Mantan Ketua KPU Kaltim hingga Kalangan Milenial Nyatakan Dukung Isran-Hadi, Ini Alasannya

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Politik

    13 September 2024 09:42 WIB

    Mantan Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah (sebelah kanan) bergabung di Tim Pemenangan Isran-Hadi. (Kolase oleh seputarfakta.com)

    Samarinda - Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur periode 2019-2024, Rudiansyah masuk dalam daftar resmi Tim Pemenangan Isran Noor-Hadi Mulyadi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini.

    Keputusan ini diambil bertepatan dengan hari ulang tahunnya, yakni tepat pada Kamis (12/9/2024).

    “Saya memutuskan untuk menerima dan bergabung di Tim Pemenangan Isran Noor-Hadi Mulyadi,” ujar Rudi panggilan akrab dari Rudiansyah, dihubungi di Samarinda, Jum’at (13/9/2024).

    Ia menjabarkan beberapa alasan memilih pasangan Isran-Hadi. Pertama ia melihat di bawah kepemimpinan Isran-Hadi pada periode pertama dapat mengawal perkembangan dan kemajuan Kaltim.

    “Terlebih dengan apa yang sudah dicapai oleh Kaltim dengan hadirnya IKN. Jadi bukan karena yang ini baik, dan Paslon yg lain buruk. Tapi, saya menganggap dibawah kepemimpinan Isran-Hadi upaya untuk lebih mengejar pembangunan Kaltim untuk lebih berdaya dan berdaulat hingga mampu mengimbangi hadirnya IKN,” bebernya.

    Selain Rudi, dukungan juga datang dari kalangan milenial. Sejumlah anak muda dari kalangan milenial yang tergabung dalam Perhimpunan Isran-Hadi Milenial Center Kalimantan Timur (IMC Kaltim) bersama pemuda dan masyarakat yang tergabung dari kabupaten/kota se-Kaltim pertengahan September akan mendeklarasikan dukungan untuk Isran Noor dan Hadi Mulyadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Jilid II.

    Wakil ketua Sekaligus Juru Bicara Pemuda IMC Kalimantan Timur Ronni Hidayatullah menuturkan, dukungan diberikan lantaran selama ini Isran-Hadi merupakan gubernur yang dicintai masyarakat terutama sumbangsinya untuk di berbagai bidang mulai dari kepemudaan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

    Dibuktikan dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang diagendakan Kemenpora RI, Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan rangking 5 teratas IPP TerbaIk 59, 17 persen di atas rata-rata IPP Nasional 56,33 persen. 

    "Kita bersama mengetahui indikator prestasi ini dipengaruhi beberapa faktor yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, partisipasi, gender, diskriminasi dan kepemimpinan," ujar Ronni.

    Selanjutnya, pada masa jabatan Isran-Hadi dari tahun 2019- 2023 mengelontorkan Dana APBD Rp1.2 triliun untuk 176.653 penerima untuk memberikan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa di Kaltim, yang tersebar di seluruh universitas di Indonesia. Hal ini, disebut sebagai perjuangan Isran-Hadi dalam investasi jangka panjang kepada pemuda Kaltim. 

    Selain itu, Isran juga disebut berperan dalam memperjuangkan guru honorer, yang menurut Surat Edaran Menteri PAN RB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 pada 31 Mei 2022 dan menyebut bahwa keberadaan tenaga honorer akan dihapus pada 28 November 2023.

    Atas polemik itu, Isran sebagai Gubernur menentang dengan keras surat edaran tersebut dan berusaha meyakinkan tenaga honorer bahwasanya tidak akan ada kebijakan dihapuskannya tenaga honorer.

    "Dia (Isran) juga memberikan gagasan tenaga honorer bisa diangkat sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja) Sehingga beliau dianugrahi Bapak Honorer Kaltim," beber Ronni. 

    Sementara dari sisi Rudy Mas'ud - Seno Aji, Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim lainnya, dukungan juga disebut sudah didapat dari berbagai kalangan. 

    Mulai dari Mantan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga tokoh Kaltim Irianto Lambrie hingga sederet elemen masyarakat yang tergabung dalam sejumlah kelompok relawan. Sebut saja Relawan Jasirah, hingga Relawan Milenial HARUMKAN Kaltim yang sudah menyampaikan dukungan sejak awal pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum. 

