Seputar Kaltim

    250 Peserta Ikuti Sosialisasi Kesadaran Bela Negara yang Dilaksanakan Kementerian Pertahanan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    13 September 2023 pukul 11:11 WITA

    Tenggarong - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melaksanakan sosialisasikan pembinaan kesadaran bela negara bagi perangkat desa di Kabupaten Kutai Kartnegara (Kukar), Selasa (12/9/2023). 

    Sosialisasi ini diikuti 250 orang peserta dari 25 desa yang dibagi menjadi dua kelompok dan diselenggarakan selama dua hari, 12-13 September 2023 di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong.

    Staf Ahli Bidang Ekonomi Kementerian Pertahanan (Kemhan), Mayjen TNI Piek Subyakto mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun dan menanamkan sikap mental dan perilaku warga negara untuk senantiasa cinta kepada tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara. 

    "Bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama serta seluruh komponen lainnya," kata Subykto. 

    Ia mengatakan dalam pasal 27 ayat 33 UUD 1945 mengatakan warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara. Sebab dasar bela negara sangat penting dan dibutuhkan, jika dilihat pada era perkembangan jaman digital saat ini, potensi ancaman yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa sangat kompleks dan multidimensi. 

    "Contoh nyata saat ini radikalisme, terorisme dan penyalahgunaan narkoba telah menjadi ancaman nyata yang kita hadapi," ungkapnya. 

    Salah satu harapan dengan sosialisasi tersebut, Kemhan meminta para perangkat desa dapat menjadi agen perubahan sekaligus role model untuk mengaktualisasikan dan menyebarluaskan nilai dasar bela negara kepada masyarakat.

    Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan sosialisasi ini sangat penting dalam mengatasi dan mengantisipasi yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat. 

    "Sosialisasi ini harus dilaksanakan dengan masif, terstruktur, dan terkoordinasi melalui program yang terintegtasi dalam seluruh sistem yang ada di masyarakat," ucap Taufik. 

    Peran perangkat desa, kata dia, sangat diperlukan dalam melakukan pembinaan kesadaran bela negara di lingkup masyarakat, melalui pembiasaan dan keteladanan. 

    "Ini juga perlu dilakukan oleh para tokoh masyarakat melalui pembiasaan dan pemberdayaan warga di rumah dan masyarakat, serta membentuk budaya masyarakat," Pungkasnya. 

    Ia berpesan, agar peserta mengikuti semua kegiatan sosialisasi dengan sungguh-sungguh, dan mengaplikasikan hasilnya di lingkungan masyarakat.

    (Sf/By)

     

    Seputar Kaltim

    250 Peserta Ikuti Sosialisasi Kesadaran Bela Negara yang Dilaksanakan Kementerian Pertahanan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    13 September 2023 pukul 11:11 WITA

    Tenggarong - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melaksanakan sosialisasikan pembinaan kesadaran bela negara bagi perangkat desa di Kabupaten Kutai Kartnegara (Kukar), Selasa (12/9/2023). 

    Sosialisasi ini diikuti 250 orang peserta dari 25 desa yang dibagi menjadi dua kelompok dan diselenggarakan selama dua hari, 12-13 September 2023 di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong.

    Staf Ahli Bidang Ekonomi Kementerian Pertahanan (Kemhan), Mayjen TNI Piek Subyakto mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun dan menanamkan sikap mental dan perilaku warga negara untuk senantiasa cinta kepada tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara. 

    "Bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama serta seluruh komponen lainnya," kata Subykto. 

    Ia mengatakan dalam pasal 27 ayat 33 UUD 1945 mengatakan warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara. Sebab dasar bela negara sangat penting dan dibutuhkan, jika dilihat pada era perkembangan jaman digital saat ini, potensi ancaman yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa sangat kompleks dan multidimensi. 

    "Contoh nyata saat ini radikalisme, terorisme dan penyalahgunaan narkoba telah menjadi ancaman nyata yang kita hadapi," ungkapnya. 

    Salah satu harapan dengan sosialisasi tersebut, Kemhan meminta para perangkat desa dapat menjadi agen perubahan sekaligus role model untuk mengaktualisasikan dan menyebarluaskan nilai dasar bela negara kepada masyarakat.

    Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan sosialisasi ini sangat penting dalam mengatasi dan mengantisipasi yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat. 

    "Sosialisasi ini harus dilaksanakan dengan masif, terstruktur, dan terkoordinasi melalui program yang terintegtasi dalam seluruh sistem yang ada di masyarakat," ucap Taufik. 

    Peran perangkat desa, kata dia, sangat diperlukan dalam melakukan pembinaan kesadaran bela negara di lingkup masyarakat, melalui pembiasaan dan keteladanan. 

    "Ini juga perlu dilakukan oleh para tokoh masyarakat melalui pembiasaan dan pemberdayaan warga di rumah dan masyarakat, serta membentuk budaya masyarakat," Pungkasnya. 

    Ia berpesan, agar peserta mengikuti semua kegiatan sosialisasi dengan sungguh-sungguh, dan mengaplikasikan hasilnya di lingkungan masyarakat.

    (Sf/By)