Cari disini...
Politik
Relawan Kotak Kosong mendeklarasikan penolakan kotak kosong di Taman Makam Pahlawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Belum sepenuhnya partai memberikan dukungan, bahkan masih tersisa 11 kursi lagi, yang mana jumlah kursi itu dapat menjadikan bakal calon lainnya mendaftarkan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) 2024.
Namun, segelintir orang yang mengatasnamakan Relawan Kotak Kosong sudah membuat gerakan deklarasi penolakan kotak kosong. Deklarasi ini sebagai permulaan akan mendukung penuh pemenangan kotak kosong di Pilgub ini jika terjadi.
"Apabila kotak kosong terjadi, kami siap menjadi relawan kotak kosong, mengawal suara rakyat yang memilih kotak kosong," ujar Edi Susanto selaku Humas Relawan Kotak Kosong di Taman Makam Pahlawan, Jalan Harmonika, Samarinda pada Sabtu (3/07/2024).
Edi menilai kotak kosong yang terjadi di Pilgub tahun ini adalah sebuah kemundurun demokrasi di Kaltim. Partai politik tidak dapat menghasilkan kadernya untuk bertarung dalam kontestasi lima tahunan ini.
Tapi ia tidak gentar untuk menegakkan demokrasi dengan memunculkan perlawanan kotak kosong ini, bahkan ia optimis akan menambah jumlah pasukan untuk menyerukan gerakan kotak kosong ini di seluruh daerah di Kaltim.
"Kami akan membuat relawan ini semakin besar lagi," katanya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Politik

Relawan Kotak Kosong mendeklarasikan penolakan kotak kosong di Taman Makam Pahlawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Belum sepenuhnya partai memberikan dukungan, bahkan masih tersisa 11 kursi lagi, yang mana jumlah kursi itu dapat menjadikan bakal calon lainnya mendaftarkan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) 2024.
Namun, segelintir orang yang mengatasnamakan Relawan Kotak Kosong sudah membuat gerakan deklarasi penolakan kotak kosong. Deklarasi ini sebagai permulaan akan mendukung penuh pemenangan kotak kosong di Pilgub ini jika terjadi.
"Apabila kotak kosong terjadi, kami siap menjadi relawan kotak kosong, mengawal suara rakyat yang memilih kotak kosong," ujar Edi Susanto selaku Humas Relawan Kotak Kosong di Taman Makam Pahlawan, Jalan Harmonika, Samarinda pada Sabtu (3/07/2024).
Edi menilai kotak kosong yang terjadi di Pilgub tahun ini adalah sebuah kemundurun demokrasi di Kaltim. Partai politik tidak dapat menghasilkan kadernya untuk bertarung dalam kontestasi lima tahunan ini.
Tapi ia tidak gentar untuk menegakkan demokrasi dengan memunculkan perlawanan kotak kosong ini, bahkan ia optimis akan menambah jumlah pasukan untuk menyerukan gerakan kotak kosong ini di seluruh daerah di Kaltim.
"Kami akan membuat relawan ini semakin besar lagi," katanya.
(Sf/Rs)