Politik

    Pemkot Bontang Lantik 10 PNS ke Jabatan Fungsional

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    21 September 2026 pukul 17:07 WITA

    Pelantikan 10 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Bontang. (Foto : Prokompim Bontang)

    Bontang - Sebanyak 10 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang diangkat ke dalam jabatan fungsional. Pengangkatan tersebut dilakukan untuk memperkuat keahlian aparatur, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Pengangkatan 10 PNS itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 800.1.3.3/2526 d. 2535/BKPSDM/2026 tertanggal 21 September 2026.

    Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni di Kantor Wali Kota, Senin (21/9/2026). Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Pj Sekda, Akhmad Suharto, serta sejumlah kepala OPD. 

    Sepuluh PNS yang diangkat menempati jabatan fungsional di sejumlah perangkat daerah. Mereka adalah Muji Esti Wahyudi dan Dandalia Cahyaning Ratri dari Bapperida; Sutikno dan Popy Sandra Kartika dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; serta Ati Murniyawati dan Ibnu Zaman Widjani dari BKPSDM.

    Selanjutnya, Desy Tri Susanti ditempatkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota, Mochamad Finanj Rizal Gunawan di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Rayyan Rachmi Bratasena di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana, serta Didik Harianto di Dinas Kesehatan.

    Neni mengatakan pengangkatan tersebut bukan sekadar proses administratif, tetapi harus menjadi momentum bagi aparatur untuk meningkatkan kinerja dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

    “Pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum memperkuat komitmen untuk bekerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Neni.

    Ia meminta para pejabat fungsional menjalankan tugas secara profesional, adaptif dan kompeten. Integritas, akuntabilitas, kolaborasi, serta peningkatan kompetensi juga ditekankan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas.

    Neni juga mendorong para pejabat fungsional untuk terus berinovasi dan menjadi teladan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

    Dalam kesempatan tersebut, Neni turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kualitas udara di Kota Bontang. Ia mengajak warga mengantisipasi dampak asap kebakaran yang berasal dari wilayah lain.

    (Sf/Lo)

    Politik

    Pemkot Bontang Lantik 10 PNS ke Jabatan Fungsional

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    21 September 2026 pukul 17:07 WITA

    Pelantikan 10 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Bontang. (Foto : Prokompim Bontang)

    Bontang - Sebanyak 10 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang diangkat ke dalam jabatan fungsional. Pengangkatan tersebut dilakukan untuk memperkuat keahlian aparatur, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Pengangkatan 10 PNS itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 800.1.3.3/2526 d. 2535/BKPSDM/2026 tertanggal 21 September 2026.

    Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni di Kantor Wali Kota, Senin (21/9/2026). Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Pj Sekda, Akhmad Suharto, serta sejumlah kepala OPD. 

    Sepuluh PNS yang diangkat menempati jabatan fungsional di sejumlah perangkat daerah. Mereka adalah Muji Esti Wahyudi dan Dandalia Cahyaning Ratri dari Bapperida; Sutikno dan Popy Sandra Kartika dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; serta Ati Murniyawati dan Ibnu Zaman Widjani dari BKPSDM.

    Selanjutnya, Desy Tri Susanti ditempatkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota, Mochamad Finanj Rizal Gunawan di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Rayyan Rachmi Bratasena di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana, serta Didik Harianto di Dinas Kesehatan.

    Neni mengatakan pengangkatan tersebut bukan sekadar proses administratif, tetapi harus menjadi momentum bagi aparatur untuk meningkatkan kinerja dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

    “Pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum memperkuat komitmen untuk bekerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Neni.

    Ia meminta para pejabat fungsional menjalankan tugas secara profesional, adaptif dan kompeten. Integritas, akuntabilitas, kolaborasi, serta peningkatan kompetensi juga ditekankan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas.

    Neni juga mendorong para pejabat fungsional untuk terus berinovasi dan menjadi teladan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

    Dalam kesempatan tersebut, Neni turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kualitas udara di Kota Bontang. Ia mengajak warga mengantisipasi dampak asap kebakaran yang berasal dari wilayah lain.

    (Sf/Lo)