Cari disini...
Politik
Calon Gubernur Kaltim nomor urut kosong dua, Rudy Mas’ud saat kampanye di Teras Samarendah. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Debat publik pertama calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur sudah berlalu. Salah satu Calon Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud tak terlalu memikirkan apa yang menjadi hasil debat kemarin. Dirinya mengaku ingin melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah terjadwal dengan cukup padat.
Saat ditemui, dirinya tengah bersantai menikmati musik dengan pemuda-pemudi di Teras Kota Samarinda, pada Sabtu (26/10/2024) malam. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Harum Youth Community dengan mengundang Solois yang berasal dari Samarinda yaitu Rio Satrio.
“Malam ini di teras Samarinda duduk bareng dengan seluruh pemuda-pemudi yang ada di Kota Samarinda, perlu hiburan untuk malam Minggu, dan perlu waktu untuk rehat mendengarkan alunan musik,” ungkap Rudy.
Terlepas hasil debat kemarin. Dirinya juga mengaku akan fokus pada debat selanjutnya. Debat kedua dan ketiga rencananya akan dilaksanakan di Jakarta. Tentu dengan jarak yang tidak biasa dan meninggalkan para pendukungnya, perlu persiapan anggota ke sana.
“Fokus kita untuk tanggal 3 melaksanakan debat lagi ya, kebetulan debatnya ada di Jakarta, mungkin tanggal 31 kami sudah ada di sana untuk melaksanakan persiapan, terutama kita akan melaksanakan kegiatan persiapan di Jakarta, dan mengatur teman-teman di Jakarta,” tuturnya.
Sebelum Rudy-Seno berangkat dengan timnya. Dirinya akan terus gencar melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya yang sudah terjadwal.
“Intinya kita fokus hari ini melaksanakan kegiatan, besok lusa dan sebagainya, kita akan melaksanakan kegiatan apapun itu termasuk dukungan pagubuyuban yang ada di Kaltim,” pungkasnya.
Sementara Founder Harum Youth Community, Syahrah menyebut dalam menyelenggarakan acara festival musik ini untuk mendukung agenda kreatif di provinsi ini dan rencananya akan terus dilanjutkan ke depannya dengan tampilan berbeda.
“Kami support para kreatif musik, agar kedepannya memiliki wadah dan kita juga akan memajukan ekonomi kreatif di kaltim jadi bukan ini saja,” ungkap Syahrah.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Calon Gubernur Kaltim nomor urut kosong dua, Rudy Mas’ud saat kampanye di Teras Samarendah. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Debat publik pertama calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur sudah berlalu. Salah satu Calon Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud tak terlalu memikirkan apa yang menjadi hasil debat kemarin. Dirinya mengaku ingin melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah terjadwal dengan cukup padat.
Saat ditemui, dirinya tengah bersantai menikmati musik dengan pemuda-pemudi di Teras Kota Samarinda, pada Sabtu (26/10/2024) malam. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Harum Youth Community dengan mengundang Solois yang berasal dari Samarinda yaitu Rio Satrio.
“Malam ini di teras Samarinda duduk bareng dengan seluruh pemuda-pemudi yang ada di Kota Samarinda, perlu hiburan untuk malam Minggu, dan perlu waktu untuk rehat mendengarkan alunan musik,” ungkap Rudy.
Terlepas hasil debat kemarin. Dirinya juga mengaku akan fokus pada debat selanjutnya. Debat kedua dan ketiga rencananya akan dilaksanakan di Jakarta. Tentu dengan jarak yang tidak biasa dan meninggalkan para pendukungnya, perlu persiapan anggota ke sana.
“Fokus kita untuk tanggal 3 melaksanakan debat lagi ya, kebetulan debatnya ada di Jakarta, mungkin tanggal 31 kami sudah ada di sana untuk melaksanakan persiapan, terutama kita akan melaksanakan kegiatan persiapan di Jakarta, dan mengatur teman-teman di Jakarta,” tuturnya.
Sebelum Rudy-Seno berangkat dengan timnya. Dirinya akan terus gencar melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya yang sudah terjadwal.
“Intinya kita fokus hari ini melaksanakan kegiatan, besok lusa dan sebagainya, kita akan melaksanakan kegiatan apapun itu termasuk dukungan pagubuyuban yang ada di Kaltim,” pungkasnya.
Sementara Founder Harum Youth Community, Syahrah menyebut dalam menyelenggarakan acara festival musik ini untuk mendukung agenda kreatif di provinsi ini dan rencananya akan terus dilanjutkan ke depannya dengan tampilan berbeda.
“Kami support para kreatif musik, agar kedepannya memiliki wadah dan kita juga akan memajukan ekonomi kreatif di kaltim jadi bukan ini saja,” ungkap Syahrah.
(Sf/Rs)