3 Kecamatan di Balikpapan Masuk Kategori Waspada Kebakaran di Bulan Ramadan

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    12 Maret 2024 04:04 WIB

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah siap siaga dalam menghadapai bencana kebakaran di bulan ramadan dan hari raya Idulfitri. (Foto: BPBD/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebanyak 3 kecamatan di Kota Balikpapan, yakni Balikpapan Barat, Balikpapan Timur, dan Balikpapan Kota masuk kategori waspada, terhadap musibah kebakaran sepanjang Ramadan tahun 2024 ini. Hal ini, merupakan pemetaan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, berdasarkan catatan kejadian sepanjang beberapa tahun terakhir. 

    Asisten I Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Zulkifli menuturkan, tingginya  aktivitas masyarakat di bulan ramadan, membuat potensi kebakaran meningkat. 

    "Ini biasa faktor kelalaian, aktivitas dapur itu kan biasanya meningkat pada masa begini, itu harus dijaga betul," ucap Zulkifli,  Selasa (12/3/2024).

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada tahun 2023 lalu terjadi 1 peristiwa kebakaran yang terjadi di bulan ramadan, yakni di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 9, RT 67 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, dan terjadi di waktu Subuh.

    Dalam peristiwa itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mencatat sebanyak 6 bangunan ludes yaitu 3 rumah dan 3 tempat usaha, serta menelan 1 orang korban jiwa setelah mengalami luka bakar hingga 80 persen.

    Kemudian saat memasuki hari raya Idulfitri, pada 2019 dan 2020 juga pernah terjadi musibah kebakaran. Bahkan bencana itu terjadi tak lebih dari 2 jam setelah melaksanakan ibadah salat Id.

    Untuk di tahun 2019, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.10 Wita yang menghanguskan sejumlah Rumah Toko di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 1,5 Balikpapan Utara.

    "Kemudian di tahun 2020, peristiwa serupa menimpa satu warung makan yang berada di kawasan Sungai Ampal, Balikpapan Tengah," ujarnya.

    Oleh sebab itu, Pemkot Balikpapan melalui BPBD gencar melakukan imbauan ke masyarakat menggunakan unit mobil pemadam kebakaran yang dilengkapi oleh pengeras suara untuk mewaspadai potensi bencana kebakaran di periode ini.

    Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali menambahkan, insiden kebakaran sering kali dipicu oleh penggunaan kompor atau peralatan elektronik yang tidak hati-hati.

    "Maka, kami juga menyiagakan personil selama 24 jam dan membentuk tim di setiap kecamatan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat," tutur Usman. 

    Pembentukan tim ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan kebakaran selama bulan ramadan.

    "Selama Ramadan, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk kebencanaan dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda akan terjadi sesuatu yang tak diinginkan," jelas Usman Ali.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    3 Kecamatan di Balikpapan Masuk Kategori Waspada Kebakaran di Bulan Ramadan

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    12 Maret 2024 04:04 WIB

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah siap siaga dalam menghadapai bencana kebakaran di bulan ramadan dan hari raya Idulfitri. (Foto: BPBD/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebanyak 3 kecamatan di Kota Balikpapan, yakni Balikpapan Barat, Balikpapan Timur, dan Balikpapan Kota masuk kategori waspada, terhadap musibah kebakaran sepanjang Ramadan tahun 2024 ini. Hal ini, merupakan pemetaan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, berdasarkan catatan kejadian sepanjang beberapa tahun terakhir. 

    Asisten I Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Zulkifli menuturkan, tingginya  aktivitas masyarakat di bulan ramadan, membuat potensi kebakaran meningkat. 

    "Ini biasa faktor kelalaian, aktivitas dapur itu kan biasanya meningkat pada masa begini, itu harus dijaga betul," ucap Zulkifli,  Selasa (12/3/2024).

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada tahun 2023 lalu terjadi 1 peristiwa kebakaran yang terjadi di bulan ramadan, yakni di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 9, RT 67 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, dan terjadi di waktu Subuh.

    Dalam peristiwa itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mencatat sebanyak 6 bangunan ludes yaitu 3 rumah dan 3 tempat usaha, serta menelan 1 orang korban jiwa setelah mengalami luka bakar hingga 80 persen.

    Kemudian saat memasuki hari raya Idulfitri, pada 2019 dan 2020 juga pernah terjadi musibah kebakaran. Bahkan bencana itu terjadi tak lebih dari 2 jam setelah melaksanakan ibadah salat Id.

    Untuk di tahun 2019, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.10 Wita yang menghanguskan sejumlah Rumah Toko di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 1,5 Balikpapan Utara.

    "Kemudian di tahun 2020, peristiwa serupa menimpa satu warung makan yang berada di kawasan Sungai Ampal, Balikpapan Tengah," ujarnya.

    Oleh sebab itu, Pemkot Balikpapan melalui BPBD gencar melakukan imbauan ke masyarakat menggunakan unit mobil pemadam kebakaran yang dilengkapi oleh pengeras suara untuk mewaspadai potensi bencana kebakaran di periode ini.

    Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali menambahkan, insiden kebakaran sering kali dipicu oleh penggunaan kompor atau peralatan elektronik yang tidak hati-hati.

    "Maka, kami juga menyiagakan personil selama 24 jam dan membentuk tim di setiap kecamatan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat," tutur Usman. 

    Pembentukan tim ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan kebakaran selama bulan ramadan.

    "Selama Ramadan, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk kebencanaan dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda akan terjadi sesuatu yang tak diinginkan," jelas Usman Ali.

    (Sf/Rs)