Seputar Kaltim

    287 Warga Binaan Lapas Perempuan Diberikan Fasilitas Perekaman E-KTP

    Penulis:Muhammad Anshor|Redaktur:Buniyamin
    20 Desember 2023 pukul 13:10 WITA

    Istri Pj Gubernur Kaltim, Dr. Yulia Zubir Akhmad saat berikan KTP ke Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong, Kukar. (Foto:Manshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sebanyak 287 warga binaan Lapas Perempuan Kelas 2 Tenggarong melakukan perekaman E-KTP.

    Perekaman ini dalam upaya mendukung suksesnya Pemilu 2024 dan memperingati Hari Ibu ke-95 tahun 2023.

    Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (19/12/23). 

    Kalapas Perempuan Kelas II A Tenggarong, Triana Agustin mengaku kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa warga binaan telah memiliki KTP untuk dapat berpartisipasi dalam Pemilu 2024.

    Dukungan dari Disdukcapil Kaltim sangat membantu dalam proses pencetakan E-KTP bagi narapidana. "Kami berhasil melakukan perekaman E-KTP untuk 287 warga binaan, ini sangat membantu kami," katanya.

    Selain perekaman E-KTP, kegiatan ini juga dirangkai dengan penampilan berbagai penampilan seni dari warga binaan dan staf Lapas Perempuan, seperti tarian, puisi, dan menyanyi.

    Triana menegaskan bahwa fokus Lapas bukan hanya kepada kasus-Kasus saja, tetapi juga pada pembinaan untuk memperbaiki para warga binaan. "Ini menunjukkan bahwa Lapas memanusiakan manusia dan memperbaiki warga binaan menjadi orang yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Sementara itu, Istri Pj Gubernur Kaltim, Dr. Yulia Zubir Akhmad menekankan pentingnya membina perempuan narapidana agar mandiri dan produktif setelah keluar dari penjara. 

    "Kegiatan hari ini menunjukkan banyak aktivitas positif yang bisa dijadikan inspirasi untuk lapas perempuan lainnya," ucapnya.

    Selain perekaman E-KTP, kegiatan juga mencakup pelatihan makeup, pembuatan moci dan berbagai pelatihan lainnya untuk warga binaan.

    Untuk itu pentingnya memperlihatkan perempuan, termasuk narapidana, sebagai bagian yang berharga tanpa diskriminasi.

    (Sf/By)

     

    Seputar Kaltim

    287 Warga Binaan Lapas Perempuan Diberikan Fasilitas Perekaman E-KTP

    Penulis:Muhammad Anshor|Redaktur:Buniyamin
    20 Desember 2023 pukul 13:10 WITA

    Istri Pj Gubernur Kaltim, Dr. Yulia Zubir Akhmad saat berikan KTP ke Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong, Kukar. (Foto:Manshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sebanyak 287 warga binaan Lapas Perempuan Kelas 2 Tenggarong melakukan perekaman E-KTP.

    Perekaman ini dalam upaya mendukung suksesnya Pemilu 2024 dan memperingati Hari Ibu ke-95 tahun 2023.

    Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (19/12/23). 

    Kalapas Perempuan Kelas II A Tenggarong, Triana Agustin mengaku kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa warga binaan telah memiliki KTP untuk dapat berpartisipasi dalam Pemilu 2024.

    Dukungan dari Disdukcapil Kaltim sangat membantu dalam proses pencetakan E-KTP bagi narapidana. "Kami berhasil melakukan perekaman E-KTP untuk 287 warga binaan, ini sangat membantu kami," katanya.

    Selain perekaman E-KTP, kegiatan ini juga dirangkai dengan penampilan berbagai penampilan seni dari warga binaan dan staf Lapas Perempuan, seperti tarian, puisi, dan menyanyi.

    Triana menegaskan bahwa fokus Lapas bukan hanya kepada kasus-Kasus saja, tetapi juga pada pembinaan untuk memperbaiki para warga binaan. "Ini menunjukkan bahwa Lapas memanusiakan manusia dan memperbaiki warga binaan menjadi orang yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Sementara itu, Istri Pj Gubernur Kaltim, Dr. Yulia Zubir Akhmad menekankan pentingnya membina perempuan narapidana agar mandiri dan produktif setelah keluar dari penjara. 

    "Kegiatan hari ini menunjukkan banyak aktivitas positif yang bisa dijadikan inspirasi untuk lapas perempuan lainnya," ucapnya.

    Selain perekaman E-KTP, kegiatan juga mencakup pelatihan makeup, pembuatan moci dan berbagai pelatihan lainnya untuk warga binaan.

    Untuk itu pentingnya memperlihatkan perempuan, termasuk narapidana, sebagai bagian yang berharga tanpa diskriminasi.

    (Sf/By)