Politik

    Punya 23 Desa Pesisir, Paser Fokus Cetak SDM Kelautan dan Perikanan 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    10 Juni 2026 pukul 00:14 WITA

    Mahasiswa asal Paser yang mengikuti pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. (Foto: Prokopim Paser)

    Tana Paser - Kabupaten Paser memiliki 23 desa pesisir dengan total luasan 202 kilometer. Dengan dimilikinya desa pesisir tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melihat potensi pengembangan pada sektor perikanan di daerah.

    Berkaitan dengan itu, Bupati Paser, Fahmi Fadli melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan belajar taruna asal Paser yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.

    Fahmi Fadli menyebut, program kerja sama yang telah terjalin itu merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Paser.

    "Program ini dapat meningkatkan SDM dan mendukung IPM di Paser," katanya, Selasa (9/6/2026).

    Ia menilai, wilayah di Paser masih memiliki potensi pada sektor perikanan yang dapat dikembangkan. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus melanjutkan program kerja sama yang telah terjalin dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo l.

    "Akan ada kelanjutan di 2027. Yang penting Paser diberi kuota dan akan kita penuhi," ungkapnya.

    Pemkab Paser diketahui telah mengirimkan 50 orang untuk mengikuti pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo pada program kerja sama tersebut.

    (Sf/Lo)

    Politik

    Punya 23 Desa Pesisir, Paser Fokus Cetak SDM Kelautan dan Perikanan 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    10 Juni 2026 pukul 00:14 WITA

    Mahasiswa asal Paser yang mengikuti pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. (Foto: Prokopim Paser)

    Tana Paser - Kabupaten Paser memiliki 23 desa pesisir dengan total luasan 202 kilometer. Dengan dimilikinya desa pesisir tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melihat potensi pengembangan pada sektor perikanan di daerah.

    Berkaitan dengan itu, Bupati Paser, Fahmi Fadli melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan belajar taruna asal Paser yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.

    Fahmi Fadli menyebut, program kerja sama yang telah terjalin itu merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Paser.

    "Program ini dapat meningkatkan SDM dan mendukung IPM di Paser," katanya, Selasa (9/6/2026).

    Ia menilai, wilayah di Paser masih memiliki potensi pada sektor perikanan yang dapat dikembangkan. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus melanjutkan program kerja sama yang telah terjalin dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo l.

    "Akan ada kelanjutan di 2027. Yang penting Paser diberi kuota dan akan kita penuhi," ungkapnya.

    Pemkab Paser diketahui telah mengirimkan 50 orang untuk mengikuti pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo pada program kerja sama tersebut.

    (Sf/Lo)