266 Rumah Subsidi Elara Lestari Dibangun, Akses Hunian ASN dan MBR di Bontang Makin Terbuka

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    07 Februari 2026 01:59 WIB

    ‎Peletakan batu pertama pembangunan hunian subsidi berkualitas premium, Perumahan Elara Lestari. (Foto: Setda Bontang)

    Bontang - Akses kepemilikan rumah bagi ASN dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Bontang kian terbuka.

    Hal ini ditandai dengan dimulainya pembangunan 266 unit rumah subsidi tipe 36 di kawasan Perumahan Elara Lestari, Bontang Lestari.

    Proyek yang dikembangkan PT Semua Bisa Jago tersebut resmi memasuki tahap pembangunan fisik setelah dilakukan peletakan batu pertama. Hunian ini dipasarkan dengan harga Rp182 juta per unit dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terjangkau, mulai sekitar Rp955 ribu per bulan.

    Direktur PT Semua Bisa Jago, Muhammad Aswar menegaskan dimulainya pembangunan menjadi bukti keseriusan pengembang, bukan sekadar agenda seremonial.

    “Peletakan batu pertama ini menjadi penanda bahwa pembangunan benar-benar dimulai. Kami ingin memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana dan memberi dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan rumah,” ujarnya.

    Menurut Aswar, Elara Lestari dirancang tidak hanya sebagai kawasan hunian subsidi, tetapi juga sebagai lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan memiliki prospek nilai kawasan yang terus tumbuh.

    Selain menyasar segmen subsidi, kawasan ini berada di lokasi strategis yang masuk dalam pengembangan pusat pemerintahan baru Kota Bontang. Perumahan ini berdekatan dengan Kantor Wali Kota, DPRD, serta kawasan industri. Ke depan, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi fasilitas pendukung seperti area pertokoan, minimarket dan pujasera.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyebut dimulainya pembangunan Elara Lestari sebagai langkah konkret mendukung program kepemilikan rumah, khususnya bagi ASN yang belum memiliki hunian.

    Ia juga memastikan proyek perumahan tersebut telah memenuhi ketentuan administrasi pertanahan dan aman secara hukum, sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mengambil rumah subsidi di kawasan tersebut.

    “Ini komitmen kita untuk menyediakan hunian yang layak dan terjangkau. Dengan cicilan yang hampir setara biaya sewa, ini bisa menjadi solusi jangka panjang bagi ASN,” tuturnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    266 Rumah Subsidi Elara Lestari Dibangun, Akses Hunian ASN dan MBR di Bontang Makin Terbuka

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    07 Februari 2026 01:59 WIB

    ‎Peletakan batu pertama pembangunan hunian subsidi berkualitas premium, Perumahan Elara Lestari. (Foto: Setda Bontang)

    Bontang - Akses kepemilikan rumah bagi ASN dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Bontang kian terbuka.

    Hal ini ditandai dengan dimulainya pembangunan 266 unit rumah subsidi tipe 36 di kawasan Perumahan Elara Lestari, Bontang Lestari.

    Proyek yang dikembangkan PT Semua Bisa Jago tersebut resmi memasuki tahap pembangunan fisik setelah dilakukan peletakan batu pertama. Hunian ini dipasarkan dengan harga Rp182 juta per unit dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terjangkau, mulai sekitar Rp955 ribu per bulan.

    Direktur PT Semua Bisa Jago, Muhammad Aswar menegaskan dimulainya pembangunan menjadi bukti keseriusan pengembang, bukan sekadar agenda seremonial.

    “Peletakan batu pertama ini menjadi penanda bahwa pembangunan benar-benar dimulai. Kami ingin memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana dan memberi dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan rumah,” ujarnya.

    Menurut Aswar, Elara Lestari dirancang tidak hanya sebagai kawasan hunian subsidi, tetapi juga sebagai lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan memiliki prospek nilai kawasan yang terus tumbuh.

    Selain menyasar segmen subsidi, kawasan ini berada di lokasi strategis yang masuk dalam pengembangan pusat pemerintahan baru Kota Bontang. Perumahan ini berdekatan dengan Kantor Wali Kota, DPRD, serta kawasan industri. Ke depan, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi fasilitas pendukung seperti area pertokoan, minimarket dan pujasera.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyebut dimulainya pembangunan Elara Lestari sebagai langkah konkret mendukung program kepemilikan rumah, khususnya bagi ASN yang belum memiliki hunian.

    Ia juga memastikan proyek perumahan tersebut telah memenuhi ketentuan administrasi pertanahan dan aman secara hukum, sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mengambil rumah subsidi di kawasan tersebut.

    “Ini komitmen kita untuk menyediakan hunian yang layak dan terjangkau. Dengan cicilan yang hampir setara biaya sewa, ini bisa menjadi solusi jangka panjang bagi ASN,” tuturnya.

    (Sf/Lo)