Cari disini...
Puisi
Bermilyar puja dan puji
diiringi wirid dan salawat bertalu
yang kalian persembahkan
takkan mampu menyulap
kebatilan jadi kebaikan
Badut tetaplah badut
dari mulutnya yang tumpah
kelakar basi belaka, menguar
bau bangkéy dan bikin kelenger
Rakyat Konoha paling bahagia
dipimpin badut serakah
yang kalian amin-kan sebagéy
yang mengemban misi kenabian
sungguh, takkan bisa mendustai Tuhan
Hari demi hari meluncur dari congornya
lelucon-lelucon hampa zonder makna
malah mencekik rakyat dengan pajak
adapun harga-harga bahan pokok
membubung hingga ke bulan
dan tak akan turun kembali
Badut politik serupa itu
sekalipun kalian hujani
sunjang-sanjung setinggi langit
akhirnya akan dilempari penonton
dan diturunkan dari panggung
Bandung, 2026
*
Doddi Ahmad Fauzi, adalah penyair asal Kota Bandung, Jawa Barat. Mengawali karir sebagai jurnalis pada sejumlah surat kabar nasional, Doddi aktif menulis sajak dan berpuisi. Ia lalu mendirikan sanggar Situseni.
Cari disini...
Puisi

Bermilyar puja dan puji
diiringi wirid dan salawat bertalu
yang kalian persembahkan
takkan mampu menyulap
kebatilan jadi kebaikan
Badut tetaplah badut
dari mulutnya yang tumpah
kelakar basi belaka, menguar
bau bangkéy dan bikin kelenger
Rakyat Konoha paling bahagia
dipimpin badut serakah
yang kalian amin-kan sebagéy
yang mengemban misi kenabian
sungguh, takkan bisa mendustai Tuhan
Hari demi hari meluncur dari congornya
lelucon-lelucon hampa zonder makna
malah mencekik rakyat dengan pajak
adapun harga-harga bahan pokok
membubung hingga ke bulan
dan tak akan turun kembali
Badut politik serupa itu
sekalipun kalian hujani
sunjang-sanjung setinggi langit
akhirnya akan dilempari penonton
dan diturunkan dari panggung
Bandung, 2026
*
Doddi Ahmad Fauzi, adalah penyair asal Kota Bandung, Jawa Barat. Mengawali karir sebagai jurnalis pada sejumlah surat kabar nasional, Doddi aktif menulis sajak dan berpuisi. Ia lalu mendirikan sanggar Situseni.