Seputar Kaltim

    2024 Telah Usai, Ini Rangkaian Kaleidoskop di PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    01 Januari 2025 pukul 12:58 WITA

    Kantor Pemkab PPU.(Istimewa)

    TAHUN 2024 sudah berlalu, satu tahun kalender yang diisi dengan 12 bulan, 52 minggu, 365 hari telah dilalui dengan menyisakan insiden suka maupun duka di seluruh penjuru dunia, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    Lalu peristiwa apa saja yang terjadi di wilayah yang memiliki julukan Benuo Taka ini? Berikut kejadian-kejadian yang berhasil dirangkum melalui data, informasi dan riset yang diperoleh dari sumber terpercaya.

    1. Pelajar SMK di Babulu Bunuh Satu Keluarga karena Dendam

    Pada 6 Februari 2024 lalu telah terjadi insiden yang menggemparkan masyarakat Indonesia. Ini dikarenakan, seorang pelajar yang tengah duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Babulu, PPU telah menghilangkan nyawa satu keluarga yang beranggotakan lima orang, yakni W (35), SW (34) yang merupakan pasangan suami-istri dan tiga anaknya karena dipicu dendam pribadi.

    Pelaku kala itu menuai kecaman dari berbagai pihak karena tindakannya yang diluar akal sehat. Sebab setelah membunuh, pelaku sempat memperkosa jasad SW (34) yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga dan anak perempuannya.

    Kini, pelaku telah divonis hukuman 20 tahun penjara dan rumah korban yang menjadi Tempat Kejadian Perkara telah dirobohkan pada 10 Februari 2024 lalu.

    2. Penangkapan 9 Petani Saloloang Diduga Halangi Proyek IKN

    Pada 24 Februari 2024 lalu terjadi ketegangan antara kelompok petani Saloloang dan aparat kepolisian dari Polda Kaltim di Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

    Kala itu, sembilan petani tiba-tiba yang tengah berkumpul langsung diringkus aparat kepolisian tanpa peringatan karena dianggap menghalang-halangi proyek pembangunan bandara Very Very Important Person (VVIP) IKN. 

    Padahal, para petani kala itu hanya menuntut hak atas penggusuran lahan, kebun dan ladang yang diambil untuk proyek pembangunan strategis itu.

    Namun, sembilan petani tersebut telah dibebaskan atas permintaan Pj Bupati PPU periode 2023-2024, Makmur Marbun.

    3. Kecelakaan Speedboat di Perairan PPU Telan 2 Nyawa

    Sebuah speedboat atau kapal cepat dengan jumlah penumpang tujuh orang mengalami kecelakaan, akibat menabrak kapal tongkang di perairan Kecamatan Gunung Seteleng, Penajam Paser Utara (PPU) pada 21 Juli 2024 lalu.

    Tragedi ini menelan korban jiwa sebanyak dua orang, sedangkan korban yang selamat ada lima orang. Kala itu, salah satu jasad korban masih dalam pencarian. Namun, berselang satu hari setelah kejadian, satu jasad ditemukan di perairan Buluminung.

    4. Akibat Lalai Jalankan Tugas, 7 Tahanan di Polres PPU Berhasil Kabur 

    Sebanyak tujuh tahanan Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil melarikan diri dari tempat tahanan pada 21 September 2024 lalu. Lolosnya para tahanan ini dikarenakan lalainya tiga petugas yang sedang berjaga di sel Mapolres PPU.

    Kala itu, para petugas tidak memperhatikan gerak-gerik mencurigakan dari tahanan saat ingin melaksanakan salat magrib. Bahkan, salah seorang petugas sempat mengizinkan para tahanan untuk menggunakan handphone miliknya. Namun, kini semua pelaku sudah ditangkap kembali meski satu tahanan sempat kabur selama sebulan. 

    5. Penemuan Jasad Pekerja IKN di dalam Mess

    Warga Desa Bukit Raya sempat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria di sebuah mess di Jalan Sidenreng RT 03, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) pada 2 Desember 2024 lalu.

