Cari disini...
Politik
Penyerahan Surat Keputusan DPP PAN kepada Rudy Mas'ud untuk Pilkada. Isran Noor masih mencari dukungan partai.(Kolase seputarfakta.com)
Samarinda - Rudy Mas'ud unggul satu langkah, dapat dukungan baru dari Partai Aman Nasional (PAN) melalui Surat Keputusan DPP PAN tertanggal 5 Juni 2024 tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur, yaitu Rudy Mas’ud berpasangan dengan Seno Aji.
Padahal sejumlah nama yang telah menerima surat tugas resmi dari DPP PAN seperti Isran Noor, Mahyudin dan Rudy Mas'ud. Tugas itu meminta para calon melengkapi segala persyaratan mendaftar di KPU (Komisi Pemilihan Umum), terutama terkait pasangan calon dan koalisi partai politik.
Partai Golkar yang mengusung kadernya sendiri, Rudy Mas'ud memang sudah mengantongi 15 kursi. Sedangkan kedua bakal calon lainnya, Isran dan Mahyudin masih berusaha meminang partai untuk bergabung dalam koalisi hingga memenuhi syarat itu.
Adapun yang menjadi pertanyaan publik, perahu mana yang akan membawa Petahan Isran Noor dalam kontestasi Pilkada ini, sayangnya ia belum terbuka soal dukungan partai.
Dari delapan partai politik (parpol) yang dipinang oleh bakal calon kepala daerah (bacakada), Isran Noor yang berpasangan dengan Hadi Mulyadi. Masih tersisa tujuh parpol harapan dapat mendukung. Diantaranya Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKB, PKS, Partai NasDem, Partai Demokrat dan terakhir PPP.
Dari tujuh parpol yang masih ada harapan itu, Isran Noor mengunci dengan rapat sejumlah partai yang dapat mendukungnya.
“Ada, kita nggak bisa menjelaskan itu, pokoknya ada saja,” sebut Isran Noor kala penyerahan formulir ke PPP.
Sebelumnya kabar PAN dan Demokrat yang akan memberikan dukungan, Isran tak ingin menanggapi itu. Ia masih terus membangun komunikasi secara intens kepada parpol dan tak ingin gegabah atas langkah politiknya.
“Pokoknya ada lah, kamu mancing-mancing saja, ada lah Insya Allah. Saya harus berhati-hati dan beretika saat menyampaikannya,” ujarnya. Mantan kader NasDem ini juga meminta publik bersabar.
Kini Isran Noor sedang bolak-balik ke Jakarta dan beberapa partai tingkat DPP telah memanggilnya untuk bertemu dan membicarakan Pilgub Kaltim 2024 ini. “Nanti pada saatnya baru kita sampaikan, setelah semuanya sudah,” pungkas Isran.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Penyerahan Surat Keputusan DPP PAN kepada Rudy Mas'ud untuk Pilkada. Isran Noor masih mencari dukungan partai.(Kolase seputarfakta.com)
Samarinda - Rudy Mas'ud unggul satu langkah, dapat dukungan baru dari Partai Aman Nasional (PAN) melalui Surat Keputusan DPP PAN tertanggal 5 Juni 2024 tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur, yaitu Rudy Mas’ud berpasangan dengan Seno Aji.
Padahal sejumlah nama yang telah menerima surat tugas resmi dari DPP PAN seperti Isran Noor, Mahyudin dan Rudy Mas'ud. Tugas itu meminta para calon melengkapi segala persyaratan mendaftar di KPU (Komisi Pemilihan Umum), terutama terkait pasangan calon dan koalisi partai politik.
Partai Golkar yang mengusung kadernya sendiri, Rudy Mas'ud memang sudah mengantongi 15 kursi. Sedangkan kedua bakal calon lainnya, Isran dan Mahyudin masih berusaha meminang partai untuk bergabung dalam koalisi hingga memenuhi syarat itu.
Adapun yang menjadi pertanyaan publik, perahu mana yang akan membawa Petahan Isran Noor dalam kontestasi Pilkada ini, sayangnya ia belum terbuka soal dukungan partai.
Dari delapan partai politik (parpol) yang dipinang oleh bakal calon kepala daerah (bacakada), Isran Noor yang berpasangan dengan Hadi Mulyadi. Masih tersisa tujuh parpol harapan dapat mendukung. Diantaranya Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKB, PKS, Partai NasDem, Partai Demokrat dan terakhir PPP.
Dari tujuh parpol yang masih ada harapan itu, Isran Noor mengunci dengan rapat sejumlah partai yang dapat mendukungnya.
“Ada, kita nggak bisa menjelaskan itu, pokoknya ada saja,” sebut Isran Noor kala penyerahan formulir ke PPP.
Sebelumnya kabar PAN dan Demokrat yang akan memberikan dukungan, Isran tak ingin menanggapi itu. Ia masih terus membangun komunikasi secara intens kepada parpol dan tak ingin gegabah atas langkah politiknya.
“Pokoknya ada lah, kamu mancing-mancing saja, ada lah Insya Allah. Saya harus berhati-hati dan beretika saat menyampaikannya,” ujarnya. Mantan kader NasDem ini juga meminta publik bersabar.
Kini Isran Noor sedang bolak-balik ke Jakarta dan beberapa partai tingkat DPP telah memanggilnya untuk bertemu dan membicarakan Pilgub Kaltim 2024 ini. “Nanti pada saatnya baru kita sampaikan, setelah semuanya sudah,” pungkas Isran.
(Sf/Rs)