Seputar Kaltim

    20 Makam di Kuburan Muslimin Loa Kulu Hancur Akibat Tanah Amblas

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    31 Januari 2025 pukul 19:07 WITA

    Salah satu makam mengalami ketusakan akibat pergeseran tanah yang terjadi di makam muslimin Desa Loa Kulu Kota. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sebanyak 20 makam di Kuburan Muslimin yang terletak di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) hancur parah akibat tanah amblas.

    Pengurus Makan, Kipli menjelaskan, hujan deras yang terjadi sejak pekan lalu menyebabkan tanah melembek dan mulai bergerak.

    "Amblasnya tanah ini waktu hujan sekitar pukul 15.00 WITA kemarin, ada warga yang beri tau kita," kata Kipli.  

    Sekitar 20 makam mengalami kerusakan, pecah, retak, tergeser akibat kejadian tersebut.

    Pihaknya telah melakukan perbaikan dengan melibatkan seluruh RT yang berada di Kecamatan Loa Kulu. 

    Kini, Pemerintah Desa Loa Kulu Kota telah melakukan perbaikan sementara dengan cara menanam patok kayu untuk mengurangi pergeseran tanah.

    "Kita sudah coba lakukan antisipasi dengan patok kayu dibagian turap, ini kita lakukan sementara untuk mengurangi pergerakan tanah," ujarnya. 

    Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah desa jika ada makam keluarganya yang terdampak agar bisa dilakukan pendataan. 

    "Untuk warga dan Ketua RT se-Desa Loa Kulu Kota. Terkait dengan tingginya intensitas hujan saat ini, dihimbau juga untuk memperhatikan serta membersihkan lingkungan dari sampah, baik parit maupun lingkungan sekitar rumah, demi menghindari tersumbatnya saluran air sekaligus mencegah terjadinya wabah Demam Berdarah. Hati-hati terhadap hewan liar masuk kerumah, perhatikan instalasi listrik. Segera Lapor pihak terkait jika diperlukan, tetap waspada," tutupnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    20 Makam di Kuburan Muslimin Loa Kulu Hancur Akibat Tanah Amblas

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    31 Januari 2025 pukul 19:07 WITA

    Salah satu makam mengalami ketusakan akibat pergeseran tanah yang terjadi di makam muslimin Desa Loa Kulu Kota. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sebanyak 20 makam di Kuburan Muslimin yang terletak di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) hancur parah akibat tanah amblas.

    Pengurus Makan, Kipli menjelaskan, hujan deras yang terjadi sejak pekan lalu menyebabkan tanah melembek dan mulai bergerak.

    "Amblasnya tanah ini waktu hujan sekitar pukul 15.00 WITA kemarin, ada warga yang beri tau kita," kata Kipli.  

    Sekitar 20 makam mengalami kerusakan, pecah, retak, tergeser akibat kejadian tersebut.

    Pihaknya telah melakukan perbaikan dengan melibatkan seluruh RT yang berada di Kecamatan Loa Kulu. 

    Kini, Pemerintah Desa Loa Kulu Kota telah melakukan perbaikan sementara dengan cara menanam patok kayu untuk mengurangi pergeseran tanah.

    "Kita sudah coba lakukan antisipasi dengan patok kayu dibagian turap, ini kita lakukan sementara untuk mengurangi pergerakan tanah," ujarnya. 

    Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah desa jika ada makam keluarganya yang terdampak agar bisa dilakukan pendataan. 

    "Untuk warga dan Ketua RT se-Desa Loa Kulu Kota. Terkait dengan tingginya intensitas hujan saat ini, dihimbau juga untuk memperhatikan serta membersihkan lingkungan dari sampah, baik parit maupun lingkungan sekitar rumah, demi menghindari tersumbatnya saluran air sekaligus mencegah terjadinya wabah Demam Berdarah. Hati-hati terhadap hewan liar masuk kerumah, perhatikan instalasi listrik. Segera Lapor pihak terkait jika diperlukan, tetap waspada," tutupnya. 

    (Sf/By)