    Sesosok mayat ini ditemukan dalam posisi terkapar dengan kondisi di sekelilingnya banyak bekas muntah, tetapi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Saat ditelusuri, korban ternyata seorang pekerja di proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Kini, Polsek Sepaku tengah memeriksa beberapa saksi untuk menggali informasi lebih lanjut terkait aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

    6. Pemilik Kafe di Pantai Nipah-nipah Diringkus Polisi, Akibat Perdagangan Anak di Bawah Umur 

    Seorang pria paruh baya berinisial AM (60) berhasil dibekuk aparat kepolisian akibat melakukan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap seorang gadis dibawah umur.

    Korban dipekerjakan sebagai pemandu lagu atau biasa disebut LC sejak 2023 lalu di Cafe 99 di Pantai Sipakario, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU).

    Bahkan, kala itu aparat kepolisian menemukan korban sedang menemani para pengunjung mengonsumsi minuman keras atau beralkohol. Kini, pelaku sedang menjalani hukuman dan perizinan usaha dicabut.

    7. Tak Terima Ditegur Main Hp, Wanita 27 Tahun di Sepaku Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri 

    Seorang wanita berinisial YT (27) asal Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) tega membunuh AR (61), ayah kandungnya sendiri karena tidak terima ditegur keseringan main Handphone (HP) pada 28 November 2024 lalu.

    Kala itu, pelaku sedang mengupas buah mangga menggunakan pisau dapur.

    Saat mengupas, pelaku mendapatkan sejumlah perkataan tidak mengenakkan dari korban. Perkataan tersebut membuat pelaku naik pitam dan menusuk korban di kediamannya sendiri.

    Dari keterangan beberapa saksi, pelaku diduga mengidap gangguan jiwa dan kini telah dibawa ke rumah sakit di Samarinda untuk mendapatkan perawatan intensif.

    8. Presiden Jokowi Rayakan HUT RI ke-79 di IKN

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024.

    Ucapara tersebut merupakan sebuah sejarah bagi masyarakat Indonesia karena perayaannya digelar di IKN yang digadang-gadang sebagai Ibu Kota Baru Indonesia setelah Jakarta.

    Kala itu, Jokowi mengatakan selesainya pembangunan pada proyek strategis nasional itu, setidaknya membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    2024 Telah Usai, Ini Rangkaian Kaleidoskop di PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    01 Januari 2025 pukul 12:58 WITA

    Kantor Pemkab PPU.(Istimewa)

    TAHUN 2024 sudah berlalu, satu tahun kalender yang diisi dengan 12 bulan, 52 minggu, 365 hari telah dilalui dengan menyisakan insiden suka maupun duka di seluruh penjuru dunia, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    Lalu peristiwa apa saja yang terjadi di wilayah yang memiliki julukan Benuo Taka ini? Berikut kejadian-kejadian yang berhasil dirangkum melalui data, informasi dan riset yang diperoleh dari sumber terpercaya.

    1. Pelajar SMK di Babulu Bunuh Satu Keluarga karena Dendam

    Pada 6 Februari 2024 lalu telah terjadi insiden yang menggemparkan masyarakat Indonesia. Ini dikarenakan, seorang pelajar yang tengah duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Babulu, PPU telah menghilangkan nyawa satu keluarga yang beranggotakan lima orang, yakni W (35), SW (34) yang merupakan pasangan suami-istri dan tiga anaknya karena dipicu dendam pribadi.

    Pelaku kala itu menuai kecaman dari berbagai pihak karena tindakannya yang diluar akal sehat. Sebab setelah membunuh, pelaku sempat memperkosa jasad SW (34) yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga dan anak perempuannya.

    Kini, pelaku telah divonis hukuman 20 tahun penjara dan rumah korban yang menjadi Tempat Kejadian Perkara telah dirobohkan pada 10 Februari 2024 lalu.

    2. Penangkapan 9 Petani Saloloang Diduga Halangi Proyek IKN

    Pada 24 Februari 2024 lalu terjadi ketegangan antara kelompok petani Saloloang dan aparat kepolisian dari Polda Kaltim di Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

    Kala itu, sembilan petani tiba-tiba yang tengah berkumpul langsung diringkus aparat kepolisian tanpa peringatan karena dianggap menghalang-halangi proyek pembangunan bandara Very Very Important Person (VVIP) IKN. 

