Politik

    Surat Rekomendasi Golkar untuk Andi Harun Tertahan, Tunggu Keputusan DPP

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    28 Agustus 2024 pukul 09:07 WITA

    Pertemuan antara Partai Golkar dengan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali, Kota Andi Harun dan Saefuddin Zuhri di Kantor Golkar. (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Hanya tersisa Partai Golkar yang belum menentukan dukungan di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2024.

    Partai Golkar ternyata masih menahan surat rekomendasi berupa B.1-KWK untuk para kandidat calon.

    Hal ini dikarenakan Partai Golkar masih mencari arah dukungan ke salah satu pasangan calon. 

    Sebelumnya dari tim media dan propaganda DPD Partai Golkar menyebut akan menghadirkan kadernya sendiri menjadi calon di Pilwali.

    Dilain sisi Partai Golkar membuka komunikasi dengan bakal calon lainnya, salah satunya ialah mengundang Andi Harun dan Saefuddin Zuhri dalam sebuah pertemuan di Kantor DPD Golkar, pada Selasa (27/8/2024) malam.

    Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar, Rudy Mas'ud ini mengungkap hanya pertemuan nostalgia sekaligus menyampaikan pandangan umum Partai Golkar untuk melakukan serangkaian sinergi di Pilkada ini.

    "Banyak hal kesepamahaman yang sama dengan pak wali, kita akan sinergi dalam kontestasi Pilkada. Insyaallah ada titik temu," ungkap Rudy setelah pertemuan.

    Ia juga menjawab perihal kader yang akan diusung, namun masih banyak pertimbangan yang dilakukannya.

    "Ada beberapa kader yang bisa maju, tapi kami akan menimbang-nimbang. Pertama kami Partai Golkar bisa berkomunikasi dengan siapa saja. Kedua, kami tentu melihat rasio tingkat kemenangannya, kita ingin menang dari calon yang diusung Partai Golkar," jabarnya.

    Setelah pertemuan ini Rudy Mas'ud akan merekomendasikan kepada dewan pimpinan pusat Partai Golkar, bahwa telah ada keputusan dalam hal dukungan di Pilwali 2024 ini.

    "Insyaallah jika tidak ada halangan, kita akan koordinasi dengan DPP untuk memberikan masukan bahwa Samarinda mempunyai kesamaan untuk melaksanakan kegiatan Pilkada," tuturnya.

    Terakhir, ia juga menepis adanya ketidaksepahaman kepada Andi Harun atas permasalahan yang telah lewat. Ia juga menegaskan bahwa kondisi saat ini baik-baik saja. Bahkan Rudy juga memuji kinerja Andi Harun.

    "Pertama kita lihat kepemimpinan wali kota Samarinda selama kurun tiga tahun, banyak kemajuan yang dilakukan serta membawa Samarinda ini jauh lebih baik," tukasnya. 

    Sementara itu, orang nomor satu di Samarinda ini menyebut pertemuan ini belum direncanakan dan tidak adanya penyerahan rekomendasi.

    "Malam ini tidak direncanakan. Setelah menerima SK dari PKS, tiba tiba ada komunikasi dari pusat, dan terjadi pertemuan dengan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudy Mas'ud," Jelas AH panggilan akrabnya.

    Mengenai arah dukungan Golkar, eks politisi Partai Golkar ini tidak gegabah menyebutkan dirinya akan menerima surat rekomendasi.

    "Saya tidak bisa geer dulu. Bukti tertulisnya belum saya pegang. Tapi yang saya lihat, pertemuan malam ini arahnya ke sana," tukasnya.

    (Sf/Rs)

    Politik

    Surat Rekomendasi Golkar untuk Andi Harun Tertahan, Tunggu Keputusan DPP

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    28 Agustus 2024 pukul 09:07 WITA

    Pertemuan antara Partai Golkar dengan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali, Kota Andi Harun dan Saefuddin Zuhri di Kantor Golkar. (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Hanya tersisa Partai Golkar yang belum menentukan dukungan di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2024.

    Partai Golkar ternyata masih menahan surat rekomendasi berupa B.1-KWK untuk para kandidat calon.

    Hal ini dikarenakan Partai Golkar masih mencari arah dukungan ke salah satu pasangan calon. 

    Sebelumnya dari tim media dan propaganda DPD Partai Golkar menyebut akan menghadirkan kadernya sendiri menjadi calon di Pilwali.

    Dilain sisi Partai Golkar membuka komunikasi dengan bakal calon lainnya, salah satunya ialah mengundang Andi Harun dan Saefuddin Zuhri dalam sebuah pertemuan di Kantor DPD Golkar, pada Selasa (27/8/2024) malam.

    Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar, Rudy Mas'ud ini mengungkap hanya pertemuan nostalgia sekaligus menyampaikan pandangan umum Partai Golkar untuk melakukan serangkaian sinergi di Pilkada ini.

    "Banyak hal kesepamahaman yang sama dengan pak wali, kita akan sinergi dalam kontestasi Pilkada. Insyaallah ada titik temu," ungkap Rudy setelah pertemuan.

    Ia juga menjawab perihal kader yang akan diusung, namun masih banyak pertimbangan yang dilakukannya.

    "Ada beberapa kader yang bisa maju, tapi kami akan menimbang-nimbang. Pertama kami Partai Golkar bisa berkomunikasi dengan siapa saja. Kedua, kami tentu melihat rasio tingkat kemenangannya, kita ingin menang dari calon yang diusung Partai Golkar," jabarnya.

    Setelah pertemuan ini Rudy Mas'ud akan merekomendasikan kepada dewan pimpinan pusat Partai Golkar, bahwa telah ada keputusan dalam hal dukungan di Pilwali 2024 ini.

    "Insyaallah jika tidak ada halangan, kita akan koordinasi dengan DPP untuk memberikan masukan bahwa Samarinda mempunyai kesamaan untuk melaksanakan kegiatan Pilkada," tuturnya.

    Terakhir, ia juga menepis adanya ketidaksepahaman kepada Andi Harun atas permasalahan yang telah lewat. Ia juga menegaskan bahwa kondisi saat ini baik-baik saja. Bahkan Rudy juga memuji kinerja Andi Harun.

    "Pertama kita lihat kepemimpinan wali kota Samarinda selama kurun tiga tahun, banyak kemajuan yang dilakukan serta membawa Samarinda ini jauh lebih baik," tukasnya. 

    Sementara itu, orang nomor satu di Samarinda ini menyebut pertemuan ini belum direncanakan dan tidak adanya penyerahan rekomendasi.

    "Malam ini tidak direncanakan. Setelah menerima SK dari PKS, tiba tiba ada komunikasi dari pusat, dan terjadi pertemuan dengan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudy Mas'ud," Jelas AH panggilan akrabnya.

    Mengenai arah dukungan Golkar, eks politisi Partai Golkar ini tidak gegabah menyebutkan dirinya akan menerima surat rekomendasi.

    "Saya tidak bisa geer dulu. Bukti tertulisnya belum saya pegang. Tapi yang saya lihat, pertemuan malam ini arahnya ke sana," tukasnya.

    (Sf/Rs)