Cari disini...
Seputar Kaltim
Korban yang tersengat listrik. (Foto: Dok. Relawan Satria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dua warga Loa Bakung, Samarinda, yakni Ahmadi (60) dan anaknya, Rahmat (24), mengalami sengatan listrik saat sedang memperbaiki kanopi rumah pada Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.00 WITA. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa nahas ini terjadi saat kedua korban hendak mengangkat material perbaikan kanopi ke lantai tiga. Saat hendak naik ke pagar, seng yang diangkat tersangkut kabel listrik sehingga menyebabkan keduanya tersengat.
"Tadi mau baikin kanopi, terus angkat besi sama seng, disitu ada kabel kan, jadi ke samping naik ke atas. Pas mau naik ke pagar, sengnya ketiup angin terus tersengat," ungkap Rahmat saat menceritakan kronologi kejadian.
Rahmat menjelaskan bahwa dirinya hanya membantu ayahnya dalam perbaikan kanopi tersebut. Kejadian berlangsung sangat cepat sehingga ia hanya ingat sebagian kejadian tersebut.
"Saya hanya bantu angkat-angkat barang, dan memang bapak lagi kerja untuk baikin kanopi rumah orang," tambahnya.
Tim relawan Satria Samarinda yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Christopher, salah satu relawan, mengatakan bahwa kedua korban mengalami luka bakar yang cukup serius.
"Korban pertama (Ahmadi) luka bakar sekitar 40 persen. Dan korban kedua (Rahmat) mengalami luka bakar sedikit di tangannya," jelasnya.
Proses evakuasi kedua korban sempat mengalami kendala karena lokasi kejadian yang cukup tinggi. Tim relawan akhirnya menggunakan scoop stretcher untuk mengevakuasi kedua korban.
"Kami menunggu damkar agak terlalu jauh dari lokasi kejadian, maka dari itu kita langsung melakukan proses evakuasi secepatnya," tutup Christopher.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Korban yang tersengat listrik. (Foto: Dok. Relawan Satria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dua warga Loa Bakung, Samarinda, yakni Ahmadi (60) dan anaknya, Rahmat (24), mengalami sengatan listrik saat sedang memperbaiki kanopi rumah pada Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.00 WITA. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa nahas ini terjadi saat kedua korban hendak mengangkat material perbaikan kanopi ke lantai tiga. Saat hendak naik ke pagar, seng yang diangkat tersangkut kabel listrik sehingga menyebabkan keduanya tersengat.
"Tadi mau baikin kanopi, terus angkat besi sama seng, disitu ada kabel kan, jadi ke samping naik ke atas. Pas mau naik ke pagar, sengnya ketiup angin terus tersengat," ungkap Rahmat saat menceritakan kronologi kejadian.
Rahmat menjelaskan bahwa dirinya hanya membantu ayahnya dalam perbaikan kanopi tersebut. Kejadian berlangsung sangat cepat sehingga ia hanya ingat sebagian kejadian tersebut.
"Saya hanya bantu angkat-angkat barang, dan memang bapak lagi kerja untuk baikin kanopi rumah orang," tambahnya.
Tim relawan Satria Samarinda yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Christopher, salah satu relawan, mengatakan bahwa kedua korban mengalami luka bakar yang cukup serius.
"Korban pertama (Ahmadi) luka bakar sekitar 40 persen. Dan korban kedua (Rahmat) mengalami luka bakar sedikit di tangannya," jelasnya.
Proses evakuasi kedua korban sempat mengalami kendala karena lokasi kejadian yang cukup tinggi. Tim relawan akhirnya menggunakan scoop stretcher untuk mengevakuasi kedua korban.
"Kami menunggu damkar agak terlalu jauh dari lokasi kejadian, maka dari itu kita langsung melakukan proses evakuasi secepatnya," tutup Christopher.
(Sf/Rs)