Seputar Kaltim

    13 Kaki Palsu Disalurkan, Pemkot Balikpapan Berikan Motivasi ke Penyandang Disabilitas

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pemerintah Kota Balikpapan mendukung pemenuhan hak dan peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas di Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan berupa 13 kaki palsu kepada penyandang disabilitas (tuna daksa) di Kota Balikpapan.

    Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, di Sekretariat Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia, Kamis (7/8/2025).

    Program ini merupakan bagian dari upaya Dinsos untuk mendukung pemenuhan hak dan peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas di Balikpapan.

    “Bantuan ini diberikan oleh pemerintah kota, dan sebelumnya juga hasil kerja sama dan partisipasi dari sejumlah perusahaan swasta yang peduli terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ucap Bagus usai menyerahkan bantuan.

    Ia juga menekankan pentingnya dukungan moral dan sosial kepada para penerima bantuan. Pemkot Balikpapan, lanjutnya, ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas tetap memiliki semangat dan kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial.

    “Kami harus terus memberi motivasi agar mereka tidak kecil hati. Pemerintah hadir untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya, agar mereka bisa menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.

    Sebelum penyaluran bantuan, Dinsos melakukan serangkaian proses mulai dari pengukuran kaki palsu untuk masing-masing penerima, dilanjutkan dengan proses produksi yang memakan waktu sekitar 10 hari.

    Setelah semuanya siap, kaki palsu diserahkan langsung kepada penerima manfaat pada tanggal 7 Agustus 2025.

    “Dinsos berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas di masa mendatang,” harapnya.

    Pemkot juga berkomitmen untuk memberikan fasilitas dan akses yang lebih inklusif bagi seluruh warga, tanpa terkecuali.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    13 Kaki Palsu Disalurkan, Pemkot Balikpapan Berikan Motivasi ke Penyandang Disabilitas

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pemerintah Kota Balikpapan mendukung pemenuhan hak dan peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas di Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan berupa 13 kaki palsu kepada penyandang disabilitas (tuna daksa) di Kota Balikpapan.

    Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, di Sekretariat Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia, Kamis (7/8/2025).

    Program ini merupakan bagian dari upaya Dinsos untuk mendukung pemenuhan hak dan peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas di Balikpapan.

    “Bantuan ini diberikan oleh pemerintah kota, dan sebelumnya juga hasil kerja sama dan partisipasi dari sejumlah perusahaan swasta yang peduli terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ucap Bagus usai menyerahkan bantuan.

    Ia juga menekankan pentingnya dukungan moral dan sosial kepada para penerima bantuan. Pemkot Balikpapan, lanjutnya, ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas tetap memiliki semangat dan kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial.

    “Kami harus terus memberi motivasi agar mereka tidak kecil hati. Pemerintah hadir untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya, agar mereka bisa menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.

    Sebelum penyaluran bantuan, Dinsos melakukan serangkaian proses mulai dari pengukuran kaki palsu untuk masing-masing penerima, dilanjutkan dengan proses produksi yang memakan waktu sekitar 10 hari.

    Setelah semuanya siap, kaki palsu diserahkan langsung kepada penerima manfaat pada tanggal 7 Agustus 2025.

    “Dinsos berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas di masa mendatang,” harapnya.

    Pemkot juga berkomitmen untuk memberikan fasilitas dan akses yang lebih inklusif bagi seluruh warga, tanpa terkecuali.

    (Sf/Rs)