Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Sebanyak 1.477 guru, marbot masjid hingga penjaga rumah ibadah non-muslim di Penajam Paser Utara (PPU) baru saja menerima insentif dari Program Jospol dengan total anggaran sekitar Rp2 miliar.
Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji di SMP Negeri 21 Penajam, Kamis (18/9/2025).
Ia mengatakan Program Jospol merupakan janji politik yang diusung sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim.
“Hari ini kita melakukan serah terima berupa insentif kepada seluruh guru, marbot dan penjaga rumah ibadah non-muslim sebagai penerima manfaat Program Jospol,” ujar Seno Aji.
Program unggulan yang telah dijalankan sejak Agustus 2025 lalu ini menyasar seluruh tenaga pendidik, marbot masjid dan penjaga rumah ibadah non-muslim se-Kaltim.
Bantuan keuangan ini akan disalurkan secara rutin setiap tiga bulan sekali.
“Pengalokasian insentif ini diberikan per tiga bulan sekali. Jadi sasaran program ini nggak ada kriteria tertentu, asalkan terdata dalam Disdikpora dan Kemenag saja,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Sebanyak 1.477 guru, marbot masjid hingga penjaga rumah ibadah non-muslim di Penajam Paser Utara (PPU) baru saja menerima insentif dari Program Jospol dengan total anggaran sekitar Rp2 miliar.
Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji di SMP Negeri 21 Penajam, Kamis (18/9/2025).
Ia mengatakan Program Jospol merupakan janji politik yang diusung sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim.
“Hari ini kita melakukan serah terima berupa insentif kepada seluruh guru, marbot dan penjaga rumah ibadah non-muslim sebagai penerima manfaat Program Jospol,” ujar Seno Aji.
Program unggulan yang telah dijalankan sejak Agustus 2025 lalu ini menyasar seluruh tenaga pendidik, marbot masjid dan penjaga rumah ibadah non-muslim se-Kaltim.
Bantuan keuangan ini akan disalurkan secara rutin setiap tiga bulan sekali.
“Pengalokasian insentif ini diberikan per tiga bulan sekali. Jadi sasaran program ini nggak ada kriteria tertentu, asalkan terdata dalam Disdikpora dan Kemenag saja,” tandasnya.
(Sf/Lo)