Politik

    Pesan Zulhas di Kaltim: Tekan Harga Sembako dan Bidik 4 Besar

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    25 April 2026 pukul 19:47 WITA

    Jajaran Pimpinan PAN Kaltim dalam acara Pelantikan DPW PAN Kaltim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan instruksi tegas kepada seluruh kadernya untuk turun langsung membantu rakyat, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan. 

    Hal ini disampaikannya dalam agenda pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW PAN Kalimantan Timur (Kaltim).

    Zulhas menekankan bahwa partai memiliki tugas berat untuk mengentaskan 30 persen masyarakat prasejahtera, yang mayoritas adalah petani.

    "Kita terus meminta agar kader terdepan bantu rakyat. Pupuk tidak boleh terlambat, irigasi harus bagus. Harga gabah dipastikan di angka Rp6.500 per kilogram, dan kader harus mengawal ini," ujar Zulhas usai Pelantikan DPW PAN Kaltim di Convention Hall Gelora Kadrie Oening, pada Sabtu (25/4/2026).

    Lebih lanjut, Zulhas juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang harus dikawal agar memenuhi standar gizi dan kebersihan. 

    Ia menggagas agar koperasi desa dapat dihidupkan menjadi offtaker (pembeli) hasil panen petani dan nelayan dengan harga standar, yang nantinya dapat menjadi penyuplai bahan baku program tersebut.

    Zulhas juga mengungkapkan adanya instruksi khusus dari Presiden terkait harga bahan pokok. 

    "Tugas dari Presiden, harga sembako tidak boleh naik, kalau bisa turun. Jadi saya minta kader partai bersama pemerintah daerah dan swasta terus menggelar pasar murah," tegasnya.

    Di akhir arahannya, Zulhas menargetkan kesejahteraan nelayan menjadi fokus perbaikan di tahun depan guna menaikkan Nilai Tukar Nelayan (NTN). 

    Terkait target politik di Kaltim, Zulhas optimistis PAN bisa keluar sebagai pemenang.

    Merespons arahan Ketua Umum, Perwakilan DPW PAN Kaltim, Jasno, menyatakan kesiapannya untuk memanaskan mesin partai. Dalam Rakerwil yang digelar selama dua hari tersebut, PAN Kaltim mematok target tinggi.

    "Sesuai arahan Ketum, kita menargetkan masuk posisi empat besar di Kalimantan Timur dan secara nasional," ungkap Jasno.

    Untuk target legislatif, Jasno memaparkan instruksi dari Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin, yakni mewajibkan setiap Daerah Pemilihan (Dapil), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, terisi 100 persen tanpa kekosongan kursi.

    Selain legislatif, PAN Kaltim juga telah menyiapkan sejumlah nama kader potensial untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang:

    Haji Agus disiapkan untuk maju di Kutai Barat (Kubar) atau Mahakam Ulu (Mahulu).

    Fahrudin disiapkan untuk Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar).

    Jasno sendiri menyatakan siap maju di eksekutif Kota Samarinda, baik sebagai Calon Wali Kota maupun Wakil Wali Kota.

    Erwin Izharuddin (Ketua DPW) didorong untuk maju di tingkat Provinsi sebagai Calon Gubernur atau Wakil Gubernur Kaltim.

    Sementara itu, ketika disinggung mengenai isu Hak Angket yang tengah ramai, Jasno menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Fraksi PAN di DPRD.

    "Ada mekanisme partai. Kami menunggu laporan dari anggota fraksi terkait tuntutan masyarakat tersebut. Keputusan akan diambil setelah melihat situasi, kondisi, serta memastikan terpenuhinya syarat 50 persen plus satu," tutup Jasno.

    (Sf/Rs)

    Politik

    Pesan Zulhas di Kaltim: Tekan Harga Sembako dan Bidik 4 Besar

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    25 April 2026 pukul 19:47 WITA

    Jajaran Pimpinan PAN Kaltim dalam acara Pelantikan DPW PAN Kaltim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan instruksi tegas kepada seluruh kadernya untuk turun langsung membantu rakyat, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan. 

    Hal ini disampaikannya dalam agenda pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW PAN Kalimantan Timur (Kaltim).

    Zulhas menekankan bahwa partai memiliki tugas berat untuk mengentaskan 30 persen masyarakat prasejahtera, yang mayoritas adalah petani.

    "Kita terus meminta agar kader terdepan bantu rakyat. Pupuk tidak boleh terlambat, irigasi harus bagus. Harga gabah dipastikan di angka Rp6.500 per kilogram, dan kader harus mengawal ini," ujar Zulhas usai Pelantikan DPW PAN Kaltim di Convention Hall Gelora Kadrie Oening, pada Sabtu (25/4/2026).

    Lebih lanjut, Zulhas juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang harus dikawal agar memenuhi standar gizi dan kebersihan. 

    Ia menggagas agar koperasi desa dapat dihidupkan menjadi offtaker (pembeli) hasil panen petani dan nelayan dengan harga standar, yang nantinya dapat menjadi penyuplai bahan baku program tersebut.

    Zulhas juga mengungkapkan adanya instruksi khusus dari Presiden terkait harga bahan pokok. 

    "Tugas dari Presiden, harga sembako tidak boleh naik, kalau bisa turun. Jadi saya minta kader partai bersama pemerintah daerah dan swasta terus menggelar pasar murah," tegasnya.

    Di akhir arahannya, Zulhas menargetkan kesejahteraan nelayan menjadi fokus perbaikan di tahun depan guna menaikkan Nilai Tukar Nelayan (NTN). 

    Terkait target politik di Kaltim, Zulhas optimistis PAN bisa keluar sebagai pemenang.

    Merespons arahan Ketua Umum, Perwakilan DPW PAN Kaltim, Jasno, menyatakan kesiapannya untuk memanaskan mesin partai. Dalam Rakerwil yang digelar selama dua hari tersebut, PAN Kaltim mematok target tinggi.

    "Sesuai arahan Ketum, kita menargetkan masuk posisi empat besar di Kalimantan Timur dan secara nasional," ungkap Jasno.

    Untuk target legislatif, Jasno memaparkan instruksi dari Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin, yakni mewajibkan setiap Daerah Pemilihan (Dapil), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, terisi 100 persen tanpa kekosongan kursi.

    Selain legislatif, PAN Kaltim juga telah menyiapkan sejumlah nama kader potensial untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang:

    Haji Agus disiapkan untuk maju di Kutai Barat (Kubar) atau Mahakam Ulu (Mahulu).

    Fahrudin disiapkan untuk Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar).

    Jasno sendiri menyatakan siap maju di eksekutif Kota Samarinda, baik sebagai Calon Wali Kota maupun Wakil Wali Kota.

    Erwin Izharuddin (Ketua DPW) didorong untuk maju di tingkat Provinsi sebagai Calon Gubernur atau Wakil Gubernur Kaltim.

    Sementara itu, ketika disinggung mengenai isu Hak Angket yang tengah ramai, Jasno menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Fraksi PAN di DPRD.

    "Ada mekanisme partai. Kami menunggu laporan dari anggota fraksi terkait tuntutan masyarakat tersebut. Keputusan akan diambil setelah melihat situasi, kondisi, serta memastikan terpenuhinya syarat 50 persen plus satu," tutup Jasno.

    (Sf/Rs)