Seputar Kaltim

    1.515 Porsi MBG Tersalurkan, Dapur SPPG Buluminung Layani 11 Sekolah di PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2025 pukul 14:07 WITA

    Potret pelaksanaan MBG di SDN 003 Penajam (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta com)

    Penajam - Makan Bergizi Gratis (MBG) di Penajam Paser Utara (PPU) mulai disalurkan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Buluminung, Rabu (1/10/2025).

    Pada tahap awal, SPPG Buluminung menyalurkan 1.515 porsi ke 11 sekolah sebagai penerima manfaat, di antaranya TK Bina Anaprasa Anggrek Putih, PAUD Pelangi Massarasa, TK Seminaris Santa Maria atau Gereja Katolik, Kabesions Kids Gereja Toraja.

    Kemudian SDN 016 Penajam, SDN 039 Penajam, SDN 006 Penajam, SDN 003 Penajam dan SMPN 022 Penajam.

    Ahli Gizi SPPG Buluminung, Agnes mengatakan penyaluran 1.515 porsi menu MBG itu dilakukan pukul 8.30-10.00 WITA, bertepatan dengan waktu menjelang istirahat sekolah.

    Penyaluran ini dilakukan saat hari produktif saja, mulai dari Senin-Jumat yang merupakan waktu masuk sekolah.

    “Ada kloter pengirimannya, ada yang pukul 8.30, 9.00, 9.30 hingga 10.00 WITA dan disalurkan pada hari sekolah saja,” ucap Agnes.

    SPPG Buluminung memastikan menu MBG yang disalurkan ke sekolah telah memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah, baik dari segi protein, karbohidrat dan lainnya.

    “Untuk pemenuhan gizi anak tentu kita memperhitungkan protein, lemak dan karbohidratnya sebelum diberikan kepada penerima manfaat,” jelasnya.

    Agnes menjelaskan setiap jenjang pendidikan memiliki besaran porsi tersendiri. PAUD-SD kelas 3 akan diberikan menu MBG porsi kecil, sementara SD kelas 4 hingga SMP akan menerima porsi sedang dan SMA, ibu hamil serta menyusui akan mendapat porsi besar.

    Tapi ibu hamil dan menyusui belum ditetapkan sebagai penerima manfaat MBG pada tahap awal dan hanya difokuskan untuk pelajar tingkat PAUD hingga SMA.

    Kini SPPG Buluminung tengah menunggu instruksi lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional (BGN) perluasan target.

    “Pada tahap awal ini balita, ibu hamil dan menyusui belum masuk sebagai penerima manfaat, kemungkinan akan menjadi penerima manfaat saat pelaksanaan tahap kedua,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    1.515 Porsi MBG Tersalurkan, Dapur SPPG Buluminung Layani 11 Sekolah di PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2025 pukul 14:07 WITA

    Potret pelaksanaan MBG di SDN 003 Penajam (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta com)

    Penajam - Makan Bergizi Gratis (MBG) di Penajam Paser Utara (PPU) mulai disalurkan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Buluminung, Rabu (1/10/2025).

    Pada tahap awal, SPPG Buluminung menyalurkan 1.515 porsi ke 11 sekolah sebagai penerima manfaat, di antaranya TK Bina Anaprasa Anggrek Putih, PAUD Pelangi Massarasa, TK Seminaris Santa Maria atau Gereja Katolik, Kabesions Kids Gereja Toraja.

    Kemudian SDN 016 Penajam, SDN 039 Penajam, SDN 006 Penajam, SDN 003 Penajam dan SMPN 022 Penajam.

    Ahli Gizi SPPG Buluminung, Agnes mengatakan penyaluran 1.515 porsi menu MBG itu dilakukan pukul 8.30-10.00 WITA, bertepatan dengan waktu menjelang istirahat sekolah.

    Penyaluran ini dilakukan saat hari produktif saja, mulai dari Senin-Jumat yang merupakan waktu masuk sekolah.

    “Ada kloter pengirimannya, ada yang pukul 8.30, 9.00, 9.30 hingga 10.00 WITA dan disalurkan pada hari sekolah saja,” ucap Agnes.

    SPPG Buluminung memastikan menu MBG yang disalurkan ke sekolah telah memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah, baik dari segi protein, karbohidrat dan lainnya.

    “Untuk pemenuhan gizi anak tentu kita memperhitungkan protein, lemak dan karbohidratnya sebelum diberikan kepada penerima manfaat,” jelasnya.

    Agnes menjelaskan setiap jenjang pendidikan memiliki besaran porsi tersendiri. PAUD-SD kelas 3 akan diberikan menu MBG porsi kecil, sementara SD kelas 4 hingga SMP akan menerima porsi sedang dan SMA, ibu hamil serta menyusui akan mendapat porsi besar.

    Tapi ibu hamil dan menyusui belum ditetapkan sebagai penerima manfaat MBG pada tahap awal dan hanya difokuskan untuk pelajar tingkat PAUD hingga SMA.

    Kini SPPG Buluminung tengah menunggu instruksi lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional (BGN) perluasan target.

    “Pada tahap awal ini balita, ibu hamil dan menyusui belum masuk sebagai penerima manfaat, kemungkinan akan menjadi penerima manfaat saat pelaksanaan tahap kedua,” tandasnya.

    (Sf/Lo)