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Mantan Ketua KPU Kaltim hingga Kalangan Milenial Nyatakan Dukung Isran-Hadi, Ini Alasannya

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Politik

    13 September 2024 09:42 WIB

    Mantan Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah (sebelah kanan) bergabung di Tim Pemenangan Isran-Hadi. (Kolase oleh seputarfakta.com)

    Samarinda - Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur periode 2019-2024, Rudiansyah masuk dalam daftar resmi Tim Pemenangan Isran Noor-Hadi Mulyadi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini.

    Keputusan ini diambil bertepatan dengan hari ulang tahunnya, yakni tepat pada Kamis (12/9/2024).

    “Saya memutuskan untuk menerima dan bergabung di Tim Pemenangan Isran Noor-Hadi Mulyadi,” ujar Rudi panggilan akrab dari Rudiansyah, dihubungi di Samarinda, Jum’at (13/9/2024).

    Ia menjabarkan beberapa alasan memilih pasangan Isran-Hadi. Pertama ia melihat di bawah kepemimpinan Isran-Hadi pada periode pertama dapat mengawal perkembangan dan kemajuan Kaltim.

    “Terlebih dengan apa yang sudah dicapai oleh Kaltim dengan hadirnya IKN. Jadi bukan karena yang ini baik, dan Paslon yg lain buruk. Tapi, saya menganggap dibawah kepemimpinan Isran-Hadi upaya untuk lebih mengejar pembangunan Kaltim untuk lebih berdaya dan berdaulat hingga mampu mengimbangi hadirnya IKN,” bebernya.

    Selain Rudi, dukungan juga datang dari kalangan milenial. Sejumlah anak muda dari kalangan milenial yang tergabung dalam Perhimpunan Isran-Hadi Milenial Center Kalimantan Timur (IMC Kaltim) bersama pemuda dan masyarakat yang tergabung dari kabupaten/kota se-Kaltim pertengahan September akan mendeklarasikan dukungan untuk Isran Noor dan Hadi Mulyadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Jilid II.

    Wakil ketua Sekaligus Juru Bicara Pemuda IMC Kalimantan Timur Ronni Hidayatullah menuturkan, dukungan diberikan lantaran selama ini Isran-Hadi merupakan gubernur yang dicintai masyarakat terutama sumbangsinya untuk di berbagai bidang mulai dari kepemudaan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

    Dibuktikan dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang diagendakan Kemenpora RI, Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan rangking 5 teratas IPP TerbaIk 59, 17 persen di atas rata-rata IPP Nasional 56,33 persen. 

    "Kita bersama mengetahui indikator prestasi ini dipengaruhi beberapa faktor yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, partisipasi, gender, diskriminasi dan kepemimpinan," ujar Ronni.

    Selanjutnya, pada masa jabatan Isran-Hadi dari tahun 2019- 2023 mengelontorkan Dana APBD Rp1.2 triliun untuk 176.653 penerima untuk memberikan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa di Kaltim, yang tersebar di seluruh universitas di Indonesia. Hal ini, disebut sebagai perjuangan Isran-Hadi dalam investasi jangka panjang kepada pemuda Kaltim. 

    Selain itu, Isran juga disebut berperan dalam memperjuangkan guru honorer, yang menurut Surat Edaran Menteri PAN RB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 pada 31 Mei 2022 dan menyebut bahwa keberadaan tenaga honorer akan dihapus pada 28 November 2023.

    Atas polemik itu, Isran sebagai Gubernur menentang dengan keras surat edaran tersebut dan berusaha meyakinkan tenaga honorer bahwasanya tidak akan ada kebijakan dihapuskannya tenaga honorer.

    "Dia (Isran) juga memberikan gagasan tenaga honorer bisa diangkat sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja) Sehingga beliau dianugrahi Bapak Honorer Kaltim," beber Ronni. 

    Sementara dari sisi Rudy Mas'ud - Seno Aji, Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim lainnya, dukungan juga disebut sudah didapat dari berbagai kalangan. 

    Mulai dari Mantan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga tokoh Kaltim Irianto Lambrie hingga sederet elemen masyarakat yang tergabung dalam sejumlah kelompok relawan. Sebut saja Relawan Jasirah, hingga Relawan Milenial HARUMKAN Kaltim yang sudah menyampaikan dukungan sejak awal pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum. 

    (Sf/Rs)