Seputar Kaltim

    1.330 KPM Bontang Terima BLTD Tiap Bulan, Anggaran Disiapkan Rp4,9 Miliar

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    01 Februari 2026 pukul 15:41 WITA

    Penyerahan BLTD bagi KPM Bontang secara simbolis. (Foto: Firman/Diskominfo Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyiapkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) bagi 1.330 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk kategori warga miskin dan rentan. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan Rp300 ribu per bulan.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan yang kini tercatat menurun signifikan.

    “Alhamdulillah angka kemiskinan kita turun dari sebelumnya sekitar 43 ribu jiwa menjadi kurang lebih 17 ribu jiwa. Persentasenya kini di level 3,21 persen dan masuk kategori baik,” ujar Neni dalam Rapat Pleno Hasil Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Kota Bontang Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (30/1/2026).

    Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati menjelaskan 1.330 KPM tersebut terdiri dari fakir miskin, lansia telantar, penyandang disabilitas telantar, serta anak yatim piatu.

    Mereka telah melalui proses verifikasi berlapis mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota, serta verifikasi faktual di lapangan. Setiap KPM akan menerima total bantuan Rp3,6 juta selama satu tahun. Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,9 miliar.

    “Penerima manfaat dikategorikan yang masuk desil 2-4 dan akan menerima Rp300 ribu per bulan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    1.330 KPM Bontang Terima BLTD Tiap Bulan, Anggaran Disiapkan Rp4,9 Miliar

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    01 Februari 2026 pukul 15:41 WITA

    Penyerahan BLTD bagi KPM Bontang secara simbolis. (Foto: Firman/Diskominfo Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyiapkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) bagi 1.330 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk kategori warga miskin dan rentan. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan Rp300 ribu per bulan.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan yang kini tercatat menurun signifikan.

    “Alhamdulillah angka kemiskinan kita turun dari sebelumnya sekitar 43 ribu jiwa menjadi kurang lebih 17 ribu jiwa. Persentasenya kini di level 3,21 persen dan masuk kategori baik,” ujar Neni dalam Rapat Pleno Hasil Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Kota Bontang Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (30/1/2026).

    Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati menjelaskan 1.330 KPM tersebut terdiri dari fakir miskin, lansia telantar, penyandang disabilitas telantar, serta anak yatim piatu.

    Mereka telah melalui proses verifikasi berlapis mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota, serta verifikasi faktual di lapangan. Setiap KPM akan menerima total bantuan Rp3,6 juta selama satu tahun. Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,9 miliar.

    “Penerima manfaat dikategorikan yang masuk desil 2-4 dan akan menerima Rp300 ribu per bulan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)