Cari disini...
Seputar Kaltim
Foto bersama saat kegiatan penyerahan simbolis oleh Pemkab Berau, di Kantor Dinas Sosial, Senin (8/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Sebanyak 210 penyandang disabilitas dari 10 kelurahan di Kabupaten Berau menerima bantuan sosial dan alat bantu yang diserahkan secara simbolis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau di Kantor Dinas Sosial, Senin (8/12/2025).
Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Dimana kegiatan ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan tema "Membina masyarakat yang inklusif disabilitas untuk memajukan kemajuan sosial".
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.
"Program ini adalah wujud kepedulian pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016," ujar Sri Juniarsih.
Total bantuan sosial yang disalurkan mencapai Rp630 juta, di mana masing-masing dari 210 penerima manfaat memperoleh Rp3 juta.
"Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan bantuan sosial senilai Rp630 juta kepada 210 penerima manfaat dari 10 kelurahan se-Kabupaten Berau," jelasnya.
Selain itu, Pemkab Berau juga menyerahkan 30 alat bantu, termasuk motor disabilitas, kaki palsu bawah lutut, alat bantu dengar, tongkat tuna netra, tongkat tuna daksa, kursi roda anak, dan kursi roda dewasa.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para penerima dan memberikan manfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia pun meminta jajaran dinas terkait yakni Dinas Sosial untuk terus berinovasi dan memperkuat implementasi kebijakan yang berpihak kepada penyandang disabilitas.
"Ini tugas kita bersama mewujudkan ruang yang adil bagi penyandang disabilitas. Kita harus memastikan implementasi aturan berjalan baik dan memberikan dampak nyata," tuturnya.
Terakhir, Sri juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian dan mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif di Kabupaten Berau.
"Laksanakan program pemberdayaan hidup, penuhi fasilitas ramah disabilitas di tempat umum, tingkatkan partisipasi penyandang disabilitas, dan sinergikan seluruh kebijakan dengan perangkat terkait," tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Foto bersama saat kegiatan penyerahan simbolis oleh Pemkab Berau, di Kantor Dinas Sosial, Senin (8/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Sebanyak 210 penyandang disabilitas dari 10 kelurahan di Kabupaten Berau menerima bantuan sosial dan alat bantu yang diserahkan secara simbolis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau di Kantor Dinas Sosial, Senin (8/12/2025).
Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Dimana kegiatan ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan tema "Membina masyarakat yang inklusif disabilitas untuk memajukan kemajuan sosial".
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.
"Program ini adalah wujud kepedulian pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016," ujar Sri Juniarsih.
Total bantuan sosial yang disalurkan mencapai Rp630 juta, di mana masing-masing dari 210 penerima manfaat memperoleh Rp3 juta.
"Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan bantuan sosial senilai Rp630 juta kepada 210 penerima manfaat dari 10 kelurahan se-Kabupaten Berau," jelasnya.
Selain itu, Pemkab Berau juga menyerahkan 30 alat bantu, termasuk motor disabilitas, kaki palsu bawah lutut, alat bantu dengar, tongkat tuna netra, tongkat tuna daksa, kursi roda anak, dan kursi roda dewasa.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para penerima dan memberikan manfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia pun meminta jajaran dinas terkait yakni Dinas Sosial untuk terus berinovasi dan memperkuat implementasi kebijakan yang berpihak kepada penyandang disabilitas.
"Ini tugas kita bersama mewujudkan ruang yang adil bagi penyandang disabilitas. Kita harus memastikan implementasi aturan berjalan baik dan memberikan dampak nyata," tuturnya.
Terakhir, Sri juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian dan mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif di Kabupaten Berau.
"Laksanakan program pemberdayaan hidup, penuhi fasilitas ramah disabilitas di tempat umum, tingkatkan partisipasi penyandang disabilitas, dan sinergikan seluruh kebijakan dengan perangkat terkait," tandasnya.
(Sf/Rs)