Politik

    Tak Terpengaruh Hitung Cepat, TKD Ganjar- Mahfud Kaltim Optimis 2 Putaran dan Siap Koalisi dengan Anies-Imin

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    15 Februari 2024 pukul 14:48 WITA

    Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo yang sedang bersalaman dengan warga Kukar saat kampanye di Kukar. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Tim Kampanye Daerah (TKD) Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak patah semangat meski hasil hitung cepat menempatkan mereka di posisi buncit. Mereka masih berharap pemilu 2024 akan berlanjut ke putaran kedua, dan siap bergabung dengan koalisi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

    Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua TKD Ganjar Mahfud Kaltim, Hamdan HB, yang dihubungi di Samarinda, Kamis (15/2/2024). Ia mengakui bahwa suara pasangan Ganjar Mahfud di Kaltim masih kalah jauh dengan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang mendapat nomor urut dua.

    "Ya untuk sementara suara Ganjar masih jauh kalah sama 02 (Prabowo Gibran)," kata Hamdan.

    Namun, Hamdan tidak mau menyerah begitu saja. Ia mengatakan bahwa hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei, seperti Poltracking, Litbang Kompas, Indikator, dan Charta Politika, belum bisa dijadikan acuan final. Ia masih berpegang pada data internal dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Mahfud, yang menunjukkan angka yang lebih positif.

    "Kami masih optimis ini akan dua putaran. Hitung cepat internal 03 memperlihatkan tidak ada beda jauh diantara 3 paslon," ujarnya.

    Menurut data internal tersebut, di pulau Jawa, Ganjar Mahfud berada di urutan kedua dengan perolehan 32,97 persen, sedangkan Anies-Imin mengejutkan dengan meraih 34,26 persen. Prabowo Gibran malah terpuruk di posisi ketiga dengan 31,31 persen.

    Hamdan mengatakan bahwa data internal itu juga memberikan semangat bagi tim kemenangan di daerah, karena sumber data dari TPN Ganjar Mahfud tidak jauh berbeda dengan pasangan calon di pulau Jawa. Ia juga menilai bahwa data internal itu lebih akurat daripada hitung cepat versi lembaga survei.

    Hamdan menambahkan bahwa jika terjadi dua putaran, kemungkinan besar mereka akan bergabung dengan koalisi Perubahan untuk Persatuan, yang diusung oleh Anies-Imin. Ia mengatakan bahwa koalisi itu lebih sesuai dengan visi dan misi Ganjar Mahfud, yang ingin membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

    "Kalau situasi kejiwaan kita akan berkoalisi dengan 01 apabila terjadi 2 putaran," tuturnya.

    Hamdan juga mengaku yakin dan terus berjuang di Kaltim untuk bisa mendapatkan suara yang layak bagi Ganjar Mahfud. Ia berharap bahwa koalisi dengan Anies-Imin nantinya bisa memenangkan pemilu 2024.

    "Dan kita yakin koalisi itu nanti bisa memenangkan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Politik

    Tak Terpengaruh Hitung Cepat, TKD Ganjar- Mahfud Kaltim Optimis 2 Putaran dan Siap Koalisi dengan Anies-Imin

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    15 Februari 2024 pukul 14:48 WITA

    Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo yang sedang bersalaman dengan warga Kukar saat kampanye di Kukar. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Tim Kampanye Daerah (TKD) Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak patah semangat meski hasil hitung cepat menempatkan mereka di posisi buncit. Mereka masih berharap pemilu 2024 akan berlanjut ke putaran kedua, dan siap bergabung dengan koalisi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

    Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua TKD Ganjar Mahfud Kaltim, Hamdan HB, yang dihubungi di Samarinda, Kamis (15/2/2024). Ia mengakui bahwa suara pasangan Ganjar Mahfud di Kaltim masih kalah jauh dengan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang mendapat nomor urut dua.

    "Ya untuk sementara suara Ganjar masih jauh kalah sama 02 (Prabowo Gibran)," kata Hamdan.

    Namun, Hamdan tidak mau menyerah begitu saja. Ia mengatakan bahwa hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei, seperti Poltracking, Litbang Kompas, Indikator, dan Charta Politika, belum bisa dijadikan acuan final. Ia masih berpegang pada data internal dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Mahfud, yang menunjukkan angka yang lebih positif.

    "Kami masih optimis ini akan dua putaran. Hitung cepat internal 03 memperlihatkan tidak ada beda jauh diantara 3 paslon," ujarnya.

    Menurut data internal tersebut, di pulau Jawa, Ganjar Mahfud berada di urutan kedua dengan perolehan 32,97 persen, sedangkan Anies-Imin mengejutkan dengan meraih 34,26 persen. Prabowo Gibran malah terpuruk di posisi ketiga dengan 31,31 persen.

    Hamdan mengatakan bahwa data internal itu juga memberikan semangat bagi tim kemenangan di daerah, karena sumber data dari TPN Ganjar Mahfud tidak jauh berbeda dengan pasangan calon di pulau Jawa. Ia juga menilai bahwa data internal itu lebih akurat daripada hitung cepat versi lembaga survei.

    Hamdan menambahkan bahwa jika terjadi dua putaran, kemungkinan besar mereka akan bergabung dengan koalisi Perubahan untuk Persatuan, yang diusung oleh Anies-Imin. Ia mengatakan bahwa koalisi itu lebih sesuai dengan visi dan misi Ganjar Mahfud, yang ingin membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

    "Kalau situasi kejiwaan kita akan berkoalisi dengan 01 apabila terjadi 2 putaran," tuturnya.

    Hamdan juga mengaku yakin dan terus berjuang di Kaltim untuk bisa mendapatkan suara yang layak bagi Ganjar Mahfud. Ia berharap bahwa koalisi dengan Anies-Imin nantinya bisa memenangkan pemilu 2024.

    "Dan kita yakin koalisi itu nanti bisa memenangkan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)