Seputar Kaltim

    10 Bangunan di Samarinda Hangus Dilalap Api, Diduga karena Listrik

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    10 Oktober 2024 pukul 09:00 WITA

    Kobaran api yang melahap 10 bangunan di RT 9 dan 10 Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, Rabu (9/10/2024) malam. (Foto: Dokumentasi Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk yang ada di Jalan Kakap Gang 1, 2, dan 3, RT 9 dan 10, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, pada Rabu (9/10/2024) malam.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.40 WITA ini menghanguskan 10 bangunan, terdiri dari beberapa rumah bangsalan serta rumah tunggal.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelematan Kota Samarinda, Hendra AH, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 21.40 WITA. 

    "Kami langsung mengerahkan delapan truk pemadam kebakaran dan satu unit URC (Unit Reaksi Cepat), dibantu oleh para relawan serta instansi terkait," ujar Hendra. 

    Bangunan yang terbakar terdiri dari dua rumah bangsalan dengan dua dan tiga pintu bertingkat, satu rumah bangsalan dua dan tiga pintu tidak bertingkat, serta enam rumah tunggal. Total penghuni di area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 15 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 33 jiwa.

    Api yang berkobar besar itu memakan waktu pemadaman kurang lebih dua jam karena kondisi lokasi yang sempit dan struktur rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, membuat api cepat merambat ke bangunan lainnya. 

    "Ada sekitar lima bangunan lain juga terdampak," ungkapnya. 

    Meski kebakaran ini cukup menghanguskan banyak bangunan, beruntungnya tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Penyebab kebakaran diduga sementara akibat dari adanya korsleting listrik. 

    Akses menuju lokasi kejadian yang sempit menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Di mana gang-gang yang ada cukup sempit, sehingga cukup menyulitkan pihaknya dalam memobilisasi armada dan petugas.

    "Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan," pungkasnya. 


    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    10 Bangunan di Samarinda Hangus Dilalap Api, Diduga karena Listrik

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    10 Oktober 2024 pukul 09:00 WITA

    Kobaran api yang melahap 10 bangunan di RT 9 dan 10 Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, Rabu (9/10/2024) malam. (Foto: Dokumentasi Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk yang ada di Jalan Kakap Gang 1, 2, dan 3, RT 9 dan 10, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, pada Rabu (9/10/2024) malam.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.40 WITA ini menghanguskan 10 bangunan, terdiri dari beberapa rumah bangsalan serta rumah tunggal.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelematan Kota Samarinda, Hendra AH, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 21.40 WITA. 

    "Kami langsung mengerahkan delapan truk pemadam kebakaran dan satu unit URC (Unit Reaksi Cepat), dibantu oleh para relawan serta instansi terkait," ujar Hendra. 

    Bangunan yang terbakar terdiri dari dua rumah bangsalan dengan dua dan tiga pintu bertingkat, satu rumah bangsalan dua dan tiga pintu tidak bertingkat, serta enam rumah tunggal. Total penghuni di area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 15 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 33 jiwa.

    Api yang berkobar besar itu memakan waktu pemadaman kurang lebih dua jam karena kondisi lokasi yang sempit dan struktur rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, membuat api cepat merambat ke bangunan lainnya. 

    "Ada sekitar lima bangunan lain juga terdampak," ungkapnya. 

    Meski kebakaran ini cukup menghanguskan banyak bangunan, beruntungnya tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Penyebab kebakaran diduga sementara akibat dari adanya korsleting listrik. 

    Akses menuju lokasi kejadian yang sempit menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Di mana gang-gang yang ada cukup sempit, sehingga cukup menyulitkan pihaknya dalam memobilisasi armada dan petugas.

    "Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan," pungkasnya. 


    (Sf/Rs)