Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Disdukcapil PPU, Mawar.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) mendata ada 1.700 pemilih pemula yang belum melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).
Sekretaris Disdukcapil PPU Mawar mengaku sedang menggencarkan perekaman bagi pemilih pemula dengan menggunakan sistem jemput bola, yaitu mengunjungi sekolah dan desa di PPU.
"Kami setiap hari melakukan perekaman kepada pemilih pemula, baik itu melalui kantor maupun jemput bola," ucapnya Selasa (31/7/2024).
Disdukcapil PPU tetap optimis menargetkan semua pemilih pemula akan miliki e-KTP sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak nanti, meski terdapat beberapa kendala.
"Para pelajar itu banyak sekali alasannya ketika dilakukan perekaman, rata-rata mereka tidak mau difoto jika menggunakan pakaian sekolah. Mereka tuh pengennya dandan dulu, itu yang menjadi kami ketika melakukan jemput bola," sebutnya.
Mawar mengungkapkan, antusiasme pemilih pemula juga masih kurang. Ini terbukti ketika Disdukcapil PPU melakukan kunjungan ke salah satu sekolah, tetapi dari ratusan pelajar yang berusia 17 tahun, hanya 10 hingga 15 saja yang melakukan perekaman e-KTP.
"Meskipun kami mengalami berbagai kendala, ini tak membuat semangat kami memudar untuk terus melakukan sosialisasi terhadap sekolah yang kami kunjungi, guna menuntaskan apa yang targetkan saat Pilkada 2024 nanti,"pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Disdukcapil PPU, Mawar.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) mendata ada 1.700 pemilih pemula yang belum melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).
Sekretaris Disdukcapil PPU Mawar mengaku sedang menggencarkan perekaman bagi pemilih pemula dengan menggunakan sistem jemput bola, yaitu mengunjungi sekolah dan desa di PPU.
"Kami setiap hari melakukan perekaman kepada pemilih pemula, baik itu melalui kantor maupun jemput bola," ucapnya Selasa (31/7/2024).
Disdukcapil PPU tetap optimis menargetkan semua pemilih pemula akan miliki e-KTP sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak nanti, meski terdapat beberapa kendala.
"Para pelajar itu banyak sekali alasannya ketika dilakukan perekaman, rata-rata mereka tidak mau difoto jika menggunakan pakaian sekolah. Mereka tuh pengennya dandan dulu, itu yang menjadi kami ketika melakukan jemput bola," sebutnya.
Mawar mengungkapkan, antusiasme pemilih pemula juga masih kurang. Ini terbukti ketika Disdukcapil PPU melakukan kunjungan ke salah satu sekolah, tetapi dari ratusan pelajar yang berusia 17 tahun, hanya 10 hingga 15 saja yang melakukan perekaman e-KTP.
"Meskipun kami mengalami berbagai kendala, ini tak membuat semangat kami memudar untuk terus melakukan sosialisasi terhadap sekolah yang kami kunjungi, guna menuntaskan apa yang targetkan saat Pilkada 2024 nanti,"pungkasnya.
(Sf/By)