunikasi dengan Disdukcapil agar para wajib pemilih dapat segera melakukan perekaman data. Hal ini penting untuk menjamin hak pilih warga dapat tersalurkan dengan baik. 

    “Karena itu yang menjadi bukti mereka untuk berhak memilih, segera akan kami surati lagi ke Disdukcapil,” lanjutnya.

    Hal itu juga menjadi salah satu perhatian ketika pertemuan antara KPU dengan Pemerintah Kota Samarinda yang dihadiri oleh Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso. 

    Rusmadi juga mengimbau agar masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP segera dikoordinir oleh pihak terkait. 

    “Kita sudah dapatkan data, masyarakat yang sudah berhak memilih ya kita pastikan memiliki KTP dulu agar KPU bisa memastikan masuk ke DPTb,” tegasnya.

    (Sf/Rs)