Politik

    Masitah Berpotensi Diusung Gerindra, Zulkifli Sebut Hanya Satu Calon yang Mendaftar

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    16 Agustus 2024 pukul 19:34 WITA

    Masitah Berpotensi Diusung Gerindra, Zulkifli Sebut Hanya Satu Calon yang Mendaftar

    Tanah Grogot - Partai Gerindra hingga sampai kini belum menentukan arah dukungan kepada bakal pasangan calon (bacalon) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Paser 2024.

    Ketua DPC Partai Gerindra Paser, Zulkifli mengaku partainya telah membuka penjaringan pendaftaran bacalon Bupati dan Wakil Bupati Paser. Saat itu hanya satu yang mendaftar, yakni Syarifah Masitah Assegaf.

    "Waktu dibukanya pendaftaran hanya Bu Masitah yang mendaftar," kata Zulkifli, Jumat (16/8/2024).

    Masa pendaftaran dibuka semenjak Mei lalu, hanya saja tidak dipublikasikan secara luas karena Gerindra hanya punya satu kursi di DPRD Paser.

    Kata dia, jika ada figur atau tokoh yang ingin mendaftar melalui Partai Gerindra saat itu, maka bisa diberikan formulir pendaftaran.

    Tapi hingga akhirnya pengembalian berkas pendaftaran ke DPD Partai Gerindra Kaltim, hanya Masitah yang mendaftar.

    "Keinginan saya supaya Gerindra ini juga harus ada legitimasi bagus. Kalau yang daftar bu Masitah, mestinya beliau yang dapat rekomendasi," terangnya.

    Ia menyebut surat rekomendasi merupakan ranah DPP Partai Gerindra. Tapi hingga kini, DPC mengetahui arah dukungan Partai Gerindra untuk Pilkada Paser 2024.

    "Saya sendiri berkomunikasi dengan teman-teman pengurus DPD Gerindra Kaltim juga masih belum ada titik terang," ungkapnya.

    Meski nanti rekomendasi diberikan bukan kepada Masitah, DOC Gerindra Paser akan tetap patuh pada perintah partai. "Kami ikuti arahan dan menjalankan tugas apa yang diputuskan DPP," tandasnya.

    Bacalon bupati dan wakil bupati Paser, Syarifah Masitah Assegaf - Denni Mappa kini baru mengantongi rekomendasi Partai Demokrat yang memiliki lima kursi di DPRD. Sementara untuk maju di Pilkada Paser, minimal didukung partai dengan total enam kursi di DPRD.

    (Sf/By)

    Politik

    Masitah Berpotensi Diusung Gerindra, Zulkifli Sebut Hanya Satu Calon yang Mendaftar

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    16 Agustus 2024 pukul 19:34 WITA

    Masitah Berpotensi Diusung Gerindra, Zulkifli Sebut Hanya Satu Calon yang Mendaftar

    Tanah Grogot - Partai Gerindra hingga sampai kini belum menentukan arah dukungan kepada bakal pasangan calon (bacalon) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Paser 2024.

    Ketua DPC Partai Gerindra Paser, Zulkifli mengaku partainya telah membuka penjaringan pendaftaran bacalon Bupati dan Wakil Bupati Paser. Saat itu hanya satu yang mendaftar, yakni Syarifah Masitah Assegaf.

    "Waktu dibukanya pendaftaran hanya Bu Masitah yang mendaftar," kata Zulkifli, Jumat (16/8/2024).

    Masa pendaftaran dibuka semenjak Mei lalu, hanya saja tidak dipublikasikan secara luas karena Gerindra hanya punya satu kursi di DPRD Paser.

    Kata dia, jika ada figur atau tokoh yang ingin mendaftar melalui Partai Gerindra saat itu, maka bisa diberikan formulir pendaftaran.

    Tapi hingga akhirnya pengembalian berkas pendaftaran ke DPD Partai Gerindra Kaltim, hanya Masitah yang mendaftar.

    "Keinginan saya supaya Gerindra ini juga harus ada legitimasi bagus. Kalau yang daftar bu Masitah, mestinya beliau yang dapat rekomendasi," terangnya.

    Ia menyebut surat rekomendasi merupakan ranah DPP Partai Gerindra. Tapi hingga kini, DPC mengetahui arah dukungan Partai Gerindra untuk Pilkada Paser 2024.

    "Saya sendiri berkomunikasi dengan teman-teman pengurus DPD Gerindra Kaltim juga masih belum ada titik terang," ungkapnya.

    Meski nanti rekomendasi diberikan bukan kepada Masitah, DOC Gerindra Paser akan tetap patuh pada perintah partai. "Kami ikuti arahan dan menjalankan tugas apa yang diputuskan DPP," tandasnya.

    Bacalon bupati dan wakil bupati Paser, Syarifah Masitah Assegaf - Denni Mappa kini baru mengantongi rekomendasi Partai Demokrat yang memiliki lima kursi di DPRD. Sementara untuk maju di Pilkada Paser, minimal didukung partai dengan total enam kursi di DPRD.

    (Sf/By)