Cari disini...
Seputar Kaltim
Belasan rumah warga di Kecamatan Babulu Terendam Banjir (dok. BPBD PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Sebanyak 18 rumahyang dihuni 52 jiwa di Desa Labangka Barat dan Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara terendam banjir, Kamis (9/5/2024) pagi tadi.
Kepala BPBD PPU, Kuncoro mengatakan banjir disebabkan hujan deraa yang mengguyur wilayah tersebut selama sembilan jam lamanya, sehingga menyebabkan meluapnya air sungai dan merendam rumah warga.
“Banjir mulai merendam sekira pukul 4.00 WITA dini hari dan laporan masuk pada pukul 05.08 WITA,” kata Kuncoro.
Tinggi Muka Air (TMA) di halaman rumah warga hingga mencapai setinggi pinggang orang dewasa atau 30 Cenitmeter (Cm) sampai 40 Cm.
“Tinggi muka air dihalaman rumah mencapai 30-40 Cm dan di dalam rumah 5-10 Cm,” kata Kuncoro.
Di lokasi banjir, personel BPBD melakukan pembersihan saluran drainase dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dilakukan normalisasi sungai di lokasi terdampak.
“Perlu dilakukan normalisasi dan pembersihan aliran sungai atau drainase di sekitar lokasi banjir,” terangnya.
Kondisi terkini di wilayah terdampak, secara keseluruhan TMA sudah surut dan air sudah tidak masuk ke dalam rumah warga, hanya saja air masih menggenang di halaman rumah.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Belasan rumah warga di Kecamatan Babulu Terendam Banjir (dok. BPBD PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Sebanyak 18 rumahyang dihuni 52 jiwa di Desa Labangka Barat dan Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara terendam banjir, Kamis (9/5/2024) pagi tadi.
Kepala BPBD PPU, Kuncoro mengatakan banjir disebabkan hujan deraa yang mengguyur wilayah tersebut selama sembilan jam lamanya, sehingga menyebabkan meluapnya air sungai dan merendam rumah warga.
“Banjir mulai merendam sekira pukul 4.00 WITA dini hari dan laporan masuk pada pukul 05.08 WITA,” kata Kuncoro.
Tinggi Muka Air (TMA) di halaman rumah warga hingga mencapai setinggi pinggang orang dewasa atau 30 Cenitmeter (Cm) sampai 40 Cm.
“Tinggi muka air dihalaman rumah mencapai 30-40 Cm dan di dalam rumah 5-10 Cm,” kata Kuncoro.
Di lokasi banjir, personel BPBD melakukan pembersihan saluran drainase dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dilakukan normalisasi sungai di lokasi terdampak.
“Perlu dilakukan normalisasi dan pembersihan aliran sungai atau drainase di sekitar lokasi banjir,” terangnya.
Kondisi terkini di wilayah terdampak, secara keseluruhan TMA sudah surut dan air sudah tidak masuk ke dalam rumah warga, hanya saja air masih menggenang di halaman rumah.
(Sf/By)