Cari disini...
Seputar Kaltim
Banjir di Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman. (Tangkapan Layar)
Tenggarong - Dua Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terendam banjir sejak beberapa hari lalu.
Dari pantauan seputarfakta.com melalui Facebook, kini banjir naik setinggi paha orang dewasa. Sejumlah fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Bantuan (Pusban) serta perumahan warga juga terendam banjir.
"Muara Kaman dan Kota Bangun Darat, ketinggian air sepinggang orang dewasa," kata Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Eko Suryawinata, Rabu (9/4/2025).
Eko mengatakan banjir di Desa Sarinadi Kota Bangun darat ini berada di Blok D, G, H, dengan ketinggian air 50 cm-130 cm. Perkantoran, sekolah dan sebagian rumah serta jalan yang menjadi akses utama warga terendam banjir, akibatnya arus lalu lintas terganggu.
"Kita sudah ambil langkah dengan mendirikan pos gabungan, tenda pengungsian, dapur umum, patroli gabungan juga dilakukan untuk menghimbau masyarakat yang bermukim di pinggir sungai supaya lebih waspada terhadap curah hujan yang tinggi dan mewaspadai kiriman air dari sungai Kedang Ipil," ujarnya.
Sementara, untuk lokasi banjir yang ada di Desa Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman masih dalam pantaun oleh BPBD Kukar.
"Air susah untuk turun karena gorong-gorong tersendat akibat semenisasi jalan, tim sedang menuju ke lokasi, nanti kita akan cek terlebih dahulu," ucapnya.
Eko menyebut kondisi cuaca yang sulit untuk diprediksi, bisa membuat banjir berlangsung selama 3-4 hari. "Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada dan mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Banjir di Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman. (Tangkapan Layar)
Tenggarong - Dua Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terendam banjir sejak beberapa hari lalu.
Dari pantauan seputarfakta.com melalui Facebook, kini banjir naik setinggi paha orang dewasa. Sejumlah fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Bantuan (Pusban) serta perumahan warga juga terendam banjir.
"Muara Kaman dan Kota Bangun Darat, ketinggian air sepinggang orang dewasa," kata Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Eko Suryawinata, Rabu (9/4/2025).
Eko mengatakan banjir di Desa Sarinadi Kota Bangun darat ini berada di Blok D, G, H, dengan ketinggian air 50 cm-130 cm. Perkantoran, sekolah dan sebagian rumah serta jalan yang menjadi akses utama warga terendam banjir, akibatnya arus lalu lintas terganggu.
"Kita sudah ambil langkah dengan mendirikan pos gabungan, tenda pengungsian, dapur umum, patroli gabungan juga dilakukan untuk menghimbau masyarakat yang bermukim di pinggir sungai supaya lebih waspada terhadap curah hujan yang tinggi dan mewaspadai kiriman air dari sungai Kedang Ipil," ujarnya.
Sementara, untuk lokasi banjir yang ada di Desa Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman masih dalam pantaun oleh BPBD Kukar.
"Air susah untuk turun karena gorong-gorong tersendat akibat semenisasi jalan, tim sedang menuju ke lokasi, nanti kita akan cek terlebih dahulu," ucapnya.
Eko menyebut kondisi cuaca yang sulit untuk diprediksi, bisa membuat banjir berlangsung selama 3-4 hari. "Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada dan mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi," pungkasnya.
(Sf/Lo)