    Padahal, para petani kala itu hanya menuntut hak atas penggusuran lahan, kebun dan ladang yang diambil untuk proyek pembangunan strategis itu.

    Namun, sembilan petani tersebut telah dibebaskan atas permintaan Pj Bupati PPU periode 2023-2024, Makmur Marbun.

    3. Kecelakaan Speedboat di Perairan PPU Telan 2 Nyawa

    Sebuah speedboat atau kapal cepat dengan jumlah penumpang tujuh orang mengalami kecelakaan, akibat menabrak kapal tongkang di perairan Kecamatan Gunung Seteleng, Penajam Paser Utara (PPU) pada 21 Juli 2024 lalu.

    Tragedi ini menelan korban jiwa sebanyak dua orang, sedangkan korban yang selamat ada lima orang. Kala itu, salah satu jasad korban masih dalam pencarian. Namun, berselang satu hari setelah kejadian, satu jasad ditemukan di perairan Buluminung.

    4. Akibat Lalai Jalankan Tugas, 7 Tahanan di Polres PPU Berhasil Kabur 

    Sebanyak tujuh tahanan Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil melarikan diri dari tempat tahanan pada 21 September 2024 lalu. Lolosnya para tahanan ini dikarenakan lalainya tiga petugas yang sedang berjaga di sel Mapolres PPU.

    Kala itu, para petugas tidak memperhatikan gerak-gerik mencurigakan dari tahanan saat ingin melaksanakan salat magrib. Bahkan, salah seorang petugas sempat mengizinkan para tahanan untuk menggunakan handphone miliknya. Namun, kini semua pelaku sudah ditangkap kembali meski satu tahanan sempat kabur selama sebulan. 

    5. Penemuan Jasad Pekerja IKN di dalam Mess

    Warga Desa Bukit Raya sempat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria di sebuah mess di Jalan Sidenreng RT 03, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) pada 2 Desember 2024 lalu.

    Sesosok mayat ini ditemukan dalam posisi terkapar dengan kondisi di sekelilingnya banyak bekas muntah, tetapi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Saat ditelusuri, korban ternyata seorang pekerja di proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Kini, Polsek Sepaku tengah memeriksa beberapa saksi untuk menggali informasi lebih lanjut terkait aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

    6. Pemilik Kafe di Pantai Nipah-nipah Diringkus Polisi, Akibat Perdagangan Anak di Bawah Umur 

    Seorang pria paruh baya berinisial AM (60) berhasil dibekuk aparat kepolisian akibat melakukan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap seorang gadis dibawah umur.

    Korban dipekerjakan sebagai pemandu lagu atau biasa disebut LC sejak 2023 lalu di Cafe 99 di Pantai Sipakario, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU).

    Bahkan, kala itu aparat kepolisian menemukan korban sedang menemani para pengunjung mengonsumsi minuman keras atau beralkohol. Kini, pelaku sedang menjalani hukuman dan perizinan usaha dicabut.

    7. Tak Terima Ditegur Main Hp, Wanita 27 Tahun di Sepaku Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri 

    Seorang wanita berinisial YT (27) asal Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) tega membunuh AR (61), ayah kandungnya sendiri karena tidak terima ditegur keseringan main Handphone (HP) pada 28 November 2024 lalu.

    Kala itu, pelaku sedang mengupas buah mangga menggunakan pisau dapur.

    Saat mengupas, pelaku mendapatkan sejumlah perkataan tidak mengenakkan dari korban. Perkataan tersebut membuat pelaku naik pitam dan menusuk korban di kediamannya sendiri.

    Dari keterangan beberapa saksi, pelaku diduga mengidap gangguan jiwa dan kini telah dibawa ke rumah sakit di Samarinda untuk mendapatkan perawatan intensif.

    8. Presiden Jokowi Rayakan HUT RI ke-79 di IKN

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024.

    Ucapara tersebut merupakan sebuah sejarah bagi masyarakat Indonesia karena perayaannya digelar di IKN yang digadang-gadang sebagai Ibu Kota Baru Indonesia setelah Jakarta.

    Kala itu, Jokowi mengatakan selesainya pembangunan pada proyek strategis nasional itu, setidaknya membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun. 

    (Sf/By)